• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Sambut Hari Guru Nasional, Unibos Gelar Seminar Pendidikan Bahas Peran Guru di Era Kecerdasan Artifisial

Editor: Tim Redaksi
6 November 2026
di Advertorial, Universitas Bosowa
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa (Unibos) menyelenggarakan Seminar Bulan Guru bertajuk “Teaching in the Age of AI: Menyiapkan Guru Adaptif, Reflektif, dan Humanis di Era Digital” yang berlangsung di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Makassar pada Rabu (4/11/2026)

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa (Unibos) menyelenggarakan Seminar Bulan Guru bertajuk “Teaching in the Age of AI: Menyiapkan Guru Adaptif, Reflektif, dan Humanis di Era Digital” yang berlangsung di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Makassar pada Rabu (4/11/2026)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa (Unibos) menyelenggarakan Seminar Bulan Guru bertajuk “Teaching in the Age of AI: Menyiapkan Guru Adaptif, Reflektif, dan Humanis di Era Digital” yang berlangsung di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Makassar pada Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, sekaligus menjadi ruang diskusi akademik bagi mahasiswa PPG calon guru dalam memahami perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dan pengaruhnya terhadap dunia pendidikan.

Seminar tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dewan profesor, dosen, guru pamong, praktisi pendidikan, serta mahasiswa PPG Unibos. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak tanpa mengesampingkan peran guru dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, dan mendampingi proses pembelajaran peserta didik.

Koordinator PPG Unibos, Ulfah Syam, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Guru yang diarahkan untuk memperkuat kesiapan calon pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

BeritaTerkait

Unibos Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Melalui Pengembangan dan Hilirisasi Teknologi Retinoscan Produk Telkom University Bersama Undipa, Unismuh dan Unhi

Unibos Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Melalui Pengembangan dan Hilirisasi Teknologi Retinoscan Produk Telkom University Bersama Undipa, Unismuh dan Unhi

8 November 2026
Imigrasi dan Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Bisa Terdeteksi di Perbatasan

Imigrasi dan Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Bisa Terdeteksi di Perbatasan

7 November 2026
Tingkatkan Perlindungan Karya Akademik dan Inovasi, Unibos Gelar Sosialisasi Hak Cipta dan Desain Industri Bersama DJKI

Tingkatkan Perlindungan Karya Akademik dan Inovasi, Unibos Gelar Sosialisasi Hak Cipta dan Desain Industri Bersama DJKI

6 November 2026
Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rakor Timpora 2026

Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rakor Timpora 2026

6 November 2026

Menurutnya, penggunaan AI saat ini telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas pendidikan, termasuk dalam penyusunan materi pembelajaran, pengembangan presentasi, hingga penulisan karya akademik. Namun, ia mengingatkan bahwa kemudahan yang ditawarkan teknologi tetap harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab dalam mengolah informasi.

Ulfah menekankan bahwa AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang mendukung pekerjaan pendidik, bukan sebagai pengganti proses berpikir dan kreativitas manusia. Oleh karena itu, mahasiswa PPG diharapkan mampu mengevaluasi, menyaring, dan mengembangkan kembali informasi yang diperoleh melalui teknologi agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran serta tetap mencerminkan kemampuan profesional seorang guru.

Sementara itu, Dekan FIPS Unibos, Dr. Hj. Andi Hamsiah, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa PPG yang telah memasuki tahap akhir rangkaian kegiatan pendidikan profesi mereka.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan artifisial merupakan kenyataan yang perlu direspons secara terbuka oleh dunia pendidikan, tetapi penggunaannya harus tetap berada dalam kendali manusia.

Menurutnya, teknologi dapat membantu guru dalam menjalankan berbagai tugas profesional, namun tidak dapat menggantikan peran pendidik dalam menanamkan nilai, membangun hubungan emosional, dan membentuk karakter peserta didik. Ia juga mengingatkan bahwa calon guru perlu memiliki keseimbangan antara kecerdasan digital, kompetensi profesional, kemampuan sosial, dan kecerdasan spiritual. Penguasaan teknologi tanpa disertai karakter dan tanggung jawab dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan pendidikan. Karena itu, mahasiswa PPG diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran sekaligus mempertahankan pendekatan pendidikan yang humanis dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.

Direktur Akademik dan Sistem Informasi Unibos, Dr. Burhan, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor Universitas Bosowa sekaligus membuka kegiatan, turut menekankan pentingnya memaknai profesi guru sebagai bentuk pengabdian yang membutuhkan komitmen dan tanggung jawab berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa penyelesaian pendidikan profesi bukan merupakan akhir dari proses pembelajaran seorang calon guru, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar ketika terjun langsung ke lingkungan pendidikan.

Dalam menghadapi era AI, menurutnya, guru dituntut tidak hanya mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk terus merefleksikan kelebihan dan kekurangan dalam praktik mengajar. Ia juga mengaitkan pentingnya pendidikan humanis dengan kepedulian terhadap kebutuhan dan kondisi peserta didik. Melalui pendekatan tersebut, calon guru diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan profesi dalam situasi pembelajaran yang nyata, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai EWAKO Universitas Bosowa sebagai bagian dari pembentukan karakter dan profesionalisme pendidik.

Rangkaian Seminar Bulan Guru ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Rawiah, M.Pd., dan Dr. Arman Agung, M.Pd., yang memberikan penguatan wawasan kepada peserta mengenai tantangan dan peluang pendidikan di tengah perkembangan teknologi digital. Sesi pertama bersama Dr. Rawiah, M.Pd., dipandu oleh Dr. Muliati, M.Ed., sedangkan sesi kedua bersama Dr. Arman Agung, M.Pd., dipandu oleh Nurfajriani S., S.Pd., M.Pd. Kehadiran para narasumber menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif mahasiswa PPG mengenai pentingnya pengembangan kompetensi guru yang adaptif terhadap perubahan, reflektif dalam mengevaluasi praktik pembelajaran, serta humanis dalam membangun hubungan dengan peserta didik.

Selain sesi seminar, kegiatan juga dirangkaikan dengan gelar karya mahasiswa yang menampilkan berbagai produk pembelajaran, seperti poster, media pembelajaran, dan X-banner. Agenda tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa PPG untuk memperlihatkan hasil kreativitas dan pengembangan perangkat pembelajaran yang telah mereka susun selama mengikuti program pendidikan profesi.

Melalui penyelenggaraan Seminar Bulan Guru, FIPS Unibos menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas calon pendidik yang mampu menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa profesionalisme guru dibangun melalui perpaduan kompetensi pedagogik, kemampuan beradaptasi, refleksi berkelanjutan, serta kepedulian terhadap perkembangan karakter peserta didik.

Kehadiran unsur akademisi, praktisi pendidikan, guru pamong, dan mahasiswa PPG turut memperkuat ruang kolaborasi dalam membahas kebutuhan pendidikan masa depan. Melalui kegiatan tersebut, Universitas Bosowa berharap mahasiswa PPG dapat membawa nilai-nilai pembelajaran yang diperoleh ke dalam praktik mengajar, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi pendidik yang kompeten, berintegritas, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesinya. (adv)

Terkait: UNIBOSUniversitas Bosowa

Berita Terkait

Unibos Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Melalui Pengembangan dan Hilirisasi Teknologi Retinoscan Produk Telkom University Bersama Undipa, Unismuh dan Unhi

Unibos Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Melalui Pengembangan dan Hilirisasi Teknologi Retinoscan Produk Telkom University Bersama Undipa, Unismuh dan Unhi

Editor: Tim Redaksi
8 November 2026

...

Tingkatkan Perlindungan Karya Akademik dan Inovasi, Unibos Gelar Sosialisasi Hak Cipta dan Desain Industri Bersama DJKI

Tingkatkan Perlindungan Karya Akademik dan Inovasi, Unibos Gelar Sosialisasi Hak Cipta dan Desain Industri Bersama DJKI

Editor: Tim Redaksi
6 November 2026

...

Alumni PGSD Unibos Jadi Ketua RT di Usia Muda,  Turut Dukung Program Pendidikan Prasekolah Bersama Bunda PAUD Maros

Alumni PGSD Unibos Jadi Ketua RT di Usia Muda, Turut Dukung Program Pendidikan Prasekolah Bersama Bunda PAUD Maros

Editor: Tim Redaksi
5 November 2026

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Diana di Parepare, Keliling Bersama Cucu Kumpulkan Barang Bekas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keberpihakan Negara Diuji dalam Sengketa Warga VS Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi