Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Kuran Puasa Susun Kamus Bahasa Bugis Selama 10 Tahun

Editor: Alfiansyah Anwar
26 Juni 2020
di Pendidikan, Sulselbar
Kamus Bugis

Kamus Bugis-Indonesia Karya Kuran Puasa.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Guru Bahasa Inggris SMA YPS Soroako, Luwu Timur,
Kuran Puasa sukses menyusun Kamus Bahasa-Bugis Indonesia setebal 1007 halaman.

Kuran berhasil mengumpulkan kata demi kata selama 10 tahun. Pengumpulan kosakata Bugis, kata dia, menjaga kelestarian Bahasa Bugis.

Pendidik di Tana Luwu itu, mengaku menyusun kamus tersebut lantaran prihatin dan sulitnya mendapatkan kamus Bahasa Bugis di toko buku. Meski sudah ada yang terbit, tapi dalam jumlah terbatas.

“Saya pernah bertemu dengan orang asing yang mencari kamus Bahasa Bugis. Tapi, tidak ada yang tersedia di toko buku,” ujarnya.

BeritaTerkait

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026

“Memang sudah ada kamus yang telah terbit, tapi masih dicetak sangat terbatas dan hanya tersedia di beberapa perpustakaan. Inilah pemicu awal yang memantik ide sekaligus menjadi motivasi untuk menyusun kamus,” ujarnya.

Kuran mengaku, ingin membantu anak-anak belajar Bahasa Bugis. Selain itu, kata dia, termotivasi menjaga kelestarian Bahasa Bugis.

Kamu setebal 1007 halaman (xxiv + 983) itu, disusun dengan sistem menabung. Kosakata yang ia didapatkan dimasukkan ke dalam file khusus yang disiapkan secara alpabetis.

Setiap hari, Kuran menargetkan memasukkan 20-25 kosakata per hari ke file tersebut dengan mengandalkan ingatan dan bertanya kepada orang lain.

Namun, perlahan kosakata yang dikumpulkan berkurang setiap hari. Kuran tidak kehabisan akal. Ia rajin mendengar ceramah dan lagu dalam Bahasa Bugis. Ia juga membaca referensi berbahasa Bugis, seperti tafsir Alquran berbahasa Bugis dan mencari tambahan kosakata baru.

“Kadang saya mendatangi orang di daerah yang mengerti suatu hal untuk minta penjelasan. Misalnya ketika saya mendapati ujangomi (kartu kuno) orang Bugis pada buku Manusia Bugis, karya Peilras, saya datang ke Soppeng untuk menanyakan kepada orang yang mengerti permainan tersebut, nama-nama kartu tersebut dalam bahasa Bugis,” kata pria yang menghabiskan masa kecil dan remajanya di Kota Parepare.

Kamus Bahasa Bugis-Indonesia itu diterbitkan Penerbit Jejak Sukabumi tahun 2019. Bahasa Bugis yang ada dalam kamus tersebut merupakan Bahasa Bugis random. Kamus tersebut disusun berdasarkan pengalaman kebahasaan dari penulis.

“Bahasa Bugis yang saya gunakan adalah Bahasa Bugis yang berdasarkan pengalaman kebahasaan saya,” katanya. (ern)

Penulis : Sunarti Mansyur

 

Terkait: Kamus Bugis-IndonesiaKuran Puasa

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Berita Populer

    Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi