• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Masjid Bani Abdul Latif di Pinrang, Bangunan Indah Didirikan Da’i Kondang, Uniknya Banyak Kucing Berkeliaran

Editor: Muhammad Tohir
11 April 2023
di Ajatappareng, Khazanah, Peristiwa
0
Masjid Bani Abdul Latif di Pinrang, Bangunan Indah Didirikan Da’i Kondang, Uniknya Banyak Kucing Berkeliaran
0
BAGI
791
PEMBACA

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Masjid Bani Abdul Latif berdiri kokoh dan indah di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, yang dibangun pada 21 Desember 2019.

Pengelola Masjid Bani Abdul Latif, Ustaz Alhusari Latif mengatakan  peletakan batu pertama masjid telah direncanakan lebih awal oleh ustad Das’ad Latif dengan nama Masjid Bani Abdul Latif.

“Bani itu adalah anak cucu Alm H.Abdul Latif ayah saya, nama orang tua sebenarnya,” kata Ustaz Alhusari yang juga merupakan Kakak Ustaz Das’ad Latif, Senin (10/4/2023).

Dia mengungkapkan dana pembangunan masjid murni dari Ustad Das’ad Latif, mulai dari tanah hingga kubah Masjid.

BeritaTerkait

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026
Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

17 Juni 2026
Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

17 Juni 2026
Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

3 Juni 2026

“Murni dari dana ustad Das’ad Latif, tidak ada bantuan,” ungkapnya saat ditemui.

Sebelumnya, tanah lokasi masjid ini merupakan perkebunan kakao dan ada peternakan kandang kambing, dan sering dikunjungi kelompok tani saat masuk waktu salat Dzuhur, Ashar dan Magrib. Sehingga para petani mengusulkan untuk pembangunan Musholla. Namun, Ustaz Das’ad mengusulkan untuk pembangunan Masjid dengan kolam ikan di bawahnya.

“Ternyata ustad Das’ad mengatakan lebih baik kita bikin masjid yang dibawahnya ada kolam ikan,” pungkas Saudara Ustaz Das’ad Latif itu.

*Desain Masjid dan Luas Pekarangan*

Menurut Ustaz Alhusari, masjid yang megah di Indonesia sudah banyak, namun masjid yang memiliki kolam ikan mungkin di hitung jari.

“Kalau masjid yang ada kolam ikannya itu hanya di hitung jari saya lihat,” pungkas dia.

Selain itu, Dia menuturkan arsitektur masjid hanya biasa saja, tetapi warna masjid sudah berganti.

“Arsitektur masjid ini sebenarnya biasa saja, sebenarnya bulan ramadan 2020 itu warnanya kuning keemasan, pas 2021 – 2022 kita ganti warna,” ujarnya.

Dia mengungkap ukuran bangunan masjid 11X13, sementara luas pekarangan 12 meter dan lebar 11 meter.

Sebelum covid masjid diresmikan, namun karena ada pencegahan covid 19 tidak dilakukan kegiatan apapun kecuali salat 5 waktu.

“Kita tidak ada kegiatan waktu itu, tapi salat 5 waktu itu masih terlaksana, tapi tahun Ramadan 2020 Kan se-Indonesia tidak Jumatan dan tidak salat tarwih,” terangnya.

Yang berbeda, dipakarangan masjid Bani Abdul Latif ada kandang kucing, bahkan kucing-kucing tersebut berkeliaran di pekarangan masjid. Bahkan tidak jarang, kata Ustaz Alhusari Latif, banyak orang yang membuang anak kucing, namun ustadz Ustaz Das’ad tidak melarang, justru lalu dibeli per ekornya.

“Jadi dibeli per ekor 20 ribu satu ekor kalau induknya 50 ribu satu ekor. Sekalian di pelihara jadi keluar masuk ada yang senang ambil,” jelas dia.

“Jadi kalau yang dikandang kan itu kucing yang dibeli mulai dari harga 2 jutaan sampai 16 jutaan yang paling mahal,” tuturnya.(*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Da'i KondangDas'ad LatiefMasjidPinrang
Muhammad Tohir

Muhammad Tohir

BeritaTerkait

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026
0

...

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026
0

...

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026
0

...

Selanjutnya
GEMPAR Unjuk Rasa di DPRD Parepare Tolak UU Cipta Kerja

GEMPAR Unjuk Rasa di DPRD Parepare Tolak UU Cipta Kerja

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi