• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Tolak Full Day School, PKB Maros Temui Bupati

Editor: Alfiansyah Anwar
9 Agustus 2017
di Pendidikan, Sulselbar

MAROS, PIJARNEWS.COM — PKB Maros menolak keras kebijakan sekolah delapan jam, lima hari atau Full Day School (FDS) di Maros. Ketua DPC PKB Maros, Havid, S. Pasha, menyatakan penolakan itu setelah mendengar masukan dari tokoh masyarakat, pesantren, warga nahdliyin dan kader PKB.

“PKB menolak FDS, karena ini hal prinsip bagi masyarakat dan warga nahdliyin,” kata anggota DPRD Maros ini, dalam rilis yang diterima PIJAR, Rabu 9/8.

FDS, menurutnya berpotensi merusak eksistensi madrasah, dan tidak sesuai dengan model dan karakter pendidikan yang sudah membumi di Indonesia.

Madrasah sendiri adalah instansi pendidikan warisan beberapa tokoh dan ulama bangsa. Beberapa ulama serta orang-orang menyatu membuat instansi pendidikan untuk mengajarkan pendidikan agama, karakter serta ciri-khas pada warganya.

BeritaTerkait

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

19 Oktober 2026

”Inspirasi FDS ini tidak cocok, negara ini kuat karena dibangun oleh tokoh dan ulama yang lahir dari madrasah,” imbuhnya.

PKB Maros akan segera menghadap Bupati Maros untuk menyampaikan penolakan tersebut. Penolakan FDS ini juga menjadi kebijakan PKB secara nasional. (rls/ris)

Terkait: Full Day SchoolHatta RahmanPKB Maros

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi