• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 6 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Nusantara Baru, Indonesia Maju: Menyusun Ulang Tatanan Ketenagakerjaan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Agustus 2024
di Opini

Oleh : Achmad Zulfikar

Direktur Center for Digital and Global Studies (CERDIGS) & Dewan Manajerial Bidang Kajian Global Perkumpulan RPI

 

Setiap tanggal 17 Agustus, kita merayakan Hari Kemerdekaan sebagai momen refleksi sekaligus perenungan akan capaian dan tantangan yang masih dihadapi bangsa ini. Di tengah gema semangat Nusantara Baru, Indonesia Maju, permasalahan ketenagakerjaan tetap menjadi salah satu tantangan yang mendesak untuk segera diselesaikan. Terlepas dari pencapaian ekonomi, sektor ketenagakerjaan di Indonesia masih semrawut dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Menyongsong era Nusantara Baru, dimana ibu kota negara dipindahkan dan pembangunan di berbagai wilayah kian dipacu, ketenagakerjaan harus menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong Indonesia Maju. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak pekerja masih bergulat dengan permasalahan ketidakpastian kerja, rendahnya upah, dan minimnya perlindungan sosial. Tantangan ini mencerminkan betapa pentingnya reformasi di sektor ketenagakerjaan agar sesuai dengan visi besar bangsa.

Berita Terkait

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Kesemrawutan Ketenagakerjaan: Tantangan yang Masih Ada

Salah satu masalah terbesar dalam ketenagakerjaan di Indonesia adalah tingginya angka pekerja informal. Menurut data BPS, sekitar 57% dari total pekerja di Indonesia masih berada di sektor informal, yang artinya mereka tidak mendapatkan jaminan sosial, kepastian pendapatan, atau perlindungan hukum yang memadai. Hal ini jelas menunjukkan ketidakmerataan dalam akses terhadap pekerjaan yang layak dan aman, yang pada akhirnya berpotensi menghambat pembangunan berkelanjutan di Nusantara Baru.

Selain itu, upah pekerja yang masih rendah dan tidak sebanding dengan biaya hidup di berbagai wilayah menjadi tantangan serius. Ketidakpastian ini diperparah dengan fleksibilitas tenaga kerja yang cenderung tidak menguntungkan pekerja, terutama di sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan rendah. Di sisi lain, pekerja dengan keterampilan tinggi juga sering kali tidak mendapatkan apresiasi yang layak, yang pada akhirnya membuat mereka lebih memilih bekerja di luar negeri, mengurangi potensi sumber daya manusia berkualitas di dalam negeri.

Menuju Nusantara Baru: Solusi Ketenagakerjaan untuk Indonesia Maju

Dalam rangka menyambut era Nusantara Baru, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan yang semrawut ini. Salah satu solusinya adalah dengan mendorong formalitas tenaga kerja melalui kebijakan yang inklusif dan memastikan bahwa semua pekerja mendapatkan akses terhadap jaminan sosial dan upah layak.

Selain itu, diperlukan penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang lebih terarah untuk meningkatkan keterampilan pekerja, sehingga mereka dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. Dengan demikian, pekerja Indonesia tidak hanya menjadi obyek pembangunan, tetapi juga subyek yang aktif dalam mendorong perubahan dan inovasi di berbagai sektor.

Pemerintah juga perlu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam sektor ketenagakerjaan. Revolusi Industri 4.0 membawa tantangan sekaligus peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang berbasis teknologi. Namun, tanpa persiapan yang matang, otomatisasi dan digitalisasi justru dapat memperparah masalah pengangguran. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi sekaligus memberikan perlindungan kepada pekerja dari disrupsi teknologi.

Indonesia Maju: Kesejahteraan Pekerja sebagai Fondasi Kemajuan

Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi juga dari sejauh mana kesejahteraan warganya terjamin, termasuk pekerjanya. Dalam visi Indonesia Maju, kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas utama. Dengan memperbaiki sistem ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, Indonesia dapat memastikan bahwa kemajuan ekonomi yang dicapai tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi oleh seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhirnya, Nusantara Baru harus menjadi momentum untuk mengurai segala kesemrawutan yang masih menghambat kemajuan bangsa, termasuk di sektor ketenagakerjaan. Dengan upaya kolektif, kita bisa menciptakan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan. Mari kita pastikan bahwa semangat kemerdekaan ini terwujud dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada pekerja, sebagai motor penggerak Nusantara Baru menuju Indonesia Maju. Merdeka!!!

 

 

 

 

 

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

...

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

Hadiri Ramah Tamah IKA FKG Unhas, Wali Kota Parepare Dorong Kolaborasi

Editor: Muhammad Tohir
5 April 2026

Dua  Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Dua Rumah di Pinrang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 450 Juta

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 April 2026

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Festival Nene Mallomo III Dibuka, Bupati Sidrap: Ini Membentuk Mental Juara

Festival Nene Mallomo III Dibuka, Bupati Sidrap: Ini Membentuk Mental Juara

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan