• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kesehatan

Sinar Matahari Melimpah, Hampir 19 Persen Anak Indonesia Kekurangan Vitamin D

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 November 2024
di Kesehatan, Penelitian
Sinar Matahari Melimpah,  Hampir 19 Persen Anak Indonesia Kekurangan Vitamin D

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K) menunjukkan bahwa sekitar 18,6 persen anak Indonesia mengalami kekurangan vitamin D

JAKARTA, PIJARNEWS.COM—Meski kaya sinar matahari, banyak anak Indonesia mengalami kekurangan vitamin D. Kurangnya aktivitas luar ruang dan kebiasaan berpakaian tertutup jadi faktor yang berkontribusi pada defisiensi ini.

Hasil penelitian terbaru dari Southeast Asian Nutrition Surveys (SEANUTS)  Indonesia 2022, yang dipimpin oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K) menunjukkan bahwa sekitar 18,6 persen anak Indonesia mengalami kekurangan vitamin D.

Kekurangan Vitamin D Menyebabkan Apa?

Sebagai negara tropis dengan sinar matahari melimpah sepanjang tahun, fakta ini menjadi ironi yang mengejutkan. Kekurangan vitamin D pada anak-anak berdampak serius pada pertumbuhan tulang, daya tahan tubuh, serta perkembangan fisik dan mental mereka.

Berita Terkait

Kepala SMPN 9 Parepare Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman bagi Anak

Pimpinan Daerah Aisyiyah Sidrap Semarakkan HAN dengan Ragam Kegiatan

Bantu Atasi Masalah Perempuan dan Anak, Pemkot Parepare Luncurkan Tiga Program PUSPA

Marak Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak di Parepare, Pemerhati Perempuan : Perlu Pahami Hal Ini

Di sisi lain, angka stunting atau anak bertubuh pendek memang menurun, dari 28,4 persen menjadi 28 persen. Namun, kasus obesitas justru mengalami peningkatan, mencapai 3,8 persen. Fenomena ini menunjukkan ketidakseimbangan dalam pemenuhan gizi dan nutrisi anak-anak di Indonesia.

Kenapa Anak Indonesia Defisiensi Vitamin D?

Prof. Rini menjelaskan bahwa kekurangan vitamin D yang tinggi di Indonesia sebenarnya disebabkan oleh beberapa kebiasaan dan faktor lingkungan. “Paparan sinar matahari yang ideal untuk sintesis vitamin D terjadi sekitar pukul 9 hingga 10 pagi,” katanya di Jakarta belum lama ini.

Namun, pada jam-jam tersebut, anak-anak Indonesia sering kali sudah berada di dalam ruangan, terutama anak-anak di perkotaan yang sibuk dengan aktivitas sekolah.

Walhasil, mereka tidak mendapatkan cukup paparan sinar matahari langsung yang diperlukan tubuh untuk memproduksi vitamin D secara alami.

Selain itu, kebiasaan berpakaian masyarakat iIndonesia  turut mempengaruhi rendahnya paparan sinar matahari pada kulit anak-anak.

Prof. Rini, mengatakan,”Banyak orang tua yang membalut anak-anak mereka dengan pakaian tertutup saat keluar rumah, padahal paparan sinar matahari langsung pada kulit sangat penting untuk produksi vitamin D.”

Bahkan di perkotaan, ketika aktivitas luar ruangan terbatas, anak-anak jarang mendapatkan kesempatan untuk terpapar sinar matahari.

Bagaimana Cara Menambah Vitamin D Dalam Tubuh?

Penelitian SEANUTS II juga mengungkapkan bahwa asupan gizi pada anak-anak Indonesia masih jauh dari standar yang direkomendasikan.

Prof. Rini, mengatakan, sebanyak 70 persen anak kekurangan energi, 80 persen kekurangan protein, dan 77 persen kurang mikronutrien penting seperti kalsium dan vitamin D. Kekurangan ini bisa diatasi dengan menambahkan asupan susu pada saat sarapan.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa seorang anak yang minum susu saat sarapan mendapatkan asupan kalsium 2,6 kali lebih tinggi dan vitamin D 4,4 kali lebih tinggi daripada yang tidak mengonsumsi susu.

Meski begitu, data menunjukkan bahwa hanya sekitar 16 persen anak Indonesia yang memasukkan produk susu dalam menu sarapan mereka.

“Angka ini menjadi bukti pentingnya edukasi mengenai manfaat susu untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dan kalsium pada anak-anak,” tambahnya dikutip dari Liputan6.com.

Bagaimana Cara Mengatasi Dampak Kekurangan Vitamin D?

Sebagai solusi, Prof. Rini menganjurkan orang tua untuk lebih memperhatikan kebutuhan vitamin D anak dengan cara sederhana.

Selain meningkatkan konsumsi susu, orang tua juga dapat mengajak anak-anak beraktivitas di luar ruangan pada waktu pagi untuk mendapatkan paparan sinar matahari.

“Cukup berjemur di pagi hari atau bermain di luar dengan mengenakan pakaian yang tidak terlalu menutup seluruh tubuh sudah sangat membantu,” ujarnya.

Mengapa Sarapan Penting untuk Anak?

Penelitian SEANUTS juga menyoroti kebiasaan sarapan anak-anak Indonesia yang dinilai masih belum optimal. Hanya 32 persen anak usia 2–12 tahun yang secara konsisten sarapan.

Padahal, kata Prof. Rini, sarapan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan konsentrasi belajar mereka sepanjang hari,”Sarapan berperan sebagai sumber energi utama anak untuk beraktivitas dan belajar. Namun, rendahnya konsumsi sarapan pada anak-anak berpotensi memperburuk risiko defisiensi gizi.”

Data juga menunjukkan bahwa hanya 16 persen anak yang memasukkan susu atau produk olahan susu dalam menu sarapan mereka. Padahal, susu adalah sumber kalsium dan vitamin D yang mudah didapatkan dan disarankan sebagai bagian dari sarapan sehat. (*)

Sumber: Liputan6.com

 

 

Terkait: AnakUniversitas Indonesia

TerkaitBerita

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Editor: Muhammad Tohir
18 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Kopertais VIII Gandeng RJ UIN Alauddin Lakukan Pendampingan Jurnal PTKIS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Oktober 2025

...

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Editor: Muhammad Tohir
12 Oktober 2025

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan