• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Salah Paham Kemampuan Doa Ibu

Editor: Tohir Muhammad
22 Desember 2022
di Opini
Oleh: H. Muhammad Saleh
(Dosen IAIN Parepare,
Pengurus DMI Kota Parepare)

Oleh: H. Muhammad Saleh (Dosen IAIN Parepare, Pengurus DMI Kota Parepare)

OPINI–Masih ingat saat semifinal Piala Dunia 2023, Maroko mengalahkan Portugal, viral di media sosial keberhasilan ini karena keampuhan doa seorang ibu. Kita menyaksikan beberapa pemain maroko mempertontonkan setelah sujud syukur meraih kemenangan mereka berlarian memeluk, mencium ibunya.

Namun sebaliknya, setelah maroko kalah dari Kroasia yang viral mempertanyakan keampuhan doa ibu. Bahkan di media sosial ada yang menulis “ini piala dunia bukan piala tuhan”. Ada juga yang menulis “doa ibu tidak ampuh lagi”. Demikian pula tulisan “doa ibu pemain krosia lebih ampuh”.

Apa yang salah dengan doa ibu??

Ada pepatah DOA IBU SEPANJANG MASA. Doa ibu bukan untuk kebutuhan sesaat, tetapi untuk kebutuhan sepanjang masa bahkan sampai pada kehidupan akhirat.

BeritaTerkait

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

9 Oktober 2026
Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

8 Oktober 2026
Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

3 Oktober 2026
Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026

Nabi Muhammad saw, dalam sebuah hadis riwayat Bukhari-Muslim menyebut, ibu sebanyak tiga kali sebelum menyebut ayah sebagai orang yang berhak mendapat bakti seorang anak. Dengan segala keutamaan peran ibu, doa ibu menjadi mustajab.

Rasulullah saw., mencontohkan Sebuah doa yang bisa ibu ucapkan menyambut lahirnya si buah hati, agar kehidupannya selalu dalam lindungan Allah SWT.

“Aku memohon perlindungan bagi kalian dengan kalimat Allah yang sempurna (Alqur’an atau asma dan sifat Allah) dari setiap setan dan binatang berbisa (racun) serta ‘ain yang dengki”.

Ketika ibu melafalkan untaian doa tersebut, ibu memohon agar Allah melindungi si buah hati dari berbagai keburukan dunia yang disebabkan bisikan setan.

Doa ibu ketika meminta anugrah anak yang shaleh;
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.” (QS. As-Saffat: 100)

Ketika ibu menginginkan si buah hati memiliki kesalihan yang sama dengan Ismail, ayat 40 surah Ibrahim ini hendaknya menjadi doa rutin ibu untuk si buah hati.

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku”.

Demikian pula doa ketika meminta keteguhan iman;
“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: ‘Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS Ibrahim: 35)

Dari berbagai macam doa di atas, tergambar bahwa doa seorang ibu memiliki visi dan tujuan jangka panjang. Bukan tujuan sesaat. Doa ibu bukan berhitung kuantitas “menang-kalah”, tetapi meminta untuk semakin berkualitas.

Doa ibu bukan untuk memuaskan orang karena ada kepentingan sesaat, tetapi ibu berdoa untuk membentuk generasi yang berkualitas dan berguna ditengah masyarakat dengan perlindungan Allah swt.

Ibu berdoa agar dapat meninggalkan anak shaleh yang senantiasa mendoakannya dan bahagia seorang ibu tatkala telah meninggal tetapi selalu mendapat kiriman dari doa anaknya.

Hentikan menyalahkan doa ibu saat keinginan tidak tercapai.
*sekedar menulis apa yang dipikirkan*
*#Salam Pikiran Sehat*
*#semoga tidak menyesatkan*
*#wallahu a’lam bishshawab*

Penulis: HM. Saleh
(Dosen IAIN Parepare
Ketua Majelis Anak Shaleh Parepare)

Terkait: DoaibuOpini

Berita Terkait

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Editor: Tim Redaksi
8 Oktober 2026

...

Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

Editor: Tim Redaksi
3 Oktober 2026

...

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Editor: Tim Redaksi
24 September 2026

...

Berita Populer

  • Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penipuan Online Modus Janji Nikah, 11 Korban Tertipu Hingga Ratusan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk Karakter Mahasiswa, UMS Rappang Mulai Kokurikuler Tapak Suci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi