• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 22 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Minim Sosialisasi, Belum Ada Petani di Parepare Ikut Asuransi Kementan

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
22 Desember 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kementrian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) sejak 2015 telah meluncurkan program asuransi pertanian. Namun hingga kini ternyata belum ada petani di Parepare yang ikut program tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kelautan (PKPK) Rostina Rahman membenarkan hal tersebut. Dari 834 hektar sawah di Parepare, belum ada satu pun yang diasuransikan lewat program itu.

“Belum, tapi sudah disosialisasikan, dan ini kita mau tindaklanjuti kembali untuk memberikan pemahaman kepada petani. Apalagi melihat kondisi cuaca seperti saat ini.” jelasnya, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Jumat, 22/12

Terpisah, Kabid Pertanian Dinas PKPK, Adam Basyit menjelaskan, kondisi itu disebabkan belum adanya kemauan petani untuk mengasuransikan sawahnya. Petani menganggap, baik pengurusan maupun saat mengkalim asuransi, harus melalui proses yang berbelit-belit.

“Itu yang menjadi kendala. Juga, Jasindo masih minim perhatian ke pertanian, lebih fokus ke perikanan atau nelayan dan peternakan.” ungkapnya

Berita Terkait

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Wali Kota Parepare Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Kendala lain, sambung Adam, dari 834 hektar sawah di Parepare, 612 hektar, berada di Bacukiki. Separuh luasan itu, ternyata bukan milik petani atau hanya sebagai penggarap. “Kemudian, hanya 240 hektar yang beririgasi. Sepertinya hanya itu berpotensi di asuransikan”

Sementara, Kordinator Balai Penyuluha Pertanian (BPP) Bacukiki Andi Ibrahin mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi, namun banyak kendala yang ia dapatkan dilapangan.

Diantaranya, petani punya pekerjaan lain selain bertani, Asuransi itu tidak terlalu menjanjikan karena hanya sekira 6 juta biaya ganti ruginya. Kemudian asuransi baru akan menanggung jika tingkat kerusakan 75 persen per petak alami.

“Terlebih petani harus membayar premi Rp36 Ribu per hektar. Hal itulah yang membuat petani masih enggan mengasuransikan sawahnya,” tandasnya. (mul/ris)

Terkait: AsuransiKementanPareparePertanian di Parepare

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan