• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Khazanah

Serukan Dakwah Memakmurkan Mesjid, Ulama Ini Justru Diperlakukan Begini….

Editor: Alfiansyah Anwar
17 Juni 2017
di Khazanah, Sulselbar

(ilsutrasi ceramah. foto: republika)

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Seruan ustad H Ahmad Fuad Lc yang meminta jamaah memakmurkan mesjid, diduga ditanggapi berbeda oleh otoritas terkait. Dalam setiap ceramahnya selama ini, ustad Fuad menegaskan pentingnya memakmurkan mesjid dan menjelaskan bahwa salat isya-tarwih di lapangan tidak pernah dicontohkan.

Akibat ketegasannya itu, jadwal ceramah ustad Fuad selama sisa ramadan dibatalkan. Bahkan termasuk jadwal khutbah Jumatnya. Informasi terakhir yang dihimpun PIJAR, pengajian kitab kuning yang dia asuh juga terancam terhenti.

“Sebelumnya saya ditelepon. Isinya kurang lebih meminta agar isi ceramah saya lebih lunak. Tidak mengkritik kebijakan pihak tertentu. Bahkan ada yang menelpon sampai ke pesantren saya di Assaddiyah Sengkang. Padahal yang kita dakwahkan ini kebenaran. Harus disampaikan,” kata Fuad saat ditemui PIJAR, Sabtu 17/6.

BeritaTerkait

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

23 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026

Akhirnya, 10 hari terakhir Ramadan ini dia tidak punya agenda ceramah dan khutbah. Untungnya, jemaah meminta agar di pengajian kitab kuning, masing-masing di Masjid Nurul Huda Labukkang dan Mesjid Al Abrar di Lapadde, tetap dilanjutkan.

“Saya tidak takut, bahkan diceramah terakhir saya sampaikan saya siap ditembak soal ini. Inilah dakwah, resiko menyampaikan kebenaran. Meskipun seluruh jadwal ceramah saya dibatalkan, saya yakin bumi Allah ini luas dan rezeki selalu ada. Bukankah kita sudah dijanjikan, yang berjuang dijalan Allah tidak mungkin Allah membiarkannya mati kelaparan,” tandasnya.

Apakah keputusan tersebut karena ustad Ahmad Fuad melenceng dari aqidah Islam, atau karena mendapat intervensi dari pihak tertentu? PIJAR sementara mengupayakan konfirmasi dari Kementerian Agama Parepare dan MUI Kota Parepare atas permasalahan tersebut.

Ustad Ahmad Fuad Lc

* Salat Isya-Tarwih di Lapangan

Fuad menjelaskan, salat isya dan tarwih di lapangan bukan merupakan persoalan khilafiyah. Namun hasil ijma ulama yang sepakat tidak membolehkan.

“Dalam Alquran dan hadis yang menjelaskan soal salat, tidak ditemukan kata Mal’ab yang artinya lapangan. Yang ada adalah memakmurkan mesjid. Juga tidak menggunakan kata ‘ma’bad’ yang artinya tempat ibadah. Kata ‘mesjid’ disebut secara khusus. Ini berarti, mesjid tidak punya penafsiran lain selain mesjid yang selama ini kita pahami. Karena itu kata memakmurkan mesjid, adalah perintah untuk salat dimesjid, bukan ditempat lain,” urai Fuad.

Dia mencontohkan, peristiwa di Turki dimana jamaah salat dijalanan itu karena mesjid penuh, hingga jemaah meluber ke jalanan. Selain itu dia juga memberi contoh bagaimana daerah lain menegakkan syiar Islam tanpa perlu meninggalkan mesjid. Misalnya gerakan salat subuh berjamaah di Mesjid di Bandung yang digagas Walikota Ridwan Kamil.

“Itu baru contoh yang tepat syiar Islam dan memakmurkan mesjid. Saya delapan tahun tinggal di Mesir, tidak pernah ada salat Isya dan Tarwih di lapangan,” kata cicit Gurutta KH As’ad, pendiri pesantren Assadiyah Sengkang itu.

Lebih dari itu, lanjut Fuad, selain dasar agama tadi, dasar hati nurani dia sebut sudah cukup untuk melihat jernih persoalan ini. Fuad juga meminta warga bertanya pada hati nurani masing-masing. Apakah sudah tepat niatnya ikut salat dilapangan. “Atau ada niat lain selain karena perintah Allah, atau ketakutan lain selain takut kepada Allah?” tutupnya. (mul/ris)

Berita Terkait

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Editor: Tim Redaksi
25 Oktober 2026

...

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

Editor: Alfiansyah Anwar
24 Oktober 2026

...

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Editor: Tohir Muhammad
23 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi