• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kesehatan

13 Jam Puasa, Peluru di Tubuh Bayi Belum Diangkat,  Orang Tua Pindah RS

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
2 Februari 2018
di Kesehatan, Sulselbar
Peluru Nyasar

Sugeng menggendong anaknya Safeti. --handover--

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Sudah 13 jam bayi 16 bulan korban peluru nyasar berpuasa akan tetapi peluru yang ada di dalam tubuh bagian atas kemaluanya belum juga diangkat.

Sugeng,  warga Jalan Bontoduri 5 Setapak I,  Kecamatan Tamalate mengaku sejak jam 5 subuh ia mengantar anaknya,  Safeti Saraswati, bayi 16 bulan ke RS Labuang Baji.

Di Labuang Baji, perawat meminta Suriyani (28) ibu dari Safeti untuk tidak memberi susu anaknya lantaran akan ditangani.

Perawat pun sudah masang infus di pergelangan tangan Safeti dan mengambil foto CT Scan bagian yang terkena peluru.  Perawat juga sudah mengambil  sampel darah Safeti sebanyak tiga kali.  Akan tetapi hingga menjelang tengah hari,  belum ada tindakan.

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Paspor Humanis, Jemput Bola hingga ke Rumah Sakit

Setelah Beraksi 4 Kali di Rumah Sakit, Pelaku Pencurian Akhirnya Diamankan

Sempat Dibawa ke RS, Pria Bakar Diri di Pinrang Dikabarkan Meninggal

Hingga siang sekitar pukul 12.00 Wita,  dokter bedah datang dan menemui Sugeng dan istrinya.  Dokter mengaku,  Safeti tidak bisa ditangani di RS Labuang Baji lantaran alat yang tidak memadai.

Dinas Sosial bersama personel kepolisian yang datang melihat Safeti menyarankan bayi tersebut dipindahkan ke RS Wahidin.  Tanpa pikir panjang,  Sugeng memindahkan bayinya menggunakan ambulance RS Labuang Baji.

Sugeng berangkat sekitar pukul 14.00 Wita lewat dan tiba di RS Wahidin, Azhar,  sekitar pukul 15.00 lewat.  Safeti langsung ditangani di UGD RS Wahidin dan sudah dilakukan ST Scan kembali dan pengambilan sampel darah.  Kini ia kembali memasuki ruangan foto konvensional di ruang UGD.

“Harapannya, Labuang Baji bisa lebih baik pelayanannya.  Dari jam 5 hanya menunggu, sementara ini proyektil ada di dalam anak bayi,” jelas Sugeng sambil menggendong anaknya dengan mata berkaca-kaca,  Jumat 2 Februari.

Safeti terkena peluru nyasar di rumahnya di Jalan Bontoduri,  Tamalate, Makassar. Kejadian diketahui Jumat 2 Februari,  sekitar pukul 05.00 Wita.  Saat itu,  Safeti sedang tidur dengan orangtuanya di dalam rumah di Jalan Bontoduri Lorong 4.

Tiba- tiba terdengar suara dari atap rumah dan benda jatuh tersebut langsung mengenai Safeti yang sedang tertidur.  Saat dilihat ternyata sebuah peluru nyasar sudah mengenai bagian perut bawah safeti.

Seketika,  keluarga Safeti membawa anak tersebut ke RS Labuang Baji.  Bahkan hingga sore hari ini,  diketahui Safeti sudah dipindahkan ke RS Wahidin karena kondisi kritis dengan peluru masih berada di dalam tubuhnya. (ang/asw)

Terkait: Berita MakassarPeluru NyasarRumah Sakit

TerkaitBerita

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Bosowa Education dan Bosowa Peduli Perkuat Sinergi Media dan Mitra Melalui Media Gathering dan Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

10 Dai Kafda STID Natsir Tembus Lima Kabupaten Sulsel hingga 3 Desa Terpencil Sulbar

10 Dai Kafda STID Natsir Tembus Lima Kabupaten Sulsel hingga 3 Desa Terpencil Sulbar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Februari 2026

...

Program Gotong Royong Bangku Pendidikan Hadirkan Fasilitas Daur Ulang untuk Sekolah di Kepulauan Sangkarrang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan