• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Puluhan Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Benarkah Kakek Ini Tak Dapat Bantuan Pemerintah?

Editor: Alfiansyah Anwar
2 Februari 2019
di Sulselbar
Kakek Hakim sedang berada di Gubuk Reyotnya.

Kakek Hakim sedang berada di Gubuk Reyotnya. --foto amiruddin/pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Malang nian nasib Hakim (72), warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Meski sudah puluhan tahun tinggal di gubuk reyot di Kota Parepare, namun hingga kini ia mengaku tak pernah tersentuh bantuan pemerintah. Benarkah?

Hakim yang telah berusia senja tinggal di sebuah gubuk reyot berukuran 2×3 meter. Itu pun hanya menumpang di atas lahan milik warga. Rumah Kakek Hakim ini beralaskan papan seadanya serta dinding gamacca –anyaman bambu– bekas pembuangan bongkaran rumah.

Kakek Hakim yang akrab disapa Haking ini tinggal digubuk seorang diri. Ia tidak memilki pekerjaan tetap. Terlebih lagi usianya sudah usur, sehingga tak mampu lagi bekerja. Selama ini, ia hanya bisa berharap bantuan dermawan untuk bisa menyambung hidup.

Haking yang ditemui PIJARNEWS mengungkapkan, sudah 30 tahun tinggal sendiri di gubuk, tanpa kasur, dan tanpa lampu. “Ya disyukuir saja apa yang ada, meskipun saya menumpang di sini,” kata Haking saat ditemui PIJARNEWS, Sabtu (2/2/2019).

BeritaTerkait

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026

Haking berkisah, dulu ia merantau ke Kalimantan dan bekerja di sebuah perusahaan. Namun setelah diputus kontrak, Haking menjadi pengangguran hingga saat ini.

Menurut pengakuannya, Haking memiliki keluarga di Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah. Ia mengaku ingin sekali kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan kerabat di sana.

“Tapi tidak tahu, mau dapat uang dari mana untuk pulang ke sana. Saya juga sudah tidak tahu apakah mereka masih ada atau telah meninggal dunia,” ujar Haking.

Ironisnya, sejak tinggal dan menjadi warga Kota Parepare, Haking mengaku belum pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Jangankan seliter, sebiji beras pun tidak pernah dapat dari pemerintah. Begitu pula bantuan lain. Saya juga tidak pernah terima,” katanya sambil memperlihatkan KTP berdomisili Parepare.

Kini untuk makan sehari-hari, Haking mengaku hanya berharap belas kasih warga di sekitar tempat tinggalnya. Karena dia sudah tak kuat lagi bekerja.
“Tadi juga ada pelajar yang membawakan saya nasi bungkus dan air botol,” terang Haking sambil berharap pemerintah dan para dermawan bisa memberikan bantuan untuk kebutuhan sehari-harinya.

Hingga berita ini diterbitkan, PIJARNEWS berupaya mengkonfirmasi pemerintah setempat mengenai apakah benar Kakek Haking tak pernah diberi bantuan. Padahal, kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan. (*)

Reporter : Amiruddin
Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Gubuk ReyotKakek Hakim

Berita Terkait

Kakek Hakim

Usai Ramai Diberitakan, Kakek Hakim yang Tinggal di Gubuk Reyot Dapat Bantuan

Editor: Alfiansyah Anwar
4 Februari 2019

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi