• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 19 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Melihat Lebih Dekat Uniknya Mesjid 25 Kubah di Lero

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
2 Juni 2017
di Khazanah, Sulselbar

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Mesjid 25 Kubah Al Muhajirin terletak di Desa Lero, Suppa, Pinrang. Sesuai namanya, mesjid ini memiliki 25 kubah, jumlah yang terbilang banyak dibanding kubah mesjid pada umumnya.

Adapun 25 kubah tersebut merupakan simbol 25 nabi dan rasul yang ada. Dibawah masing-masing kubah itu, ada tulisan 25 nama nabi dan rasul. Kubah-kubah itu tersusun rapi, dengan tinggi 1 dan 2 meter dengan luas 4 meter persegi.

Abdul Halim, Imam Masjid Al Muhajirin Desa Lero menceritakan, masjid ini didirikan oleh seorang pendatang bernama Sayyid Hasan Sahil. Konon masjid ini dibangun tanpa menggunakan besi.

“Waktu dibangun pertama tahun 1960 (referensi lain menyebut tahun 1930,red), umur saya saat itu 12 Tahun, seingat saya, masjid ini berpondasikan batu karang, sementara pembangunan masjid ini juga batu bata yang disusun menggunakan campuran semen dengan batu karang yang dihaluskan seperti tepung,” urainya.

Berita Terkait

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

“Meski begitu, kekuatannya tidak diragukan. Mesjid ini kokoh, meski dua kali gempa melanda Suppa, masing-masing tahun 1967 dan tahun 1982,” jelasnya. Masjid ini mampu menampung jamaah sekira 800 orang.

* Siapa Sayyid Hasan Sahil ?

“Sayyid Hasan sempat menetap di Madinah, lalu berkelana ke beberapa daerah termasuk ke Persia, Roma, Irak, dan Suriah. Di daerah itu pula, beliau yang memang gemar menggambar belajar ilmu arsitektur. Sekembalinya disini, sekira tahun 1930 dia memugar langgar itu menjadi mesjid bergaya seperti ini,” jelas salah satu cucunya, Ustad Yusuf Sahil.

Yusuf membeberkan, Sayyid Hasan adalah anak dari Sayyid Alwi salah satu murid dari Sayyid Jalaluddin. Dari Sayyid Alwi pula ulama terkenal asal Mandar, Imam Lapeo  berguru. Putra Sayyid Hasan, Abdullah lalu meneruskan dakwah hingga imam mesjid Muhajirin diambil alih oleh dirinya hingga saat ini. “Pam Sahil memang sangat jarang diketahui, mungkin karena sejarah tidak pernah mencatat kakek kami sebagai penyebar Islam,” kata dia.

Yusuf menyebut, kakeknya itu pertama kali berdakwah di Pambusuang, salah satu daerah di tanah Mandar. Disana, dia juga berguru pada Sayyid Al Adiy, salah satu cucu dari Maulana Malik Ibrahim (sesepuh walisongo), anak sulung Sayyid Jamaluddin (Dimakamkan di Tosora). (con/ris)

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan