• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 19 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Komisi II DPRD Kecewa dengan Kinerja Dinsos Parepare

Mulyadi Ma'ruf Editor: Mulyadi Ma'ruf
10 Maret 2020
di Ajatappareng
Komisi II DPRD Kecewa dengan Kinerja Dinsos Parepare

Komisi II DPRD Kota Parepare melakuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Sosial Kota Parepare --foto : Mulyadi/pijar--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare kecewa dengan kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Parepare. Pasalnya, Dinsos dinilai lamban menginput Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) warga penerima bantuan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II, Kamaluddin Kadir usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinsos Kota Parepare, Selasa (10/3/2020).

Kamaluddin mengungkapkan, Komisi II telah melakukan kunjungan ke Kementrian Sosial (Kemensos) untuk mengecek DTKS Parepare. Didapatkan, DTKS Parepare yang sudah diverifikasi dan validasi (Verval) hanya 5 persen.

“Kami sampai heran melihat data DTKS Parepare di Kemensos. Kata pihak Kemensos, datanya memang jarang diinput. Kok bisa Dinas Sosial seperti itu kinerjanya. Pantas saja banyak warga yang mengeluh ke kami,” sesal Kamaluddin.

Ironisnya lagi, sambung Kamaluddin, Kota Parepare ternyata menduduki peringkat 336 dari 514 kabupaten/kota untuk percepatan perampungan DTKS. Padahal, DPRD telah menganggarkan sebayak Rp362 juta di tahun 2019 untuk kegiatan validasi data.

Berita Terkait

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Mantan Rektor UMPAR Prof. Siri Dangnga Wafat, Wali Kota Parepare Kenang Dedikasinya

Wajib Bagi Penumpang Luar Negeri, Imigrasi Jelaskan Cara Pakai Aplikasi All Indonesia

“Ini semakin memperjelas kinerja buruk Dinas Sosial. DPRD sudah anggarkan ratusan juta tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar legislator Gerindra itu.

Senada, Anggota Komisi II, Suyuti juga menyesalkan kinerja dari Dinsos Parepare. Menurutnya, data yang dipaparkan Dinsos saat RDP, tidak relevan dengan data yang ia dapatkan saat berkunjung ke Kemensos.

“Rancuh memang datanya. Berdanding terbalik dengan yang kita dapatkan saat berkunjung ke Kemensos,” kata Suyuti.

Olehnya itu, Legislator Partai Nasdem itu berharap, Dinsos Parepare bisa lebih melibatkan DPRD pada proses verifikasi. Ia juga mengatakan, pihaknya siap mendampingi sampai kelurahan untuk proses validasinya.

“Kami jika dibutuhkan akan siap mendampingi. Bahkan, anggaran diperubahan nanti, jika memang perlu, kita tambah anggarannya. Karena untuk tahun 2020, anggaran mereka sisa Rp100 juta untuk kegiatan validasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jaminan Sosial dan Keluarga, Dinsos Parepare, Hanise menjabarkan jumlah DTKS yang seharusnya mereka input sebanyak 6500. Namun, lanjut dia, yang diinput baru 2.410. Yang terfinalisasi di Kemensos itu hanya 1.310.

“Untuk data yang tidak terverifikasi, kami menemui beberapa kendala. Seperti ada data NIK yang tidak terbaca di sistem, ada yang pindah domisili, meninggal dunia dan lain sebagainya.” paparnya.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Terkait: Dinas SosialDPRD ParepareKamaluddin kadirKomisi II DPRD ParepareParepareSuyuti

TerkaitBerita

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

...

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

...

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan