• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 1 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pascasarjana IAIN Parepare Gelar Simposium Ekoteologi: Prof. Hannani Singgung Krisis Lingkungan Global

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
17 November 2025
di IAIN Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menyelenggarakan Simposium Lecturer Series I bertajuk “Hukum Islam sebagai Fondasi Ekoteologi dan Fiqih Lingkungan” secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube Live, Sabtu malam (15/11). Kegiatan yang dihadiri puluhan mahasiswa dan dosen ini menjadi ruang diskusi akademik untuk menguatkan kajian ekoteologi Islam di tengah krisis lingkungan global.

Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. Agus Mushin, M.Ag., membuka acara dengan menegaskan pentingnya forum diskusi ilmiah yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa simposium ini merupakan bagian dari rancangan seri diskusi bersama 10 profesor dan dosen, dengan target menghasilkan rekomendasi ilmiah hingga buku kompilasi. “Kegiatan ini berawal dari obrolan sederhana dengan Forum Mahasiswa Pascasarjana. Kami ingin tradisi keilmuan yang kritis tetap terjaga,” ujarnya.

Narasumber utama sekaligus Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani Labir, M.Ag., menghadirkan pemaparan mendalam selama hampir satu jam. Akademisi asal Pangkep ini dikenal sebagai sosok tegar, visioner, dan humanis dengan motto hidup “Membahagiakan orang lain adalah bagian dari kebahagiaan kita.” Jejak akademiknya tercatat kuat dengan lebih dari 520 kutipan di Google Scholar melalui berbagai publikasi internasional bereputasi.

Dalam materinya, Prof. Hannani menyoroti urgensi ekoteologi Islam dalam merespons krisis lingkungan. Ia memaparkan data global: hilangnya 517 juta hektare hutan sejak tahun 2000, kehilangan 29 juta hektare pada 2024, kenaikan suhu global 1,55°C—tahun terpanas sepanjang sejarah (WMO), hingga pencairan es Antartika yang mencapai 266 miliar ton per tahun. “Kerusakan lingkungan ini seperti lingkaran setan yang saling terkait,” katanya. Ia juga menyinggung fenomena lokal seperti hilangnya burung walet di Parepare akibat suhu ekstrem.

Dari perspektif Islam, ia menegaskan bahwa manusia adalah khalifah yang memikul amanah menjaga alam, bukan menguasainya. Ia mengulas etika ekologis Islam seperti prinsip la darara wa la dirar, sedekah jariyah melalui penanaman pohon, hingga kasih sayang terhadap hewan. Menurutnya, pelestarian lingkungan selaras dengan seluruh aspek maqasid syariah.

Berita Terkait

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan

Pemkot Parepare Mulai Susun Strategi Pembangunan 2027

Sesi diskusi interaktif semakin menguatkan substansi simposium. Peserta seperti Ibu Utari mengangkat isu pola makan alami dan peran generasi Z/Alpha dalam gerakan back to nature, sementara Pak Andi menyoroti hubungan ekologi dan hak asasi manusia. Prof. Hannani menegaskan bahwa Islam mendorong pengelolaan alam secara bertanggung jawab tanpa ekstrem, seraya mengkritik pandangan “wahabi lingkungan” yang menolak pemanfaatan sumber daya sama sekali.

Simposium yang dimoderatori Muhammad Ahsan berjalan lancar meskipun sempat terkendala jaringan. Menutup acara, Prof. Hannani memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa, sementara Dr. Agus Mushin menekankan bahwa tradisi lokal seperti akikah dengan menanam 40 tunas kelapa dapat menjadi model ekoteologi berbasis budaya.

Kegiatan ini sejalan dengan program strategis Kementerian Agama mengenai ekoteologi dan menegaskan komitmen lembaga pendidikan Islam dalam mitigasi krisis iklim. Pascasarjana IAIN Parepare menargetkan seri simposium berikutnya menghadirkan profesor lain dengan harapan melahirkan karya ilmiah yang berdampak serta mendorong gerakan seperti wakaf hijau, ekopesantren, dan kampung iklim syariah.

Terkait: IAINPareparePascasarjanasimposium

TerkaitBerita

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

Jurnal Banco IAIN Parepare Resmi Terindeks Scopus

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

...

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

Editor: Muhammad Tohir
13 Maret 2026

...

FAKSHI Gandeng KUA Ujung Gelar Bimbingan Remaja Usia Nikah

FAKSHI Gandeng KUA Ujung Gelar Bimbingan Remaja Usia Nikah

Editor: Muhammad Tohir
13 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Top! 27 Siswa SMAN 5 Parepare Lolos SNBP 2026, 9 Orang Tembus UI

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Bupati dan Wabup Dampingi Wagub Tinjau Pengolahan Pakan Ternak dari Ikan Sapu-sapu

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan