• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Pendapatan Perkapita Tinggi, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan Warga

Editor: Alfiansyah Anwar
16 November 2017
di Ekonomi, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pendapatan perkapita yang tinggi kerap dijadikan ‘jualan’ bagi kepala daerah untuk dicap berhasil dan berprestasi meningkatkan kesejahteraan warga. Namun hal tersebut ternyata tidak bisa dijadikan tokal ukur tingkat kesejahteraan.

Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Rusmin Nuryadin, Kamis 16/11. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar itu menjelaskan, pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu daerah. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan daerah dengan jumlah penduduknya.

“Misalnya pendapatan perkapita suatu daerah Rp10 juta perbulan, maka 10 juta itu dibagi rata jumlah penduduk, itulah yang dikatakan pendapatan perkapita,” jelasnya.

“Namun kita harus tau, bahwa banyak perusahaan, seperti perhotelan yang juga menjadi penyumbang besar untuk pendapatan perkapita. Sekarang, apakah masuk akal jika pendapatan pengusaha hotel sama dengan pendapatan penjual sayur?” bebernya.

BeritaTerkait

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

19 Oktober 2026

Sehingga menurutnya pendapatan perkapita, hanya cocok digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, bukan mengukur tingkat kesejahteraan.

Pegiat LSM Cabe Rawit itu menyebutkan, mengukur tingkat pemerataan kesejahteraan masyarakat, yang paling sesuai digunakan adalah Gini Ratio

“Gini ratio adalah instrumen untuk mengukur rasio ketimpangan kesejahteraan masyarakat. Itu berbanding terbalik dengan teori pertumbuhan. Kalau kita mengejar pertumbuhan maka pemerataan pasti tidak didapat. Situasi ekonominya sudah begitu. Karena pertumbuhan hanya bisa diciptakan oleh usaha yang dikuasai oleh sekelompok orang,” urainya.

Sehingga, jika suatu daerah ingin diketahui tingkat kesejahteraan warganya, maka daerah itu mesti membeberkan data gini ratio-nya. Bukan pendapatan per kapitanya. (mul/ris)

Terkait: EkonomiKesejahteraan WargaPendapatanUmpar

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi