• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 16 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Penyaluran BST di Lumpue Tuai Polemik, Ada Warga Sudah Meninggal Tapi Masih Terdata

Mulyadi Ma'ruf Editor: Mulyadi Ma'ruf
19 Mei 2020
di Ajatappareng
Penyaluran BST di Lumpue Tuai Polemik, Ada Warga Sudah Meninggal Tapi Masih Terdata

Ilustrasi --int--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Penyaluran Batuan Sosial Tunai (BST) di Kelurahan Lumpue menuai polemik. Pasalnya, ada warga yang diketahui sudah meninggal dunia tapi masih terdata sebagai penerima manfaat.

Hal itu diungkapkan salah seorang warga khususnya di RT 001 RW 007 Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

“Dari 30 orang penerima di RW ku, ada yang sudah meninggal tapi masih terdata. Sementara kita ini yang masih berjuang untuk hidup, tapi tidak terdata,” ungkap warga ke PIJARNEWS.COM yang meminta namanya tidak disebutkan, Selasa (19/05/2020).

Ia juga mengatakan, selama pandemi Covid-19 ia sudah tidak berjualan. Pemasukan satu-satunya hanya dari gaji suaminya. Kini, gaji perbulan dari suaminya tak bisa lagi ia harapkan, sebab suaminya kini di rumahkan.

“Katanya data penerima itu, data tahun 2015. Kok tidak ada pembaharuan. Kalau sudah begini, kita berharap dapat bantuan tapi tidak ada sama sekali,” keluhnya.

Berita Terkait

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

PASTUJU, Inovasi Layanan Imigrasi Parepare

Tasming Hamid Ajak KBPP dan APINDO Sinergi Bangun Parepare

Bantu Korban Kebakaran di Lumpue, Wali Kota Tasming Hamid Pastikan Pemkot Hadir untuk Warga

Berdasarkan itu, Lurah Lumpue Siswandi yang dikonfirmasi, tidak menampik adanya kejadian itu. Bahkan, ia tidak meragukan jika data penerima BST itu diambil dari data lama.

“Data ini saya juga tidak bisa pastikan. Tapi menurut saya pribadi, ini data lama,” kata Siswandi yang dikonfirmasi via telfon.

Siswandi memaparkan, jika data tersebut bersumber dari Kementrian Sosial. Kemudian data itu diserahkan ke Dinas Sosial Kota Parepare, untuk selanjutnya disampaikan ke tiap kelurahan untuk dilakukan verifikasi.

“Saat verifikasi, kita tidak boleh mengubah data. Yang boleh hanya memberi keterangan seperti pindah domisili atau sudah meninggal. Hanya sebatas itu saja,” terangnya.

Ditanyakan soal masih adanya nama warga yang sudah meninggal tapi masih terdata, Siswandi menduga, pada saat pihahknya melakukan verifikasi warga tersebut masih hidup. Seiring berjalan waktu, penerima itu meninggal dunia, sementara datanya sudah dikirim ke pusat dan tidak bisa lagi dilakukan perubahan.

“Perlu diketahui jika dana ini tidak bisa diwakilkan. Tidak ada yang bisa terima kecuali yang terdata namanya. Jadi yang meninggal ini, tidak ada yang terima dananya. Kita kembalikan ke negara. Karena tidak bisa juga dialihkan,” urainya.

Olehnya itu, Siswandi berpesan jika ada warga di berdomisili di Kelurahan Lumpue yang merasa berhak menerima bantuan namun tidak mendapatkan, bisa langsung menyampaikannya ke Kelurahan.

Sekadar informasi, dana BST yang disalurkan ditiap kelurahan itu nominalnya sebanyak Rp.600 Ribu. Di Kelurahan Lumpue sendiri, penerima manfaat BST yang sementara berjalan sebanyak 163 KK.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Terkait: BantuanBSTLumpueParepareSosialTunai

TerkaitBerita

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Editor: Muhammad Tohir
4 Mei 2026

...

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

Editor: Muhammad Tohir
2 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan