• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 6 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Minim Sosialisasi, Belum Ada Petani di Parepare Ikut Asuransi Kementan

Editor: Alfiansyah Anwar
22 Desember 2017
di Sulselbar
Minim Sosialisasi, Belum Ada Petani di Parepare Ikut Asuransi Kementan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kementrian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) sejak 2015 telah meluncurkan program asuransi pertanian. Namun hingga kini ternyata belum ada petani di Parepare yang ikut program tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kelautan (PKPK) Rostina Rahman membenarkan hal tersebut. Dari 834 hektar sawah di Parepare, belum ada satu pun yang diasuransikan lewat program itu.

“Belum, tapi sudah disosialisasikan, dan ini kita mau tindaklanjuti kembali untuk memberikan pemahaman kepada petani. Apalagi melihat kondisi cuaca seperti saat ini.” jelasnya, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Jumat, 22/12

Terpisah, Kabid Pertanian Dinas PKPK, Adam Basyit menjelaskan, kondisi itu disebabkan belum adanya kemauan petani untuk mengasuransikan sawahnya. Petani menganggap, baik pengurusan maupun saat mengkalim asuransi, harus melalui proses yang berbelit-belit.

BeritaTerkait

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

6 Agustus 2026
Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

31 Juli 2026
UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026

“Itu yang menjadi kendala. Juga, Jasindo masih minim perhatian ke pertanian, lebih fokus ke perikanan atau nelayan dan peternakan.” ungkapnya

Kendala lain, sambung Adam, dari 834 hektar sawah di Parepare, 612 hektar, berada di Bacukiki. Separuh luasan itu, ternyata bukan milik petani atau hanya sebagai penggarap. “Kemudian, hanya 240 hektar yang beririgasi. Sepertinya hanya itu berpotensi di asuransikan”

Sementara, Kordinator Balai Penyuluha Pertanian (BPP) Bacukiki Andi Ibrahin mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi, namun banyak kendala yang ia dapatkan dilapangan.

Diantaranya, petani punya pekerjaan lain selain bertani, Asuransi itu tidak terlalu menjanjikan karena hanya sekira 6 juta biaya ganti ruginya. Kemudian asuransi baru akan menanggung jika tingkat kerusakan 75 persen per petak alami.

“Terlebih petani harus membayar premi Rp36 Ribu per hektar. Hal itulah yang membuat petani masih enggan mengasuransikan sawahnya,” tandasnya. (mul/ris)

Terkait: AsuransiKementanPareparePertanian di Parepare

BeritaTerkait

Pengawasan Dua Hari di Wajo, Imigrasi Parepare Pastikan WNA Taat Aturan

Pengawasan Dua Hari di Wajo, Imigrasi Parepare Pastikan WNA Taat Aturan

Editor: Tohir Muhammad
5 Agustus 2026

...

Hadiri Forum Ekonomi Nasional APINDO, Wali Kota Parepare Bidik Peluang Investasi dan Ekspor UMKM

Hadiri Forum Ekonomi Nasional APINDO, Wali Kota Parepare Bidik Peluang Investasi dan Ekspor UMKM

Editor: Tohir Muhammad
5 Agustus 2026

...

Pertamina Temukan Indikasi LPG Keluar Daerah, Pemkot Parepare Perketat Pengawasan Distribusi Gas Subsidi

Pertamina Temukan Indikasi LPG Keluar Daerah, Pemkot Parepare Perketat Pengawasan Distribusi Gas Subsidi

Editor: Tohir Muhammad
4 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi