• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Ibu Ikat Bayinya di Pelampung, Selamat Setelah Mengapung Berjam-jam

Editor: Adil Abdillah
5 Juli 2018
di Peristiwa
Ibu Ikat Bayinya di Pelampung, Selamat Setelah Mengapung Berjam-jam

SELAYAR, PIJARNEWS.COM — Sebuah tangisan bayi terdengar memecah malam, berbaur dengan suara ombak di perairan Selayar.

Tim pencari melihat jam tangan, sudah pukul 23.00 Wita, Selasa malam 3 Juli 2018. Mereka mencari sumber suara. Sebuah benda warna merah terombang ambing ombak. Di situlah asal suara tangisan itu.

Ternyata itu pelampung. Tim pencari berhasil meraih benda itu dan menariknya ke perahu. Ternyata, di pelampung itu, terikat seorang balita perempuan berjilbab cokelat berumur sekitar satu tahun.

Dia tampak histeris saat melihat wajah-wajah penemunya. Air matanya tumpah. Petugas kemudian membuka ikatan pelampung warna biru itu dan menyelimuti sang balita.

BeritaTerkait

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

4 April 2026
Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

2 April 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

12 Maret 2026

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

28 Januari 2026

Kisah penemuan balita ini banyak diunggah warganet. Salah satunya akun facebook Icha Astria Pasty. “Tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah berkehendak. Semoga panjang umurki nak. Terombang ambing semalaman di lautan tanpa orang tuanya. Tapi masih selamat bermodal pelampung. Tidak bisa kubayangkan. Allahu akbar. Semoga orang tuanya ketemu dan selamat juga,” tulis Icha di akunnya.

Sebelumnya beberapa warganet juga mengunggah, bahwa balita tersebut diikat ibunya di pelampung. Karena pelampung terbatas, ibu memilih memberikan peluang hidup kepada bayinya. Sang ibu sendiri menurut warganet, berada di antara 34 korban meninggal dunia yang ditemukan.

Informasi yang diperoleh, tim penyelamat karamnya Kapal Motor Lestari Maju sudah mengevakuasi 189 penumpang, termasuk 34 penumpang yang meninggal dunia. Sementara manifes tercatat 139. Berarti ada 50 penumpang yang tidak tercatat di manifes.(*)

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Kapal karamSelayar

BeritaTerkait

Turut Serta Tanam 5.000 Bibit Kelapa, Kakanim Parepare: Sebagai Warisan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Turut Serta Tanam 5.000 Bibit Kelapa, Kakanim Parepare: Sebagai Warisan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Editor: Muhammad Tohir
11 September 2025

...

Prof Zudan Anggarkan Rp4,2 M untuk Pembangunan Masjid Agung Selayar

Prof Zudan Anggarkan Rp4,2 M untuk Pembangunan Masjid Agung Selayar

Editor: Tim Redaksi
15 September 2024

...

Pemprov Sulsel Pastikan Jalan Poros Sidrap-Soppeng Segera Diaspal

Buka Akses Terisolir, Pemprov Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Selayar

Editor: Muhammad Tohir
25 Juli 2023

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi