• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 15 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pendapatan Perkapita Tinggi, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan Warga

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
16 November 2017
di Ekonomi, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pendapatan perkapita yang tinggi kerap dijadikan ‘jualan’ bagi kepala daerah untuk dicap berhasil dan berprestasi meningkatkan kesejahteraan warga. Namun hal tersebut ternyata tidak bisa dijadikan tokal ukur tingkat kesejahteraan.

Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Rusmin Nuryadin, Kamis 16/11. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar itu menjelaskan, pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu daerah. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan daerah dengan jumlah penduduknya.

“Misalnya pendapatan perkapita suatu daerah Rp10 juta perbulan, maka 10 juta itu dibagi rata jumlah penduduk, itulah yang dikatakan pendapatan perkapita,” jelasnya.

“Namun kita harus tau, bahwa banyak perusahaan, seperti perhotelan yang juga menjadi penyumbang besar untuk pendapatan perkapita. Sekarang, apakah masuk akal jika pendapatan pengusaha hotel sama dengan pendapatan penjual sayur?” bebernya.

Sehingga menurutnya pendapatan perkapita, hanya cocok digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, bukan mengukur tingkat kesejahteraan.

Berita Terkait

Pimpinan UMPAR Audiensi dengan Wali Kota Parepare, Bahas Agenda Ini

Mantan Rektor UMPAR Prof. Siri Dangnga Wafat, Wali Kota Parepare Kenang Dedikasinya

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Pegiat LSM Cabe Rawit itu menyebutkan, mengukur tingkat pemerataan kesejahteraan masyarakat, yang paling sesuai digunakan adalah Gini Ratio

“Gini ratio adalah instrumen untuk mengukur rasio ketimpangan kesejahteraan masyarakat. Itu berbanding terbalik dengan teori pertumbuhan. Kalau kita mengejar pertumbuhan maka pemerataan pasti tidak didapat. Situasi ekonominya sudah begitu. Karena pertumbuhan hanya bisa diciptakan oleh usaha yang dikuasai oleh sekelompok orang,” urainya.

Sehingga, jika suatu daerah ingin diketahui tingkat kesejahteraan warganya, maka daerah itu mesti membeberkan data gini ratio-nya. Bukan pendapatan per kapitanya. (mul/ris)

Terkait: EkonomiKesejahteraan WargaPendapatanUmpar

TerkaitBerita

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Editor: Muhammad Tohir
14 Juni 2026

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan