• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Webinar Nasional IAIN Parepare, Bahas Dampak Pandemi Bagi Perempuan dan Anak

Editor: Tohir Muhammad
11 Juni 2020
di Advertorial, Pendidikan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–IAIN Parepare melalui Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, dan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Agama Islam Negeri, menggelar webinar nasional dengan mengangkat tema “PeranStakeholder dalam Menghadapi Dampak Pandemi bagi Perempuan dan Anak”, Rabu (10/6/2020).

Webinar yang dibuka Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dr. Iskandar, diikuti 390 viewers melalui youtube dan aplikasi zoom, dan menghadirkan pembicara, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Prov. Sulawesi Selatan Nur Anti, SE., MT, Wakil Rektor II IAIN Parepare Dr. H. Sudirman L., MH, Penyuluh agama Islam Ahli Madya KUA Parepare Iriani Ambar, dan Kepala Cabang PT UPC Sidrap Bayu Energi, Hamiruddin Saguni.

Nur Anti membeberkan permasalahan perempuan dan anak mencakup kualitas hidup perempuan, perlindungan perempuan, kualitas keluarga, sistem gender dan anak, pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Masalah yang dihadapi perempuan menurutnya, belum optimalnya pemenuhan hak perempuan dalam ketenagakerjaan, tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, lingkungan masyarakat dan tempat kerja, belum optimalnya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang dan belum optimalnya perlindungan hak perempuan pada situasi darurat dan kondisi khusus.

Nur Anti juga menerangkan dampak pandemi bagi orang tua yang dapat memicu kekerasan anak dan perempuan, diantaranya pendapatan menurun, takut tertular atau menulari orang lain, kehilangan mata pencaharian, bila tertular khawatir dikucilkan, stress, gelisah dan marah. Berdasarkan dataSistem Informasi Online Perlindungan Anak dan Perempuan (Simfoni), rumah tangga menjadi lokasi terbanyak dan kekerasan fisik menjadi angka tertinggi kekerasan terhadap anak. Selain itu, data Simfoni menunjukkan angka tertinggi kekerasan pada pasangan suami istri.

BeritaTerkait

Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Bupati Syaharuddin: Ukuran Keberhasilan Sidrap Bukan Cuma Pembangunan Fisik

Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Bupati Syaharuddin: Ukuran Keberhasilan Sidrap Bukan Cuma Pembangunan Fisik

28 September 2026
Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

28 September 2026
Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

27 September 2026
Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

25 September 2026

Dr. Sudirman L, menguraikan data-data perceraian yang meningkat setiap tahun di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. “Perceraiaan setiap tahun meningkat, sehingga keluarga harussakinah, mawaddah, dan warahmah. Yakin saja tidak ada keluarga atau pasangan yang tidak pernah bermasalah, namun hubungan itu diandaikan seperti layang-layang yang bisa ditarik ulur,” ujarnya.

Iriani ambar menjabarkan konsep pernikahan dalam Islam sebagai suatu cara yang dipilih oleh Allah SWT sebagai sarana melestarikan hidupnya dengan cara wajar dan halal.

“Allah SWTmenurunkan syariat nikah untuk tujuan menjaga kehormatan manusia sesuai martabatnya sebagai makhluk yang telah dimuliakan dengan iman, agama dan akalnya. Salah satu tujuan dari pernikahan adalah membentuk keluarga yangsakinah, atas dasar mawadah warahmah,” katanya.

Proses menuju sakinah lanjutnya dimulai dari memilih seseorang yang akan dijadikan pasangan hidup dalam rumah tangga.

“Kriterianya, sebagaimana tuntunan Nabi Muhammad SAW adalah karena harta, keturunan, kecantikan, dan agama. Paling bagus adalah karena agamanya,” Paparnya.

Iriani menambahkan Sakinah di masa pandemi dapat diterapkan dengan menjaga jarak dan tetap di rumah, dapat ditaati oleh seluruh anggota keluarga sakinah. “Sebab, sebuah keluarga yang sakinah tentu saja akan merasa tenang, nyaman, aman dan betah untuk tinggal di rumah bersama orang-orang tercinta dengan penuh kasih sayang,” urainya.

Sementara, Kepala Cabang PT UPC Sidrap Bayu Energi Hamiruddin Saguni, sebagai pemateri terakhir menjelaskan peran CSR  PT UPC Sidrap Bayu Energi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, berupa pengembangan kesehatan masyarakat, air bersih dan sanitasi, pendidikan dan pemberdayaan, mata pencaharian, philatropy dansponsorship. “PT UPC Sidrap Bayu Energi sejak Oktober 2015 hingga Juni 2020 telah melaksanakan 99 proyek pengembangan masyarakat,” bebernya.

Webinar nasional yang dimoderatori Mahyuddin, M.A dosen Sosiologi Agama ini berlangsung sekira dua jam dua puluh menit.

Terkait: IAIN ParepareWebinar Nasional

Berita Terkait

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

Editor: Tohir Muhammad
8 September 2026

...

Bangun Ekosistem Pendidikan Kuat, Pemkot dan IAIN Parepare Tanda Tangani MoU

Bangun Ekosistem Pendidikan Kuat, Pemkot dan IAIN Parepare Tanda Tangani MoU

Editor: Tohir Muhammad
1 September 2026

...

Mentorta Perkuat Ekosistem Riset Mahasiswa PTKI, Dampingi Tim IAIN Parepare Lolos Final BRINATHON IRIFair 2026

Mentorta Perkuat Ekosistem Riset Mahasiswa PTKI, Dampingi Tim IAIN Parepare Lolos Final BRINATHON IRIFair 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi