• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 21 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tegas Tuntut Tindak Kekerasan terhadap Ketua Kopri IAIN Bone : Pelaku Dibuat Kapok

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
7 Oktober 2023
di Opini
Nur Jamilah Ambo

Nur Jamilah Ambo. --foto dokumen pribadi--

Oleh : Nur Jamilah Ambo (Ketua Kopri PC PMII Kota Parepare)

OPINI — Kekerasan terhadap perempuan tak kunjung surut. Baru-baru ini, Selasa 3 Oktober 2023 terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan anggota organisasi mahasiswa kepada tiga kader PMII Komisariat IAIN Bone.

Penganiayaan tersebut terjadi setelah tiga orang kader PMII menghadiri kegiatan pelantikan salah satu organisasi eksternal kampus dengan maksud menjalin silaturahmi, namun berakhir pada tindak penganiayaan.

Salah satu korbannya ialah perempuan, yakni Ketua Kopri (Korps PMII Putri) IAIN Bone. Ia dianiaya pada bagian kepala dan kaki. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka lebam dan robek bagian dahi.

Kasus tersebut termasuk dalam tindak pidana penganiayaan dan juga termasuk tindak Kekerasan Berbasis Gender (KBG).

Berita Terkait

Juli, SSB BSF IAIN Bone-Dinas Kebudayaan Gelar SEBAYA FEST 2025 Antar Pelajar

Direktur Pasca Sarjana IAIN Bone Puji IAIN Parepare

Kopri PK IAIN Parepare Tingkatkan Life Skill Perempuan Lewat Kaderisasi SIG

Marak Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak di Parepare, Pemerhati Perempuan : Perlu Pahami Hal Ini

Menurut Komnas Perempuan, KBG termasuk dalam pelanggaran serius Hak Asasi Manusia (HAM).

Lagi-lagi, kaum yang merasa kuat melawan kaum yang dipandang lemah. Laki-laki memang selalunya memandang lemah kaum perempuan, namun bukan berarti perempuan itu lemah dan tidak mendapatkan perlindungan hukum.

Perempuan juga manusia. Sebagai manusia, perempuan berhak atas hak asasi yaitu bebas dari penindasan.
Betapa mirisnya tindak pidana kekerasan terhadap perempuan ini dapat berdampak pada fisik ataupun psikis sang korban yang bisa berujung depresi.

Karena itu, pelaku mesti dibuat kapok. Tindakan pidana tersebut dapat dijerat penjara dan atau pidana denda.

Tindak pidana penganiayaan telah diatur dalam Pasal 351, 353, 354, dan 355 KUHP. Mulai dari penganiayaan biasa, ringan hingga berat. Pidana penjara untuk penganiayaan biasa adalah dua tahun delapan bulan.

Selain tindak penganiayaan dalam KUHP, pidana pada kasus tersebut juga merupakan tindak kekerasan terhadap perempuan.

Menurut Komnas Perempuan, segala bentuk kekerasan terhadap perempuan telah diatur dalam Undang-undang TPKS.

Dalam UU RI No 2 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pasal 12 menegaskan bahwa setiap orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan atau dengan menyalahgunakan kedudukan, wewenang, atau hubungan keadaan, kerentanan, ketidaksetaraan, ketidakberdayaan, dipidana penjara paling lama 15 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp1 Miliar.

Tindak penganiayaan dan kekerasan ini harus ditegasi oleh berbagai pihak aparat hukum. Bila tidak demikian, seseorang akan dengan mudahnya melakukan penganiayaan.

Pihak kepolisian dalam hal ini tidak boleh lengah dalam penyidikan. Sebagai polisi, yang memiliki tugas pokok memelihara keamanan, ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, harus memenuhi tugasnya dengan baik.

Pelaku penganiayaan dan kekerasan tidak boleh diberi ampun. Jika diberi ampun, pelaku tidak akan jera atas tindakannya. Sehingga kejadian seperti ini akan terus terjadi. Selama tidak ada konsensus bahwa boleh saja melakukannya jika memiliki uang untuk membayar denda.

Sekali berdamai, maka penganiayaan dan kekerasan sukar dihindari. Untuk itu, polisi harus tegas terhadap tindak kriminal tersebut. Maka, jika terjadi tindak pidana penganiayaan dan kekerasan atau tindak kriminal sejenisnya, maka pihak aparat hukum terutama polisi harus segera menangani dan mengusut tuntas kasus tersebut. Agar pelaku tidak lagi mengulangi aksi asusila tersebut. (*)

 

Terkait: IAIN BoneKekerasanKOPRI

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan