PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kemampuan membangun argumen yang logis dan relevan menjadi salah satu kunci peserta untuk memenangkan lomba debat dalam ajang SMAELI Exact Social and Computer Competition (SEKSOS.COM) 2026 di Parepare, Sulawesi Selatan.
Koordinator Lomba Debat SEKSOS.COM 2026, Andi Muh. Dhafi Yuslim, mengatakan peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan argumen. Mereka juga harus bisa memberikan tanggapan terhadap sanggahan tim lawan secara tenang dan objektif.
“Hal yang paling menentukan adalah kemampuan membangun argumen yang logis, relevan, dan mampu menjawab persoalan utama dalam mosi,” ujar Andi Muh. Dhafi Yuslim saat dikonfirmasi pada Ahad (04/10/2026).
Menurutnya, kemampuan membangun argumen tidak bisa diperoleh secara instan. Peserta perlu melakukan latihan secara intensif agar mampu menyusun gagasan sekaligus merespons argumen lawan dengan tepat.
Dalam perlombaan, moderator bertugas mengatur jalannya debat, mulai dari giliran berbicara, alokasi waktu, hingga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan aturan yang telah ditetapkan panitia.
Setiap peserta diberikan kesempatan menyampaikan argumen sesuai format perlombaan. Pada tahap tersebut, peserta dapat menyampaikan argumen utama, memperkuat posisi tim, sekaligus memberikan bantahan terhadap pernyataan tim lawan.
Sebelum memasuki arena debat, peserta terlebih dahulu menjalani tahap case building di ruang yang disediakan panitia. Tahap ini digunakan untuk menganalisis mosi, menyusun kerangka argumen, membagi tugas pembicara, serta mempersiapkan kemungkinan bantahan dari tim lawan.
Andi mengatakan kemampuan menyampaikan argumen juga menjadi bagian penting dalam debat. Menurutnya, gagasan yang baik akan sulit meyakinkan juri jika tidak disampaikan secara jelas dan terstruktur.
“Peserta harus mampu menjelaskan hubungan antara permasalahan, alasan, hingga kesimpulan yang ingin dibuktikan. Jadi bukan hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengomunikasikan pemikirannya dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, peserta harus tetap tenang ketika menghadapi pertanyaan maupun sanggahan dari tim lawan. Bantahan yang diberikan harus berfokus pada substansi persoalan dan tetap sesuai dengan standing position atau posisi tim.
“Peserta yang mampu mempertahankan argumennya sekaligus merespons sanggahan lawan secara tepat akan memiliki peluang lebih baik dalam kompetisi debat,” ujarnya.
Lomba debat menjadi salah satu cabang dalam SEKSOS.COM 2026 yang digelar OSIS Nantara SMA Negeri 5 Parepare. Ajang tersebut mempertemukan peserta dari sejumlah SMP dan MTs di Sulawesi Selatan.
Penulis: Istiqlal Fajri












