• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 13 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Ini Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuh Bocah di Makassar

Editor: Tohir Muhammad
10 Januari 2023
di Peristiwa
Ini Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuh Bocah di Makassar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Nasib malang dan tragis menimpa Muh Fadli Sadewa, anak berusia 11 tahun di Kota Makassar yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan.

Mayat Fadli ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di kolong jembatan, Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa dini hari (10/1/2023).

Diketahui pelaku berjumlah dua orang, masing-masing Adrian (17) dan Muh Faisal (14) yang merupakan siswa di salah satu SMA di Kota Makassar.

Kapolsek Panakukang, Kompol Abdul Azis menyebut, kedua pelaku telah ditangkap di rumahnya masing-masing.

BeritaTerkait

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

4 April 2026
Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

2 April 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

12 Maret 2026

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

28 Januari 2026

“Dua-duanya sudah ditangkap di rumahnya masing-masing, keduanya masih dibawah umur,” ungkapnya.

Kompol Abdul Azis menceritakan, sebelumnya kedua orang tua korban melaporkan kehilangan anaknya pada Senin (9/1/2023) dan anaknya tidak pulang ke rumah sejak Ahad (8/1/2023) lalu.

Ia menambahkan korban kabarnya diiming-imingi uang sejumlah Rp.50 ribu, kemudian korban dibawa pelaku dengan mengendarai sepeda motor.

“Korban katanya diiming-imingi uang Rp. 50 oleh pelaku,” terangnya.

Ternyata sambungnya, korban diculik dan dibunuh, kemudian diikat tali lalu dimasukkan dalam plastik. Setelah itu pelaku membuangnya di bawah jembatan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Selasa (10/1/2023) malam, mengungkapkan motif pelaku. Dimana pelaku tergiur dengan aplikasi pembelian organ tubuh.

“Teropsesi atau tergiur dengan aplikasi pembeli organ tubuh,” ungkapnya kepada Pijarnews.com.

Selain itu, ia juga menyebutkan dalam aksi kejahatan yang dilakukan para pelaku tidak ditemukan jaringan jual beli organ tubuh di Makassar.

“Tidak ada jaringan jual beli organ tubuh di Makassar,” tutupnya.

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Kompol Abdul AzisMakassarPembunuhanPenculikan anak

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Tohir Muhammad
12 Mei 2026

...

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Editor: Tohir Muhammad
30 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi