• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemprov Sulsel

Galakkan Program Ketahanan Pangan, Pj Gubernur Sulsel Tanam Nangka Madu di Bulukumba

Editor: Tim Redaksi
28 November 2023
di Pemprov Sulsel, Sulselbar
0
Galakkan Program Ketahanan Pangan, Pj Gubernur Sulsel Tanam Nangka Madu di Bulukumba

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin melakukan penanaman bibit nangka madu, Selasa, (24/11/2023).

0
BAGI
14
PEMBACA

BULUKUMBA,PIJARNEWS.COM– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, terus menggalakkan program ketahanan pangan. Kali ini, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin menyasar lahan kosong di Bulukumba.

Bersama Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, Bahtiar melakukan penanaman Bibit nangka madu, Selasa, (24/11/2023). Sejatinya, ada 40 bibit pohon yang ditanam di lahan milik warga di Kelurahan Lemo-lemo, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan adanya ini, bisa produktif lagi untuk tanah-tanah ke depan. Kepada pak bupati dan pak gubernur saya ucapkan terima kasih atas bantuannya. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini kami selaku masyarakat termotivasi lagi untuk berkebun,” kata petani setempat, Rahmadi.

Upaya ini juga untuk ketahanan pangan di Sulsel serta menjadikan lahan tidak produktif menjadi produktif. Serta agar kehidupan petani secara ekonomi lebih baik. “Lahan tidak produktif jadi produktif dengan support bibit unggul. Ini yang saya lakukan di Bulukumba, ini cara mensupport program ketahanan pangan pak gubernur,” kata Andi Muchtar.

BeritaTerkait

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026
PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

15 Juni 2026
Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

31 Mei 2026

Ia menjelaskan, hitungan komersilnya untuk olah jual di UMKM nangka jenis ini, satu buah nangka menghasilkan 20 bungkus dengan harga produk perbungkus 20-40 ribu. Artinya, satu pohon nangka dengan 30 buah bisa menghasilan sedikitnya Rp12 juta. Ia sendiri telah menanam nangka di lahannya sejak 2014. “Ini harus dilakukan secara terus menerus. Saya berharap bagaimana mengganti pohon yang tidak produktif dengan yang produktif seperti ini. Harus kita lakukan supaya ekonomi masyarakat bisa cepat dan UMKM-nya bisa hidup,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bahtiar Baharuddin menyampaikan apresiasi ke Bupati Bulukumba. Ia menyebutkan, telah memberikan contoh serta mengedukasi masyarakatnya untuk menanam tanaman buah produktif.

Ia mengungkapkan, di Sulsel masih ada 2 juta hektar lahan terlantar, kosong dan tidak produktif. Selain komoditi pisang dimana maksimal bisa ditanami 500.000 hektar, masih ada 1,5 juta hektar lainnya. “Ada lahan-lahan, yang misalnya airnya terbatas, maka saya belajar kepada Bupati Bulukumba cari komoditi atau pohon buah yang tidak memerlukan air dalam jumlah banyak dan relatif bisa bertahan di musim kemarau,” paparnya.

Riset menunjukkan, komoditi atau pohon-pohonan yang tidak memerlukan air dalam jumlah banyak dan bisa relatif bertahan di musim kemarau adalah buah yang memiliki getah banyak. Seperti nangka. “Itu namanya nangka, kita cari yang jumlah buah banyak dan produktif serta nilai ekonomis tinggi. Itulah nangka madu yang sedang kami gerakkan,” sebutnya.

Adapun rencana ke depan, di 2024 akan ditargetkan ditanam 100.000 pohon di Sulsel, dan memerlukan 1.000 hektar lahan. Untuk bibitnya juga akan dikembangkan termasuk melalui kultur jaringan.

Ia kemudian mengajak masyarakat Sulsel menggunakan peluang ini. “Mulai kita bergerak sama-sama, jangan biarkan ada lahan kosong di sekitar kita. Mari kita tanami dengan tanaman produktif,” imbaunya. (adv)

Terkait: #pemprovsulsel
Tim Redaksi

Tim Redaksi

BeritaTerkait

Pejabat Fungsional DPMPTSP Sulsel Resmi Dilantik

Pejabat Fungsional DPMPTSP Sulsel Resmi Dilantik

Editor: Tim Redaksi
1 Oktober 2024
0

...

Prof Zudan Ajak Umat Muslim Teladani Nabi Muhammad Saw

Prof Zudan Ajak Umat Muslim Teladani Nabi Muhammad Saw

Editor: Tim Redaksi
19 September 2024
0

...

Bentuk Anak Cerdas Berkarakter, BPSDM Sulsel Bahas Sinergitas Orang Tua dan Guru

Bentuk Anak Cerdas Berkarakter, BPSDM Sulsel Bahas Sinergitas Orang Tua dan Guru

Editor: Tim Redaksi
14 September 2024
0

...

Selanjutnya
Kendalikan Inflasi Lewat Pasar Murah, Pj Pemkot Parepare Minta  Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Kendalikan Inflasi Lewat Pasar Murah, Pj Pemkot Parepare Minta Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi