• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Tokoh Pejuang Kemerdekaan di Sidrap Tutup Usia di Umur 103 Tahun

Editor: Alfiansyah Anwar
27 September 2018
di Sulselbar
Massagoni

H Massagoni

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Salah seorang tokoh pejuang kemerdekaan di Kabupaten Sidrap, H. Massagoni, hari ini, Kamis 27 September 2018 meninggal dunia di usia 103 tahun.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong (DPRD-GR) Sidrap era tahun 1960-an ini menghembuskan napas terakhir sekitar 09.30 wita pagi tadi.

Para keluarga dan kerabat almarhum yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses di berbagai bidang tahun 1960-1980-an ini berdatangan ke rumah duka di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.

Rencananya, jenazah mantan politisi Partai Serikat Islam Indonesia (PSII) ini akan dikebumikan di pekuburan umum Salomekko, Kelurahan Empagae, Kecamatan Watangsidenreng, Sidrap, Jumat pagi sekitar pukul 09.00 wita besok.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Bupati Sidrap, Dollah Mando yang mendengar berita duka tersebut langsung menelpon pihak keluarga almarhum untuk mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya ke Rahmatullah salah satu tokoh pencetus perpindahan Ibukota Kabupaten Sidrap dari Rappang, Kecamatan Pancarijang ke Pangkajene, Kecamatan Maritengngae ini.

“Saya pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sidrap mengucapkan berbelasungkawa atas meninggalnya beliau. Kami merasa sangat kehilangan. Beliau memiliki peranan dalam perjalanan Kabupaten Sidrap di masa lalu,” ucap Dollah Mando seperti ditirukan cucu almarhum, A.M. Yusuf Ruby sesaat lalu.

Semasa hidupnya, Massagoni yang lahir pada Januari 1915 ini, hidup di dua jaman penjajahan, yakni masa kolonial Belanda dan pendudukan Jepang. 

Meski tidak pernah ikut angkat senjata berperang bersama para pejuang melawan penjajah. Namun, sebagai pemuda waktu itu, Massagoni bergelut di dunia politik dengan bergabung di Partai Serikat Islam Indonesia (PSII) pada 1935. Partai politik (parpol) Islam pertama di Indonesia yang terbentuk pada 1905.

Dia bergabung di PSII tahun 1935. Tidak pernah masuk hutan. Tapi tinggal di kota, mengurus segela keperluan untuk kepentingan perjuangan bersama teman-temannya di PSII kala itu.

Almarhum Massagoni memimpin PSII di Addaowang Sidenreng (cikal bakal Kabupaten Sidenreng Rappang- Sidrap) pada 1935 lampau. Massagoni bersama teman-temannya terlibat menyusun strategi dan menggerakkan perjuangan di dalam kota.  

Saat itu, Ibukota Kewedanaan (pusat pemerintahan di jaman Belanda) berada di Rappang, sekitar 10 kilometer dari Addaowang Sidenreng. Tahun 1950, ada serdadu tentara Belanda dari Enrekang masuk di sini. Dia bersama teman-temannya ikut menghadang pasukan ini sehingga tidak berhasil masuk kora.

Massagoni juga bersahabat dengan salah seorang tokoh pejuang kharismatik Sidenreng Rappang, Oesman Balo. Dia bersahabat dengan Oesman Balo sejak kecil. Oesman Balo menjadi tentara dan masuk hutan bergerilya, sedangkan Massagoni  bersama teman-teman lainnya tinggal di kota mengurus parpol. (*)

 

Penulis : Sudarmin

Editor : Alfiansyah Anwar

 

Terkait: H MassagoniKABUPATEN SIDRAP

BeritaTerkait

Suasana di atas panggung saat acara DGW.

Diikuti Ribuan Petani dan Diwarnai Ragam Kegiatan, Leili Fans Festival DGW Sukses Digelar di Empagae

Editor: Amrihani
26 Agustus 2023

...

Layang-layang siap diterbangkan.

Angin Kencang Adakalanya Bikin Riang dan Senang

Editor: Tohir Muhammad
20 Agustus 2023

...

Bawaslu Sidrap Hadirkan Ketua Bawaslu Sulsel dan Anggota Majelis TPD DKPP

Bawaslu Sidrap Hadirkan Ketua Bawaslu Sulsel dan Anggota Majelis TPD DKPP

Editor: Tohir Muhammad
11 Juni 2021

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi