MAKASSAR, PIJARNEWS.COM-– Program Doktor (S3) Ilmu Manajemen Program Pascasarjana Universitas Bosowa (Unibos) menyelenggarakan Ujian Kualifikasi dan Klinik Primary Research Design (PRD) pada Senin (12/10/2026) lalu yang bertempat di Aula Pascasarjana Lantai 12 Menara Bosowa, Makassar. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa doktoral untuk menguji penguasaan keilmuan sekaligus memperkuat arah dan kualitas rancangan penelitian yang akan dikembangkan.
Agenda ini diikuti oleh tujuh mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen, yakni Frederick Roring, Rusmin Nuryadin, Humaidid Muhajir, Muhammad Akbar Rachman, Nashriah Akil, Fery, dan Rahmar Patappari.
Pelaksanaan kegiatan dibuka, dipandu, dan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa, Prof. Dr. Chahyono, S.E., M.Si., bersama jajaran tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Muhlis Ruslan, S.E., M.Si., Prof. Dr. Seri Suriani, S.E., M.Si., Prof. Dr. Firman Menne, S.E., M.Si., Ak., CA., serta Dr. Ir. Lukman Setiawan, S.Si., S.Psi., S.E., M.M., IPU., ASEAN Eng.
Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dengan para akademisi dan penguji dalam forum evaluasi yang dirancang untuk menelaah kesiapan akademik, ketajaman pemikiran, serta kemampuan mahasiswa dalam membangun argumentasi ilmiah sebagai dasar pengembangan penelitian disertasi.
Dalam pelaksanaannya, Ujian Kualifikasi menjadi ruang untuk mengukur penguasaan mahasiswa terhadap konsep, teori, dan pendekatan keilmuan manajemen yang relevan dengan bidang kajian masing-masing. Tahapan ini juga menjadi kesempatan untuk menilai kemampuan berpikir kritis, ketepatan analisis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi proses penelitian pada jenjang doktoral.
Sementara itu, Klinik PRD hadir sebagai ruang pendampingan akademik yang secara khusus diarahkan pada penguatan rancangan awal penelitian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan gagasan riset, mengidentifikasi persoalan penelitian, mempertajam rumusan masalah, serta mengevaluasi kesesuaian pendekatan metodologis yang akan digunakan.
Klinik PRD juga menjadi wadah untuk menelaah keterhubungan antara latar belakang penelitian, landasan teori, tujuan penelitian, metode yang direncanakan, serta kontribusi ilmiah yang diharapkan dari kajian tersebut.
Melalui proses tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menghadirkan topik penelitian yang relevan, tetapi juga mampu membangun rancangan riset yang memiliki dasar argumentasi kuat, dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, dan berpotensi memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu manajemen.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa, Prof. Dr. Chahyono, S.E., M.Si., menekankan pentingnya kesiapan akademik dan kedalaman pemahaman mahasiswa dalam menjalani setiap tahapan pendidikan doktoral.
Menurutnya, Ujian Kualifikasi dan Klinik PRD perlu dipandang sebagai bagian dari proses pembentukan kualitas seorang peneliti, bukan semata-mata sebagai tahapan evaluasi yang harus dilalui untuk memenuhi persyaratan akademik.
Ia menilai bahwa mahasiswa doktoral dituntut memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi persoalan ilmiah secara mendalam, membangun kerangka berpikir yang sistematis, serta mengembangkan penelitian yang memiliki kebaruan dan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui Klinik PRD, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh masukan yang konstruktif dari para penguji sehingga rancangan penelitian yang dikembangkan semakin terarah, baik dari aspek substansi keilmuan maupun ketepatan metodologi.
Prof. Chahyono juga menekankan pentingnya keterbukaan mahasiswa terhadap evaluasi dan kritik akademik. Menurutnya, setiap pertanyaan, tanggapan, dan rekomendasi yang diberikan dalam forum pengujian merupakan bagian dari proses penyempurnaan kualitas penelitian.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang penilaian, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif, memperkuat argumentasi, serta membangun kesiapan dalam melanjutkan tahapan penelitian disertasi.
Salah satu karakteristik yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah keberadaan Klinik PRD sebagai program khusus yang diselenggarakan oleh Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa.
Program tersebut dirancang sebagai bentuk pendampingan akademik untuk membantu mahasiswa mematangkan rancangan penelitian sejak tahap awal. Melalui pendekatan klinik, proses pengembangan riset tidak hanya dilakukan secara individual, tetapi juga memperoleh ruang diskusi dan evaluasi bersama akademisi yang memiliki pengalaman serta kepakaran di bidangnya.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya program studi dalam memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada kualitas penelitian, ketepatan metodologi, serta pengembangan kontribusi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan dunia manajemen.
Selama proses pengujian berlangsung, para mahasiswa dihadapkan pada berbagai pertanyaan dan masukan yang menuntut kemampuan menjelaskan gagasan penelitian secara runtut, logis, dan berbasis argumentasi akademik.
Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mempertahankan pemikiran, menjelaskan dasar pemilihan topik, serta menanggapi berbagai perspektif yang disampaikan oleh tim penguji.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh konsentrasi. Di balik keseriusan para peserta dalam menyampaikan jawaban, tersimpan proses panjang yang telah mereka lalui dalam mempersiapkan pemahaman keilmuan dan rancangan penelitian masing-masing.
Bagi mahasiswa doktoral, menghadapi pertanyaan kritis dari para penguji menjadi pengalaman akademik yang menuntut kesiapan intelektual sekaligus kemampuan mengelola tekanan selama proses evaluasi.
Namun, di balik ketegangan tersebut, forum pengujian juga memberikan kesempatan untuk memperoleh pemahaman baru mengenai kekuatan dan aspek yang masih perlu disempurnakan dalam rancangan penelitian.
Dari perspektif tim penguji, proses evaluasi akademik memiliki peran penting dalam memastikan bahwa gagasan penelitian mahasiswa memiliki dasar teoretis yang jelas, pendekatan metodologis yang tepat, serta arah kontribusi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Masukan yang diberikan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas rancangan penelitian sebelum mahasiswa melanjutkan proses akademik berikutnya.
Para penguji juga menempatkan ketajaman rumusan masalah, relevansi kajian, konsistensi kerangka berpikir, dan potensi kebaruan penelitian sebagai aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan riset doktoral.
Melalui diskusi akademik yang berlangsung, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meninjau kembali berbagai keputusan penelitian yang telah dirancang sekaligus mengidentifikasi langkah penyempurnaan yang perlu dilakukan.
Salah satu peserta menggambarkan pengalaman mengikuti Ujian Kualifikasi dan Klinik PRD sebagai tahapan yang menantang, tetapi memberikan pemahaman lebih luas terhadap arah penelitian yang sedang dikembangkan.
Bagi peserta, proses tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju gelar doktor tidak hanya membutuhkan penguasaan teori, tetapi juga kesiapan untuk menerima kritik, memperbaiki pemikiran, dan terus mengembangkan kualitas penelitian.
Di tengah berbagai pertanyaan yang harus dijawab, tersimpan pula rasa lega setelah proses pengujian dapat dilalui. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademik yang mempertemukan ketegangan, pembelajaran, dan semangat untuk melangkah menuju tahapan berikutnya.
Bagi Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa, penyelenggaraan Ujian Kualifikasi dan Klinik PRD menjadi bagian dari komitmen dalam membangun lingkungan akademik yang mendukung pengembangan penelitian berkualitas.
Pada jenjang doktoral, penelitian tidak hanya diarahkan untuk menjawab persoalan praktis, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan kontribusi orisinal bagi pengembangan teori, konsep, maupun pendekatan keilmuan.
Oleh karena itu, penguatan rancangan penelitian sejak tahap awal menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan bahwa proses penyusunan disertasi memiliki arah yang jelas dan landasan akademik yang memadai.
Kehadiran tim penguji dengan beragam pengalaman dan perspektif keilmuan juga menjadi bagian dari upaya memperkaya proses evaluasi. Melalui diskusi yang terbuka dan konstruktif, mahasiswa dapat memperoleh sudut pandang yang lebih luas dalam menelaah persoalan penelitian yang dikembangkan.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya pendampingan akademik yang berkelanjutan dalam pendidikan doktoral. Proses pembentukan seorang doktor tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan, tetapi juga melalui forum ilmiah yang menuntut kemampuan berpikir kritis, ketelitian metodologis, serta keteguhan dalam mempertanggungjawabkan gagasan.
Melalui Ujian Kualifikasi dan Klinik PRD, Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan penelitian yang memiliki kedalaman analisis, relevansi keilmuan, serta potensi kontribusi bagi perkembangan ilmu manajemen dan kebutuhan masyarakat.
Lebih dari sekadar tahapan akademik, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang memperlihatkan bahwa setiap gagasan ilmiah membutuhkan proses pengujian, dialog, dan penyempurnaan sebelum dapat berkembang menjadi penelitian yang matang.
Bagi tujuh mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, pengalaman ini menjadi bagian penting dari perjalanan panjang menuju pencapaian akademik pada jenjang tertinggi pendidikan formal.
Ada pertanyaan yang menuntut pemikiran mendalam, ada masukan yang membuka perspektif baru, dan ada rasa lega setelah seluruh proses berhasil dilalui.
Namun, di balik setiap tahapan yang telah diselesaikan, perjalanan akademik tetap berlanjut dengan tanggung jawab yang semakin besar untuk mengembangkan penelitian yang bermakna.
Sebab perjalanan menuju gelar doktor bukan hanya tentang menyelesaikan serangkaian tahapan akademik, tetapi juga tentang membangun ketekunan, kedalaman berpikir, serta kemampuan menghadirkan pengetahuan baru yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Melalui penyelenggaraan Ujian Kualifikasi dan Klinik Primary Research Design, Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan akademisi dan peneliti yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, serta kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan. (adv)












