• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Budaya dan Sastra

Opini: Suku Mandar dan Gagasan Film Silat ‘Pamanca The Movie’

Editor: Ibrah La Iman
9 Maret 2017
di Budaya dan Sastra

Oleh : Suryananda (Pemerhati Silat Lokal)

PIJARNEWS.COM — Mendengar akan digarapnya film Pamanca The Movie, saya sangat gembira dan senang serta berbahagia, sebab film khas bela diri Bugis Makassar yang telah lama saya rindukan dan cita-citakan akhirnya akan terwujud ditangan putra daerah. Terlebih digadang-gadang akan mengandeng aktor internasional Jackie Chan dan Jet Li.

Suryananda (foto: Handover)

Selama beberapa tahun terakhir saya melakukan penelitian tentang pencak silat di Mandar Sulawesi barat. Penelitian tersebuit bermaksud untuk membukukan buku pertama tentang pencak silat di Sulawesi atau indonesia timur. Banyak hal yang saya dapatkan dalam penelitian tersebut, sebagai putra daerah berdarah Bugis Mandar saya banyak menemukan data-data yang tentu saja tidak sekedar berkaitan dengan pencak silat itu sendiri.

Dalam meneliti pencak silat khususnya di mandar, saya banyak menemukan data tentang relasi antara orang bugis, mandar dan makassar serta bangsa melayu. Hal tersebut berupa hubungan kerajaan, perdagangan, maritim serta penyebaran agama yang tidak lepas dari sebuah benturan akulturasi dan asimilasi kebudayaan termasuk pencak silat.

BeritaTerkait

Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

21 Oktober 2026
Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

21 September 2026

Lestarikan Budaya, Tim dosen UMS Rappang Latih Tari Tradisi dan Kreasi Sanggar Seni Aiyra di Soppeng

28 Oktober 2025
Kerabat Arung Batulappa Bentuk Dewan Adat, Bakal Godok Nama untuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kerabat Arung Batulappa Bentuk Dewan Adat, Bakal Godok Nama untuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

7 Agustus 2025

Dalam riwayatnya, kerajaan Mandar menjalin hubungan dengan baik secara kebudayaan, perkawinan, kekeluargaan serta maritim dengan kerajaan-kerajaan Bone, Pinrang, Wajo, Ajatappareng, Luwu serta Gowa. Hubungan kekerabatan tersebut tidak hanya kemudian bersinggungan pada aspek geneologi saja tetapi juga politik diplomasi seta perang.

Secara konsep tomanurung pun demikian erat kaitannya, tetapi kemudian kedatangan bangsa asing membuat sebuah dikotomi yang berbeda antara bugis makasar dan mandar. Lalu disulut politik adu domba. Padahal secara garis keturunan dan kebudayaan mereka adalah satu kesatuan rumpun.

Meskipun mandar kini berdiri dengan provinsi sendiri, tetapin secara kebudayaan masih sangat terikat dan saling mempengaruhi antara Bugis Makassar dan Mandar.

Dengan demikian jika bisa memberi saran, maka saya pribadi sebagai pecinta silat lokal akan meminta kepada pihak manejenen pamnaca the movie, bahwa Idealnya membuka Chasting juga D Mandar (Polman). Hal Tersebut dikarenakan Filim yang akan mengangkat tema khas bela diri SULAWESI selatan dengan gambaran tahun lamapau masa klasik tidak lepas dari persinggungan dengan orang Mandar.

Bahkan dulu secara admisntratif, Sulsel meliputi wilayah mandar dan tentu masih ada silat khas Sulsel, bugis makassar yang juga bersentuhan dengan atmosfir silat khas mandar, baik akulturasi ataupun bahkan penyebaran. Terlebih 3 etnis ini secara substansi rumpun dan kebudayaan sangat sulit di pilah, silat khas mereka tidak begitu jauh berbeda bahkan akan sama serta mirip dari bebrapa aspeknya. Bahkan dalam gejolak sejarah mereka tak bisa dipisahkan dalam sebuah proses perkembangan masyarakat, politik dan pemerintahan dari masa klasik hingga masa modern. (*)

Terkait: FilmOpiniPamanca

Berita Terkait

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Editor: Tim Redaksi
20 Oktober 2026

...

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Editor: Tim Redaksi
13 Oktober 2026

...

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Editor: Tim Redaksi
8 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi