• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 25 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

20 Tahun Eksis, Bolu Cukke I Hati Raih Omzet Puluhan Juta per Bulan

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2022
di Kisah Inspiratif, Sulselbar

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Hasil tidak akan menghianati usaha. Mungkin begitulah ungkapan bijak yang dilakoni Sahidi (46) dan keluarganya membangun usaha pembuatan dan penjualan kue Bolu Cukke. Usaha ini terletak di Jalan Poros Parepare-Pinrang, tepatnya di Desa Makkawaru, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Nama usahanya Bolu Cukke I Hati. Usaha ini masih eksis alias bertahan hingga saat ini. Omzetnya pun terus mengalami peningkatan hingga mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Sahidi, pemilik usaha kue khas Bugis Bolu Cukke ini mengaku bersyukur masih bisa menjalankan usahanya saat diwawancarai, Kamis 9 Juni 2022 lalu.

Suhedi
Sahidi, pengusaha Bolu Cukke.

Sahidi menceritakan, usaha pembuatan Bolu Cukke ini dirintis sejak 20 tahun lalu.

Ia mengaku memulai usaha tersebut dengan perjuangan dan pengorbanan pada tahun 2002.

Berita Terkait

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Jurnal Banco IAIN Parepare Resmi Terindeks Scopus

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

“Awalnya lumayan sulit. Saat itu, saya hampir setiap hari menjual dari pasar ke pasar. Saya bahkan sempat merantau karena penghasilan tidak cukup untuk kebutuhan keluarga. Tapi saya tidak putus asa. Syukur Alhamdulillah saat ini bisa mencapai seperti sekarang,” ucap Sahidi.

Seiring berjalannya waktu, lanjut Sahidi, kue dengan bahan dasar gula merah atau bahasa bugisnya beppa golla cella’ itu, kini berkembang. Pelanggannya bukan hanya warga lokal, sambungnya, tapi juga warga pendatang atau yang kebetulan melintas di depan rumahnya.

Bolu Cukke
Tempat pembuatan dan penjualan Bolu Cukke I Hati di Pinrang.

Sebagian rumah Sahidi disulap sebagai tempat pembuatan dan penjualan Bolu Cukke. Informasi yang diperoleh, sejumlah pelanggan juga mengirim Bolu Cukke ini ke luar pulau Sulawesi seperti Jakarta dan Kalimantan. Bahkan produk bolu Cukke ini dikirim hingga ke luar negeri seperi Malaysia.

Sahidi merincikan, Bolu Cukke dijual bervariasi. Bolu Cukke dengan kemasan besar berisi 28 biji, harganya Rp25 ribu per bungkus. Sedangkan kemasan kecil berisi 22 biji dengan harga Rp 20 ribu.

Menurut Sahidi, para pekerjanya mulai beraktivitas dari jam 7 pagi sampai dengan jam 5 sore. Sedangkan waktu istirahat di siang hari sekira jam 12:30 wita.

Sahidi menambahkan, usaha kue khas Bugis Bolu Cukke ini telah resmi terverifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan lima jumlah karyawan, Sahidi masih eksis menjalankan usaha pembuatan kue tradisional itu. Meski demikian, di masa pandemi Covid-19 selama dua tahun, omzetnya mengalami penurunan. “Sebelum corona, omzet mencapai Rp30 juta per bulan. Tapi saat pandemi covid, omzet mengalami penurunan. Bahkan pernah libur dua bulan akibat dampak corona. Semoga penjualan bisa kembali normal,” ujar Sahidi.

Meski masih suasana pemulihan ekonomi, Sahidi masih terus bersemangat menjalankan usahanya. “Saya selalu berpegang teguh pada prinsip. Jangan pernah bosan dengan pekerjaan. Jangan juga mudah putus asa. Serahkan semuanya kepada Allah SWT. Sebab pasti ada hikmahnya,” tutup Sahidi.

Salah seorang pelanggannya, Hj Atija, warga Labukkang Parepare mengaku sering membeli Bolu Cukke I Hati. “Kalau saya pergi meninjau sawah di Taman Sari Pinrang, saya sering mampir membeli kue bugis Bolu Cukke I Hati. Sebab kuenya enak dan bisa bertahan hingga sepekan. Harganya juga masih terjangkau,” kata Atija. (*)

Citizen Jurnalis : Rica Monica, Mahasiswi Jurnalistik Islam IAIN Parepare
Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Bolu CukkeI HatiIAIN ParepareKabupaten PinrangSahidi

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan