• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 14 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Jejak Kolaborasi dari Kota Cinta Habibie, IAIN Parepare Terima Penghargaan pada Dies Natalis ke-4 ITH

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
18 Oktober 2025
di Ajatappareng, IAIN Parepare, Pendidikan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pagi itu, udara Parepare terasa segar. Ribuan orang menyemut di halaman Kampus 2 Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) di Jalan Pemuda. Mereka datang bukan sekadar berolahraga, tapi juga merayakan empat tahun perjalanan kampus yang lahir dari semangat teknologi dan inspirasi sosok sang jenius bangsa, Presiden ke-3 RI, Prof Dr Ing BJ Habibie.

Di tengah kemeriahan itu, satu momen istimewa terjadi — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare di bawah Kementerian Agama (Kemenag) menerima penghargaan khusus dari ITH.

Penghargaan itu bukan sekadar selembar sertifikat. Ia menjadi simbol dari jalinan erat antarperguruan tinggi di Kota Parepare — sebuah kota kecil di pesisir barat Sulawesi Selatan yang kini menjelma menjadi kota pendidikan. Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, Dr A. Nurkidam, M.Hum, hadir mewakili Rektor Prof Dr Hananni, M.Ag untuk menerima penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Rektor ITH, Prof Dr H Anshar Suyuti, MT, SH, IPU, ASEAN.Eng, dan Ketua Panitia Dies Natalis ke-4, Yanny Febry Fitriani Sofyan, ST, MT.

Dari panggung utama, tepuk tangan menggema ketika nama IAIN Parepare disebut. Di antara warna seragam olahraga, senyum Nurkidam tak bisa disembunyikan. “Kami ucapkan selamat dan sukses atas perayaan Dies Natalis ke-4 ITH. Semoga ITH senantiasa maju dan berkembang dalam mendidik anak-anak bangsa,” ujarnya, usai terima penghargaan. Ia lalu menambahkan pesan sederhana namun hangat: kolaborasi antarperguruan tinggi di Parepare harus terus diperkuat.

Berita Terkait

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Jurnal Banco IAIN Parepare Resmi Terindeks Scopus

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

Sebelum penghargaan itu diserahkan, ribuan civitas akademika ITH sudah lebih dulu memulai hari dengan jalan sehat sejauh lima kilometer. Jalurnya menantang — menurun, menanjak, dan melintasi jantung Kota Parepare: dari Jalan Pemuda, ke Jalan Mattirotasi, lalu ke Jalan Chalik kemudian berbelok di Jalan Jenderal Sudirman, sebelum akhirnya kembali ke kampus. Peluh bercucuran, tawa pecah, dan semangat kebersamaan terasa di setiap langkah.

Acara jalan sehat dilepas oleh Ketua DPRD Parepare, Ir H Kaharuddin Kadir, M.Si, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, H Makmur, S.Pd, M.Pd, yang mewakili Wali Kota H Tasming Hamid, SE, MH. Hadir pula Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H, bersama jajaran Forkopimda, Dr H Iwan Asaad dari Inspektorat, dan Basuki Busrah dari Dinas Tenaga Kerja. Parepare seperti berdenyut bersama — dari pejabat, akademisi, hingga mahasiswa, semua melebur dalam suasana perayaan.

Usai garis finis dilewati, langit Parepare menjadi saksi ketika Rektor ITH bersama Forkopimda melepas puluhan burung merpati putih. Kepak sayap-sayap itu menjadi metafora yang hidup: ITH ingin terus terbang tinggi, mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak lama, musik menggema, panggung hiburan berdiri, dan tumpeng dibelah. Di sela riuh rendah hadiah doorprize, semangat akademik tetap terasa.

Dalam sambutannya, Prof Anshar Suyuti mengisahkan perjalanan ITH yang dimulai dari “titik nol”. “Waktu itu, hanya satu orang yang dilantik — rektornya saja. Dari sana, kami membangun struktur perlahan-lahan, satu demi satu,” kenangnya, disambut tepuk tangan panjang dari hadirin.

Eksistensi ITH

Empat tahun berlalu, dan kini ITH bukan lagi kampus kecil yang baru belajar berjalan. Dengan 1.800 mahasiswa dari 27 provinsi dan 18 program studi aktif, kampus ini telah menjadi magnet pendidikan teknologi di Sulawesi. “Kami ingin terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa, khususnya dari Kota Parepare — Kota Cinta BJ Habibie,” ujar Prof Anshar.

Ia menambahkan, ITH merupakan salah satu dari lima institut teknologi negeri di Indonesia yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Kita patut berbangga, karena Parepare menjadi satu-satunya kota non-ibu kota provinsi yang memiliki institut teknologi negeri. Umumnya, kampus sejenis berada di ibu kota provinsi, seperti ITB di Bandung dan ITS di Surabaya. Tapi hari ini, kita bisa saksikan, dari Kota Cinta Habibie, berdiri sebuah kampus teknologi yang terus tumbuh,” kata Prof Anshar, disambut sorak sorai mahasiswa.

Sementara itu, bagi IAIN Parepare yang berada dibawah Kementerian Agama (Kemenag) RI, penghargaan ini memiliki makna lebih dari sekadar pengakuan. Ia adalah refleksi dari semangat kolaboratif lintas disiplin — antara ilmu agama dan teknologi, antara nilai spiritual dan inovasi. Dua institusi berbeda karakter, namun berpadu dalam satu visi: membangun manusia yang berilmu dan berakhlak.

Kota Parepare, kini sedang eksis menjadi kota pendidikan yang menyemai mimpi-mimpi baru. IAIN Parepare dan ITH menjadi dua poros penting dalam perubahan itu — satu menanam nilai, yang lain menumbuhkan inovasi.

Dan di bawah langit biru Parepare pagi itu, penghargaan yang diterima IAIN Parepare terasa bukan sekadar tanda terima kasih, tapi juga pesan moral: pendidikan bukan soal siapa yang lebih dulu berdiri, melainkan siapa yang mau berjalan bersama untuk mencerdaskan negeri. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: IAIN ParepareITHITH Parepare

TerkaitBerita

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

...

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

...

BeritaTerkini

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

Pastikan Kepatuhan WNA, Imigrasi Parepare Gelar Operasi Wirawaspada di Tator dan Pinrang

Pastikan Kepatuhan WNA, Imigrasi Parepare Gelar Operasi Wirawaspada di Tator dan Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
13 April 2026

Kafilah Sidrap Siap Unjuk Kemampuan pada Ajang MTQ Provinsi di Maros

Editor: Muhammad Tohir
13 April 2026

Bupati Sidrap Hadiri HUT ke-66 Parepare, Wali Kota: Alako!

Editor: Muhammad Tohir
12 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan