• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Kampus Muhammadiyah Diminta Lampaui Target SNPT dan KKNI

Editor: Ibrah La Iman
26 Januari 2017
di Pendidikan, Sulselbar

MALANG, PIJARNEWS.COM — Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof Dr H Edy Suandi Hamid MEc meminta kampus atau Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah (PTA) tidak hanya memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Namun PTM dan PTA juga mampu melampauinya dan visi ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah periode 2015-2020.

Edy Suandi Hamid mengemukakan hal itu pada ‘Pembentukan Asosiasi Program Studi (Prodi) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Aisyiyah (PTA)’ di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur, Rabu-Jumat (25-27/1/2017). Acara yang digelar UMM bersama Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah ini diikuti delegasi dari 180 PTM dan enam PTA.

Acara ditargetkan dapat membentuk 48 asosiasi program studi (Prodi). Pembentukan asosiasi Prodi ini merupakan respon terhadap Peraturan Menteri (Permen) nomor 44 tahun 2016 Kemenristek Dikti tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT).

Dijelaskan Edy, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjamin mutu pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga sekaligus mendorong perguruan tinggi melaksanakan SNPT. “Ini yang ingin kita tekankan betul. Jadi kalau kita bicara tentang capaian pembelajaran, itu juga terkait dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan juga Kerangka Kualifikasi Nasional Indoensia (KKNI),” tandas Edy.

BeritaTerkait

AMSI Publik Forum Bahas Perlindungan Anak, dari Penegakan Hukum hingga Pemulihan Korban

AMSI Publik Forum Bahas Perlindungan Anak, dari Penegakan Hukum hingga Pemulihan Korban

6 November 2026
Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026

Lebih lanjut Edy yang mantan Rektor UII ini menandaskan target Majelis Diktilitbang tidak hanya memenuhi standar tersebut, tetapi PTM dan PTA mampu melampauinya. “Setiap penilaian reakreditasi perguruan tinggi harus meningkat. Diharapkan periode ini tidak ada lagi PTM yang terakreditasi C,” tegas Edy.

Berdasarkan catatannya, akreditasi nasional PTM berada di atas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi (PT) Indonesia lainnya. “Kalau dilihat, yang baru Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), hanya sekitar 900-an dari 4532 perguruan tinggi di Indonesia. Artinya, tidak sampai 20 persen perguruan tinggi yang terakreditasi institusi,” ungkap Edy.

Sedangkan PTM, dari sekitar 175 sudah hampir 100 persen yang melaksanakan AIPT. “Hal ini menggambarkan, secara kualitas kita relatif baik dari rata-rata nasional,” kata Edy yang juga mantan ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI). (ris)

Terkait: MuhammadiyahUmpar

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

Editor: Tohir Muhammad
24 September 2026

...

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi