• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Sungai Pekkabata-Lampa Penuh Sampah, Ini yang Perlu Dilakukan

Editor: Alfiansyah Anwar
17 November 2019
di Sulselbar

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Sungai yang melintas di dua kelurahan yakni Pekkabata dan Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, kini penuh dengan sampah. Ini terpantau PIJARNEWS pada Ahad (17/11/2019) sekira pukul 10.40 wita.

Beragam jenis sampah terlihat di sungai tersebut seperti sampah plastik dan sampah daun. Bukan hanya itu, sungai ini juga sudah mulai ditumbuhi rumput.

Jika musim hujan tiba, diprediksi sungai ini akan tersumbat sehingga air sulit mengalir ke laut. Karena itu, pemerintah kecamatan dan kelurahan bersama warga diharap bisa bersatu membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai tersebut.

Sampah menumpuk di Sungai Pekkabata dan Lampa.

Pembersihan secara gotong royong dan melibatkan petugas kebersihan idealnya dilakukan sebelum musim hujan tiba. Agar dua kelurahan tersebut bisa terhindar dari musibah banjir. Sampah tersebut bukan pula didorong hingga ke laut bila sudah ada air sungai. Sebab di laut, beragam biota laut yang terganggu jika banyak sampah. Utamanya sampah plastik.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026

Karena itu, warga harus sadar untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Hasil pantauan PIJARNEWS, di bekas terminal Lampa, sudah ada tempat pengolahan sampah yang dibuat pemerintah kerjasama dengan masyarakat. Namanya, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS-3R) Duampanua.

Informasi yang diperoleh, harga retribusi pemungutan sampah rumah tangga yakni Rp10 ribu per bulan.

Pengangkatan sampah yang dijemput di depan rumah warga berlangsung setiap hari Rabu dan Ahad. Artinya, dalam sebulan delapan kali pengangkutan. Karena itu, warga diharap tidak lagi membuang sampah demi asrinya lingkungan.

Penulis pernah berkunjung ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Di sebagian lokasi Balikpapan, pemerintah bersama warganya peduli terhadap kebersihan. Informasi yang diperoleh, setiap warga diminta membuang sampah di tempat pembuangan sampah sebelum jam 7 pagi. Sebab jika lewat dari jam tersebut, akan dikenakan denda Rp50 ribu dan dibayar di pengadilan.

“Dengan adanya sistem tersebut, akhirnya sebagian warga Balikpapan sadar dan sudah terbiasa membuang sampah rumah tangga sejak malam hari hingga subuh hari,” ujar Sulaeman Baba (47), warga asal Parepare yang sudah puluhan tahun tinggal di Balikpapan.

Berbagai kalimat motivasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sudah lama kita ketahui. Namun masih sebagian kecil warga yang menerapkannya. Seperti kebersihan itu sebagian dari pada iman. Atau, jika tak mampu membersihkan, maka janganlah mengotori. Karena itu, yuk kita jaga bersama agar lingkungan kita bisa bersih. Yang paling mendesak yakni bergotong royong membersihkan sungai Pekkabata-Lampa dari ‘kepungan’ sampah. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: DuampanuaPemkab PinrangSungai Penuh Sampah

Berita Terkait

23 Pejabat Struktural Pemkab Pinrang Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Kinerja

23 Pejabat Struktural Pemkab Pinrang Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Kinerja

Editor: Tohir Muhammad
10 September 2026

...

Pemkab Pinrang Gelar Salat Istisqa, Bupati Irwan Ajak Warga Perbanyak Doa Hadapi Kemarau

Pemkab Pinrang Gelar Salat Istisqa, Bupati Irwan Ajak Warga Perbanyak Doa Hadapi Kemarau

Editor: Tohir Muhammad
27 Juli 2026

...

176 Pejabat Pemkab Pinrang Dilantik, Perkuat Pelayanan Publik

176 Pejabat Pemkab Pinrang Dilantik, Perkuat Pelayanan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Juli 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi