• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 31 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pesawat Ultralight Milik Haerul Habiskan Dana Sebanyak Ini, Uji Coba Direncanakan Mei

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
28 Desember 2020
di Ajatappareng, Otomotif
pesawat

Proses Pembuatan Pesawat Milik Haerul

PINRANG, PIJARNEWS,COM—Proses pembuatan pesawat ultralight model sport milik Haerul warga Kabupaten Pinrang kini sudah hampir mencapai 70 persen. Pengerjaan komponen besar pesawat dilakukan di Makassar, dan kompomen tambahan dikerjakan di Pinrang. Melihat dari progresnya, diperkirakan proses pembuatan Pesawat tersebut rampung Mei 2021 mendatang, sekaligus akan dilakukan uji coba terbang.

Pembuatan pesawat ultralight itu diputuskan dikerjakan pada Agustus lalu, dan dilakukan pengkajian desain. Selanjutnya pada September dimulailah pengerjaan fisik hingga Desember tahap pertama sudah diserahkan dan progres pembuatannya mencapai 70 persen, saat ini yang belum selesai dikerjakan adalah dinding pesawat atau avionik.

Pesawat ultralight model sport ini dirancang Prof  Dr Ir H Nasaruddin Salam, MT,. pendamping dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Ia merancang bagian daya yang dibutuhkan serta ukuran badan pesawat. Sementara desain dari sisi material dan konstruksi dikerjakan oleh tim yang lain. Pengerjaan pesawat ini merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu. Namun, desain awalnya harus dari sisi aerodinamika.

Prof Dr Ir H Nasaruddin Salam, MT

Nasaruddin Salam menyebut jika proyek pengerjaan pesawat ultralight ini merupakan proyek pertama kali bagi Universitas Hasanuddin dalam pembuatan pesawat langsung. Namun, secara teori sudah lama diajarkan, serta uji model sering kali dilakukan di laboratorium, yakni uji daya angkat dan daya hambat pada pesawat.

Berita Terkait

PPK Ormawa Internal HMIKP FIKP Unhas Luncurkan Program SALT di Bulu Cindea

Pemkot dan Unhas Bahas Rencana Pembangunan Pusat Perbenihan Jagung di Parepare di Lokasi Ini

UNHAS dan UMPAR Kembangkan Sistem Pemantauan Perairan Berbasis IoT di Pinrang

Wali Kota Parepare Panen Jagung Hasil Kolaborasi Pemkot dan Unhas

Pesawat ultralight milik haerul ini lanjutnye, merupakan tipe sport dan sudah ada beberapa yang memproduksi. Namun, ia mengatakan bahwa setiap pembuatan pesawat memiliki karasteristik yang berbeda sehingga pesawat haerul itu akan dibuat berbeda dengan tipe sport yang sudah pernah dibuat. Khususnya pada bagian sayap.

“Iya kan beberapa yang memproduksi pesawat untuk pesawat yang tipe sport. Ini kan ultralight tipe sport. Sebelumnya sudah pernah ada yang membuat, tapi setiap orang membuat itu punya karasteristik yang berbeda-beda, sehingga buatan kami ini, kami juga akan membuat hak kekayaan intelektual, akinya, dan patennya. Khususnya pada sayapnya itu,” ujarnya, Minggu (27/12/2020).

Biaya pembuatan pesawat ultralight tersebut menghabiskan Rp 200 juta, dan itu merupakan sumbangsih dari Unhas. Biaya cukup besar adalah pada bagian komponen. Mulai dari materialnya atau bahannya yaitu fiber carbon, pipa, rangka, landing gear, ban, probol, aki, serta system control.

Selama pengerjaan pesawat, Prof Nasaruddin mengatakan, ia bersama tim monitoring selalu diawasi oleh Federasi Airo sport Indonesia (FASI) yang merupakan sebuah organisasi olahraga dirgantara di Indonesia.” Jadi setiap saat dilakukan konsultasi dengan FASI, karena izin uji coba terbang ada di tangan Tim PASI,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Prof Nasaruddin intens melakukan konsultasi demi kelayakan terbang dan keamanan saat beroperasi agar tidak mencelakai orang lain dan diri sendiri, dan diperkirakan uji coba terbang akan dilakukan mei 2021 mendatang.

“Jadi, selama ini dibuat kita bersama tim monitoring, diawasi oleh namanya FASI (Federasi Airo sport Indonesia) jadi kita konsultasi terus. Ya kalau semua berjalan baik, banyak pihak yang bisa membantu, itu sekitar bulan Mei, dan juga sudah bisa dilakukan uji coba terbang bulan lima insyaallah,”pungkasnya.

Reporter: Sunarti Mansyur

Terkait: Haerul Perakit PesawatPasiPesawat UltralightProf NasaruddinUnhas

TerkaitBerita

Mobil Bantuan Pusat Dipakai Sekda Sidrap, Bupati Sidrap Sebut Demi Efisiensi Anggaran Daerah

Mobil Bantuan Pusat Dipakai Sekda Sidrap, Bupati Sidrap Sebut Demi Efisiensi Anggaran Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

...

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

...

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

...

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Pemkot Parepare Mulai Susun Strategi Pembangunan 2027

Editor: Muhammad Tohir
30 Maret 2026

Penurunan Kemiskinan dan Raihan Sertifikat Menuju Kota Bersih Pemkot Parepare Diapresiasi Pemprov

Editor: Muhammad Tohir
30 Maret 2026

Mobil Bantuan Pusat Dipakai Sekda Sidrap, Bupati Sidrap Sebut Demi Efisiensi Anggaran Daerah

Mobil Bantuan Pusat Dipakai Sekda Sidrap, Bupati Sidrap Sebut Demi Efisiensi Anggaran Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan