PINRANG, PIJARNEWS.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan mobil boks ekspedisi J&T dan sebuah mobil Honda BR-V terjadi di jalan poros Pinrang-Polman, tepatnya di Kampung Karajo, Desa Sabbang Paru, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Peristiwa yang terjadi pada Ahad dini hari, 29 Maret 2026, sekitar pukul 03.00 WITA tersebut mengakibatkan seorang penumpang meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Pinrang, Iptu Andi Sriulva Baso, bilang berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat mobil Honda BR-V dengan nomor polisi DC 1417 CK bergerak dari arah selatan (Pinrang) menuju utara (Polman).
Saat melintasi jalanan menikung, mobil yang dikemudikan oleh seorang pelajar tersebut diduga mengambil jalur terlalu ke kanan.
“Saat berada di tikungan, pengemudi Honda BR-V mengambil jalur kanan sehingga bertabrakan dengan mobil Isuzu boks J&T bernomor polisi DD 8372 SC yang dikendarai oleh Riswan yang datang dari arah berlawanan,” ujar Iptu Andi Sriulva Baso kepada PijarNews.com.
Akibat benturan keras tersebut, bagian depan kedua kendaraan hancur total. Penumpang mobil Honda BR-V bernama Nurliah R. ST, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia 45 tahun asal Polewali Mandar, dilaporkan meninggal dunia di RS Maddising Kabupaten Pinrang.
Korban mengalami luka terbuka pada bagian dahi, hidung, dan bibir, serta mengalami patah tulang pada kaki kiri dan kanan.
Sementara itu, pengemudi mobil boks J&T, Riswan, 31 tahun, warga Ujung Lero, mengalami luka berupa gigi terlepas serta nyeri pada bagian dada dan saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Tuppu.
Adapun pengemudi Honda BR-V yang masih berusia 16 tahun, Fausi, dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada tangan dan wajah sehingga diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Sriulva menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, hingga berkoordinasi dengan instansi terkait. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp10.000.000.
“Saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut,” tuturnya.
Reporter: Faizal Lupphy












