• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 6 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Laporkan Nurdin Abdullah, Delapan Orang Demo Kejati, Ada Yang Pakai Sarung

Abdillah MS Editor: Abdillah MS
12 Februari 2018
di Hukum, Peristiwa, Sulselbar
Front Mahasiswa Bantaeng B

Salah seorang dari Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu yang menggunakan sarung saat lakukan unjuk rasa di depan Kejati Sulsel.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali didatangi oleh pengunjuk rasa. Kali ini pengunjuk rasa dari Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu yang hanya berjumlah delapan orang, mereka mengancam akan melaporkan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan penyelewengan dana Bansos 2017.

Aksi delapan orang yang melakukan unjuk rasa di depan pintu gerbang Kantor Kejati Sulsel tersebut, tergolong unik, karena salah satu dari mereka, menggunakan sarung saat melakukan aksi, selain itu, mereka juga membentangkan spanduk bekas bertuliskan, Usut tuntas dana Bansos 2017, Bupati Bantaeng harus bertanggungjawab, Beasiswa untuk siapa ???.

Secara bergantian kedelapan orang pengunjuk rasa ini berorasi di depan belasan polisi. Salah satu pengunjuk rasa mengaku, jumlah mereka yang sedikit lantaran mahasiswa juga menggelar aksi di Bantaeng. Sehingga yang hadir hanya beberapa orang sekaligus akan melaporkan secara resmi kasus tersebut.

Koordinator Aksi Front Mahasiswa Bantaeng Bersatu, Yudha Jaya menerangkan, aksi tersebu terkait adanya dugaan tipikor pada dana bansos Bantaeng 2017 sebesar Rp1.705.000.000 yang telah disahkan oleh DPRD Bantaeng dalam rapat paripurna penetapan APBD Bantaeng 2017 dan telah ditanda tangani oleh Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah sebagai kuasa pengguna anggaran di Bantaeng.

Akan tetapi sampai sekarang anggaran tersebut belum cair atau tidak terealisasi padahal Pemda Bantaeng telah mengalokasikan anggaran Bansos tersebut dengan peruntukan Bansos mahasiswa Bantaeng Rp1.272.000.000, Bansos yang tidak direncanakan Rp223.000.000 dan Bansos bencana alam Rp210.000.000.

Berita Terkait

Kerjasama BPN dan Kejati, Gubernur Harap Percepatan Proyek Strategi Nasional

Kejati-Unibos Jajaki Kerjasama, Ini Harapan Kedua Pimpinannya

Enam Kajari Baru Resmi Dilantik, Salah Satunya Kajari Parepare

Kajati Sulsel, Tarmizi Resmi Dilantik Jaksa Agung

” Bupati Bantaeng dan semua oknum yang terlibat harus ikut bertanggungjawab karena telah merugikan keuangan negara. Termasuk 320 mahasiswa penerima bantuan beasiswa 2017,” jelas Yudha Jaya dalam rilisnya, Senin (12/2/2018).

Pihak Kejati Sulsel juga diminta profesional dalam penanganan indikasi korupsi bansos Bantaeng agar tidak mengakibatkan mandek dan tanpa harus tebang pilih dalam penegakan supremasi hukum Tipikor dengan UU No. 20 Tahun 2017 perubahan UU No. 31 Tahun 1999 Tentang pemberantasan Tipikor. (ang/abd)

Terkait: Bupati Bantaeng Nurdin AbdullahFront Mahasiswa Bantaeng BersatuKejati Sulsel

TerkaitBerita

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

...

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

...

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Penguatan Kolaborasi Antar Daerah, Tasming Hamid Hadiri Peringatan Hari Jadi Bone ke-696

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

Hadiri Ramah Tamah IKA FKG Unhas, Wali Kota Parepare Dorong Kolaborasi

Editor: Muhammad Tohir
5 April 2026

Dua  Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Dua Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 April 2026

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan