• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 7 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Tambang Ilegal di Solok Longsor, 15 Meninggal Dunia

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
27 September 2024
di Peristiwa

Ist.

SOLOK, PIJARNEWS.COM– Tanah longsor melanda kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat, pada Kamis (26/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 15 penambang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Insiden ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, struktur tanah yang labil berkontribusi terhadap peristiwa tersebut. Lokasi terdampak berada di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti.

Dari total 15 korban, 4 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, sementara 7 lainnya masih dalam proses pencarian. Selain itu, 3 orang mengalami luka berat.

BPBD bersama unsur terkait terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Personel gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas, didukung warga setempat, terlibat dalam operasi darurat ini.

Berita Terkait

PNBP Imigrasi Parepare 2025 Tembus Rp 20 M, Naik 300 Persen

Pemkab Sidrap Terima Rp. 539 Juta dari BNPB untuk Penanganan Darurat Bencana

Ratusan Rumah Rusak hingga Puluhan Warga Terluka Diterjang Banjir Bandang

BNPB Imbau Pemda Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Basah

Hingga saat ini, upaya pencarian dan evakuasi terkendala oleh kondisi medan yang sulit dijangkau serta kemungkinan longsor susulan. BNPB mengimbau agar semua personel dan warga berhati-hati selama melakukan operasi, mengingat wilayah Kecamatan Hiliran Gumanti masih dilanda hujan petir, dan diperkirakan akan kembali hujan pada Sabtu (28/9).

Terkait: BNPBSolokSumatra BaratTambang IlegalTanbang Longsor

TerkaitBerita

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

Tujuh Dusun di Sidrap Diterjang Longsor, 1.414 Warga Terjebak Tanpa Akses Jalan

Editor: Muhammad Tohir
27 September 2025

...

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Kapolres Jajal Lapangan Padel Royal Metro Sky

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan