• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 10 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Naoemi Octarina Evaluasi dan Monitoring Program Kerja Dekranasda 24 Kabupaten Kota

Editor: Tim Redaksi
10 Desember 2021
di Advertorial, Pemprov Sulsel
Naoemi Octarina Evaluasi dan Monitoring Program Kerja Dekranasda 24 Kabupaten Kota

MAKASSAR,PIJARNEWS.COM — Pelaksana Tugas Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel, Naoemi Octarina, melakukan evaluasi dan monitoring program kerja Dekranasda 24 Kabupaten Kota se Sulsel. Ia mendengarkan satu per satu pemaparan program kerja yang telah dilaksanakan tahun ini, dan yang akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang, yang disampaikan para Ketua Dekranasda dari 24 Kabupaten Kota, atau yang mewakili.

“Rakerda ini bertujuan mengevaluasi program kita, apa kendala kita, seperti apa solusinya, dan apa rencana kita di tahun 2022 nanti,” kata Naoemi, pada Rapat Kerja Daerah Dekranasda se Sulsel Tahun 2021, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Kamis, 9 Desember 2021.

Pada Rakerda yang mengusung tema Pengrajin Sehat, Pengrajin Hebat, Sulsel Jaya, Indonesia Maju tersebut, Naoemi menyampaikan, ada empat poin yang menjadi arahan Dekranas Pusat. Pertama, harus ada regenerasi SDM atau pengrajin yang unggul, dalam melestarikan warisan dan budaya bangsa. Kedua, daya saing produk kerajinan yang berbasis kearifan lokal namun selera global, melalui inovasi. Ketiga, hubungan dan kemitraan dengan lembaga nasional dan internasional di bidang industri kerajinan. Dan keempat, memperluas akses pasar kerajinan daerah.

“Saya harap, Dekranasda Kabupaten Kota terus berinovasi agar kualitas produk kerajinan yang dihasilkan semakin baik,” ujarnya.

BeritaTerkait

Tasming Hadiri Rakor LP2B Sulsel, Tegaskan Komitmen Parepare Lindungi Lahan Pertanian

Tasming Hadiri Rakor LP2B Sulsel, Tegaskan Komitmen Parepare Lindungi Lahan Pertanian

9 Juli 2026
Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

9 Juli 2026
Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis

Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis

9 Juli 2026
Terapkan Selective Policy, Ditjen Imigrasi Catat Kenaikan PNBP Rp2,81 Triliun

Terapkan Selective Policy, Ditjen Imigrasi Catat Kenaikan PNBP Rp2,81 Triliun

8 Juli 2026

Dalam kesempatan tersebut, Naoemi kembali mengingatkan fungsi dan tugas Dekranasda. Antara lain dalam hal pemasaran serta pembinaan dan pengembangan UMKM.

Ia juga mendorong agar kerajinan yang dihasilkan merupakan hasil kearifan lokal, produk pengrajin tersertifikasi, dan promosi atau marketing produk sesuai dengan era 4.0.

Naoemi mengapresiasi Dekranasda Kabupaten Kota yang telah memiliki galeri IKM dan kurasi. Namun, ia mengingatkan agar tidak hanya fokus pada pemasaran offline, tetapi juga online.

“Jangan terlalu fokus ke offline, tapi fokus juga ke online. Minta bantuan kepada yang ahli, terkait bagaimana melakukan pemasaran online. Ada juga kabupaten yang sudah ada kurasinya, itu sangat bagus, agar yang dipromosikan Dekranasda adalah produk dengan kualitas bagus,” ungkapnya.

Menurut Naoemi, salah satu kekurangan produk kerajinan Sulsel adalah soal branding. Karena itu, branding harus digencarkan, termasuk dengan melibatkan kalangan milenial dalam hal promosi.

Kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Kota, ia juga meminta agar dilakukan pembinaan terhadap kaum rentan dan disabilitas, untuk kemandirian mereka ke depannya. Dalam pelaksanaan program-programnya, Dekranasda tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga bisa bekerjasama dengan BUMN atau perusahaan, melalui program CSR mereka.

Pada rakerda tersebut, Naoemi juga menyerahkan bantuan peralatan kepada IKM binaan Dekranasda Sulsel. Adapun jenis bantuan yang diberikan, seperti bantuan untuk anyaman lontar, anyaman bambu, kerajinan kulit, sentra jahit dan konveksi.

Kemudian, bantuan peralatan Ikat Lusi, sentra kerajinan batok kelapa, pengolahan ikan asap, hingga peralatan untuk kerajinan sentra asesoris perhiasan pengantin. (Adv)

Terkait: DekranasdaMakassarNaoemi OctarinaPemprov Sulsel

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Tohir Muhammad
12 Mei 2026

...

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Editor: Tohir Muhammad
30 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi