• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 17 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Upaya Mewujudkan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya di Kelas

Oleh Sunarti, S.Pd (Guru UPT SD Negeri 124 Pinrang)

Amrihani Editor: Amrihani
18 April 2023
di Opini
Opini, Merdeka Belajar

Sunarti, S.Pd

OPINI-Murid merupakan pembelajar sepanjang hayat. Tumbuh secara holistik untuk dapat meraih kesejahteraan yang setinggi-tingginya di mata masyarakat. Salah satu upaya mencapai harapan tersebut adalah dengan mengikuti pendidikan sesuai dengan hak yang dimiliki sejak lahir dan diatur di dalam undang-undang. Anak didik perlu diberi bimbingan sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki agar dapat menjadi budaya di dalam dirinya. Pada saat sekarang ini banyak permasalahan yang timbul akibat pendidikan yang masih berjalan secara terpusat kepada gurunya. Terkadang guru sulit untuk menyalurkan pengetahuan di dalam pembelajaran pada anak didik di satuan pendidikan.

Pendidikan yang hanya terpusat pada guru mengakibatkan munculnya rasa bosan dari anak didik untuk belajar. Sehingga pencapaian tujuan pembelajaran kurang maksimal. Sedangkan cita-cita mulia dari seorang pendidik adalah ingin melihat anak didiknya dapat berhasil dan meraih cita-citanya di masa yang akan datang. Kelemahan dari teknik pembelajaran yang terpusat pada guru adalah adanya persamaan tertekan di dalam mengikuti pembelajaran. Konsep lama yang terkadang masih diterapkan di dalam kelas adalah melalui metode ceramah. Jika diperhatikan, melalui penerapan metode ini, murid lebih banyak berinteraksi sebagai pendengar dan bukan merupakan pembelajar yang aktif.

Kurangnya minat murid di dalam mengikuti pembelajaran di kelas disebabkan karena model pembelajaran yang masih terpusat pada gurunya. Sebagai seorang guru, perlu ada pengembangan diri yang dapat menciptakan pembelajaran yang berpihak pada murid. Salah satu contoh, kasus seorang anak yang berminat untuk belajar dengan suasana terbuka dan secara kontekstual mengenal alam, maka seorang guru sebaiknya memahami karakter murid yang demikian. Untuk memenuhi kebutuhan merdeka belajar anak didik, seorang guru sebaiknya mengajak kepada anak didik untuk keluar kelas dan memanfaatkan media di sekitar tempat tinggal sehingga dapat menunjang proses pembelajaran di kelas.

Termasuk bagaimana memberikan pemanfaatan media pembelajaran yang disenangi oleh murid.  Melalui pembelajaran yang berpihak pada murid, maka akan mudah menerima pembelajaran dari gurunya. Situasi dan kondisi seperti ini sudah pasti menimbulkan kesenangan belajar bagi murid sehingga murid dapat mencerna pembelajaran dengan baik.

Kemerdekaan berbudaya juga sangat penting diterapkan di dalam kelas. Banyak isu yang saat sekarang ini kita dengar bahwa karakter murid di beberapa satuan pendidikan sudah sangat memprihatinkan. Hal ini ditandai dengan banyaknya media yang meliput kasus-kasus murid yang bertindak kurang senonoh kepada gurunya. Hal ini juga tidak terlepas dalam penerapan merdeka belajar dan merdeka berbudaya. Meskipun guru sudah menerapkan konsep merdeka belajar, namun mengabaikan penerapan merdeka berbudaya di kalangan anak didik, maka akan terasa bias. Hal ini terjadi dikarenakan pada kehidupan seorang anak, itu tidak terlepas dari pembiasaan melalui budaya dari lingkungan tempat tinggalnya. Seorang guru perlu memahami bahwa setiap murid pasti sudah dibekali karakter dan budaya dari orang tua dan nenek moyangnya. Untuk itu, penerapan merdeka berbudaya di dalam kelas adalah salah satu strategi yang dapat mendukung pembelajaran selain upaya untuk mewujudkan merdeka belajar. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi.

Berita Terkait

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Opini
Sunarti melakukan proses mengajar di dalam kelas.

Pembelajaran diferensiasi dilaksanakan dengan mengajak kepada murid untuk memilih konten pembelajaran yang tersedia di sekitar tempat tinggalnya. Sehingga guru tidak kesulitan lagi untuk mencarikan media pembelajaran yang cocok bagi murid. Pada proses pembelajaran, murid diberikan keleluasaan untuk memilih strategi pembelajaran yang bagaimana menurut murid dapat memenuhi kebutuhan belajarnya.

Pada kegiatan evaluasi, guru akan memberikan peluang kepada seluruh murid untuk menyelesaikan seluruh tugas yang berkaitan dengan pembelajaran melalui minat dan bakatnya. Terkadang murid lebih suka untuk membaca, berpuisi, berpantun, dan sebagainya. Maka dari itu dibutuhkan seorang guru untuk menjadi penuntun di dalam proses pembelajarannya.

Merdeka belajar dan merdeka dalam berbudaya memang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Untuk memenuhi kebutuhan belajar murid, maka perlu difasilitasi melalui pembelajaran diferensiasi agar murid dapat merasakan ketenangan di dalam menerima pembelajaran sehingga pada pencapaian hasil belajar murid dapat terpenuhi secara maksimal. Melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, kebutuhan belajar murid dapat terpenuhi secara utuh. Termasuk membangun karakter di dalamnya agar murid dapat lebih terbiasa menerapkan dan menjaga kelestarian budaya lokal di daerah yang bernilai positif dapat bertahan dan dilestarikan.

Penerapan pembelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat murid, akan jauh lebih berpengaruh di dalam upaya menciptakan murid yang merdeka sehingga pada diri murid dapat tercipta profil pelajar Pancasila. (*)

Opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Terkait: Merdeka BelajarOpini

TerkaitBerita

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

BeritaTerkini

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Bersama Forkopimda, Wali Kota Parepare Pantau Arus Mudik di Pelabuhan

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan