• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Miris, Nenek I Sanna Hidup Seorang Diri di Gubuk Reyot dan Menderita Kanker Payudara

Editor: Ibrah La Iman
13 Maret 2019
di Ajatappareng
Miris, Nenek I Sanna Hidup Seorang Diri di Gubuk Reyot dan Menderita Kanker Payudara

SOPPENG, PIJARNEWS.COM — Miris, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan nasib yang dialami oleh nenek I Sanna yang tinggal di gubuk reyot dan kini usianya genap 74 tahun.

Dimasa tuanya yang seharusnya diisi dengan kebahagiaan, namun nenek ini harus mengarungi kerasnya kehidupan seorang diri.

Nenek I Sanna, kini tinggal seorang diri di sebuah gubuk reyot di Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Tak hanya hidup sendiri, Nenek I Sana ternyata juga menderita kanker payudara.

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Tinjau Stira Paradise, Dorong Wisata Dongkrak Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Tinjau Stira Paradise, Dorong Wisata Dongkrak Ekonomi Warga

9 Oktober 2026
Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

8 Oktober 2026
Pemkab Pinrang Gandeng Jamkrida Sulsel Dukung Pembangunan dan UMKM

Pemkab Pinrang Gandeng Jamkrida Sulsel Dukung Pembangunan dan UMKM

7 Oktober 2026
TP PKK Pinrang Monev Program di Suppa, Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Tepat Sasaran

TP PKK Pinrang Monev Program di Suppa, Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Tepat Sasaran

6 Oktober 2026

Saat tim relawan Ukhuwah Fillah Soppeng mengunjunginya, nampak jelas terlihat gubuk reyot yang ia tempati bernaung selama puluhan tahun, jauh dari kata layak. Atapnya sebahagian besar sudah bocor, begitu pun dengan dindingnya, bahkan nampak terlihat sudah miring dan hampir ambruk.

Meski begitu, senyum cerah masih tetap terpancar dari wajah Nenek I Sanna. Dengan mengenakan kebaya lusuh, dan kain sarung usang yang membalut pinggul dan kakinya. Nenek I Sana ramah menyambut tim Ukhuwah Fillah Soppeng, yang menyambangi gubuk reyotnya, Selasa (12/3/2019) pagi.

Kemudian setelah melihat paket bantuan yang dibawa oleh tim Ukhuwah Fillah, sangat nampak dari raut wajah Nenek I Sanna, bahwa dirinya sangat senang, dan sambil berkata kepada tim Ukhuwah Fillah “kenapa mesti repot-repot”, dengan dialek Bugis Soppeng yang sangat kental.

Dyah, salah seorang tim Ukhuwah Fillah Soppeng mengatakan, saat mengunjungi Nenek I Sanna, ia beserta anggota timnya bertanya tentang keadaannya sekarang, dan ternyata, Nenek I Sanna mengungkapkan, jika saat ini dirinya sedang sakit dan tengah berobat jalan, yang paling miris dari pengakuannya itu, ia harus berjalan kaki puluhan kilometer untuk bisa mengambil obat.

Sementara untuk kebutuhan makan sehari-hari, Nenek I Sanna hanya mengandalkan jatah beras raskin serta belas kasihan tetangganya.

“Setelah melihat langsung kondisi Nenek I Sanna, memang sangat miris. Tapi kami yakin bahwa beban yang dialami nenek I Sana mampu ia lewati, seperti dalam ayat Al-Quran, Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya (QS.al-Mukminun: 62),” jelas Dyah.

Lebih lanjut dikatakan, tim Ukhuwah Fillah Soppeng, akan selalu berupaya sedikit membantu meringankan beban hidup Nenek I Sanna.

“Wahai saudara-saudariku, mari kita sama-sama ikut berpartisipasi dalam meringankan beban Nenek I Sanna, melalai nomor rekening Bendahara Tim Ukhuwah Fillah Soppeng, atas nama Yuliana BRI: 5110-01-013300-53-0,” ajaknya.

Dyah melanjutkan bahwa, dirinya yakin setiap kebaikan itu akan dibalas pula dengan kebaikan yang banyak oleh yang Maha Baik.

Editor: Abdillah.Ms

Terkait: Desa SeringDonri DonriKabupaten SoppengKanker PayudaraNenek I Sana

Berita Terkait

Kapolsek Marioriwawo Apresiasi Kegiatan Mahasiswa KPM IAIN Parepare

Kapolsek Marioriwawo Apresiasi Kegiatan Mahasiswa KPM IAIN Parepare

Editor: Amrihani
14 Oktober 2022

...

Mahasiswa KPM IAIN Parepare Laksanakan Program Kerja Belajar Mengajar

Mahasiswa KPM IAIN Parepare Laksanakan Program Kerja Belajar Mengajar

Editor: Amrihani
11 Oktober 2022

...

Sosialisasi di Donri-donri, LHD Minta Masyarakat Jangan Percaya Hoax Jelang Pencoblosan

Sosialisasi di Donri-donri, LHD Minta Masyarakat Jangan Percaya Hoax Jelang Pencoblosan

Editor: Tohir Muhammad
19 November 2020

...

Berita Populer

  • Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penipuan Online Modus Janji Nikah, 11 Korban Tertipu Hingga Ratusan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompetisi SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare, Puluhan Siswa Lolos Semifinal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi