• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 13 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Internasional

Hari Hijab Internasional, Aktivis: Tidak Menghentikan Pelecehan terhadap Muslimah

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Februari 2025
di Internasional
Foto: Muslimahnews.net

Foto: Muslimahnews.net

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Tanggal 1 Februari diperingati sebagai Hari Hijab Internasional untuk menunjukkan solidaritas kepada muslimah, menentang kefanatikan, diskriminasi, dan islamofobia.

Di sisi lain, menurut situs NEA Today (22-1-2025), masih terjadi peningkatan laporan pelecehan dan kekerasan terhadap siswi muslim yang identitasnya terlihat.

“Di antara siswa muslimah sekolah menengah pertama dan atas, 47% melaporkan merasa tidak aman, tidak diterima, atau tidak nyaman di sekolah karena identitas mereka. Satu dari empat mengatakan mereka pernah mendengar seorang guru atau orang dewasa lain di sekolah membuat komentar yang menyinggung atau bertindak dengan cara yang menyinggung kaum muslim. Bagi siswa yang mengenakan hijab, hal itu sangat mengancam. Sekitar sepertiga mengatakan hijab mereka telah ditarik atau disentuh secara ofensif,” tulisnya dikutip dari Muslimahnews.net.

Aktivis muslimah Imrana Muhammad menyatakan, Hari Hijab Sedunia ini memang tidak menghentikan pelecehan terhadap muslimah, juga tidak menentang atau mengecam negara-negara yang mengkriminalisasi muslimah karena mengenakan hijab.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Bahkan, jelasnya kepada Kantor Berita ideologis internasional, Rabu (29/1/2025), negara-negara tersebut tetap didukung dan dilabeli sebagai contoh progresif, termasuk ketika terjadi pelecehan terhadap muslimah karena memilih mengenakan hijab di depan umum.

Ia mengungkapkan, meningkatnya kekerasan dan bahaya yang dihadapi muslimah di seluruh dunia bukanlah suatu kebetulan. “Itu adalah masalah atau rencana dari mereka yang ingin mengejek Islam dan menjadikan cara hidup yang korup sebagai hal yang wajar. Bahkan, terjadi perang global yang menyebabkan jutaan muslimah dibunuh, juga kejahatan serius yang menimpa kesehatan dan kesejahteraan para muslimah,” urainya.

Ia pun menegaskan, Hari Hijab Sedunia tidak memberikan dampak apa pun terhadap para muslimah yang anak-anaknya diculik oleh lembaga-lembaga dengan alasan mengekspresikan nilai Islam “terlalu banyak”.

“Kenyataannya, gerakan simbolis semacam itu menjadi kedok untuk menutupi agenda yang sebenarnya. Gerakan ini [justru] memungkinkan kaum muslim yang teralihkan [oleh agenda tersebut] untuk merayakan nilai-nilai liberal yang merupakan sumber masalah. Gerakan ini menciptakan rasa nyaman dan dukungan palsu bahwa kita memiliki semacam “kepemimpinan Islam”,” paparnya.

 

Oleh karena itu, jelasnya, kaum muslim tidak boleh menerima ukuran-ukuran hukum Islam yang salah. “Al-Quran dan Sunah harus menjadi satu-satunya rujukan kita untuk metode penyelesaian masalah apa pun,” ucapnya.

Kemudian, sambungnya, bagi umat Islam yang mengikuti jalan Nabi Saw tanpa penyimpangan atau westernisasi, Khilafah harus menjadi satu-satunya gagasan karena dapat melindungi kehidupan dan kehormatan para muslimah.

“Umar bin Khaththab adalah salah satu inovator besar dalam sistem peradilan Islam. Ia menjadikan keamanan dan perlindungan hak asasi manusia itu tidak tergoyahkan. Sampai-sampai, hingga saat ini, negara-negara Barat banyak meniru gaya pemerintahan Umar ra.,” ungkapnya.

Bahkan, jelasnya, Allah Swt. memuji perlindungan terhadap kehidupan dan martabat manusia melebihi segala sesuatu di dunia seperti firman-Nya dalam QS Al-Maidah: 32, “Oleh karena itu, Kami menetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa siapa yang membunuh seseorang bukan karena (orang yang dibunuh itu) telah membunuh orang lain atau karena telah berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan ia telah membunuh semua manusia. Sebaliknya, siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, ia seakan-akan telah memelihara kehidupan semua manusia,” pungkasnya. (*)

Sumber: Muslimahnews.net

Terkait: Hari Hijab Internasional

TerkaitBerita

Setelah Juarai Jinan Open, Janice Tjen Tembus 80 Dunia, Ranking WTA Tertinggi dalam Kariernya

Editor: Tim Redaksi
21 Oktober 2025

...

AUD 35 Juta Dukungan Australia, Muhammadiyah Australia College Jadi Aset Bangsa di Negeri Kanguru

AUD 35 Juta Dukungan Australia, Muhammadiyah Australia College Jadi Aset Bangsa di Negeri Kanguru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 Agustus 2025

...

Sydney akan Jadi Lokasi Muhammadiyah Australia College Kedua

Sydney akan Jadi Lokasi Muhammadiyah Australia College Kedua

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2025

...

korea utara

Piala Asia U-17: Korea Utara Akan Hadapi Indonesia di Perempat Final

Editor: Tim Redaksi
12 April 2025

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan