• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pariwisata Kuliner

30 Tahun Jualan Popcorn, Bahar Saksi Perubahan Pasar Senggol Parepare

Editor: Tohir Muhammad
5 Oktober 2026
di Kuliner

PAREPARE,PIJARNEWS.COM – Keramaian pusat Kota Parepare kini semakin mudah ditemui, terutama saat berbagai event digelar dan tenant makanan serta minuman bermunculan. Namun, di tengah geliat ekonomi tersebut, masih ada pedagang kecil yang justru merasakan sepinya pembeli.

Salah satunya Baharuddin, pedagang popcorn yang telah berjualan di depan pintu masuk Pasar Senggol, Kota Parepare, selama sekitar 30 tahun.

Saat ditemui pada Kamis (10/9/2026), Baharuddin atau akrab disapa Bahar tampak duduk menunggu pembeli. Di hadapannya terdapat dagangan popcorn yang siap dijual kepada pengunjung pasar.

Bahar datang menjelang Magrib menggunakan sepeda motor dari rumah. Ia membawa bahan-bahan yang telah disiapkan sebelumnya, kemudian mulai berjualan hingga malam hari.

BeritaTerkait

Wali Kota Makassar Harap Most Favorit Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner

Wali Kota Makassar Harap Most Favorit Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner

18 September 2025
Adakah Kopi, Hadirkan Menu Spesial Setiap Rabu

Adakah Kopi, Hadirkan Menu Spesial Setiap Rabu

2 Oktober 2024

Pernah Gagal Berwirausaha, Mahasiswa IAIN Parepare Ini Kini Punya Cabang

12 September 2024

Pemadaman Kelaparan, Strategi Hendra Gaet Pelanggan

9 Mei 2024

Selama puluhan tahun berjualan, Bahar telah menyaksikan perubahan suasana Pasar Senggol. Menurutnya, kondisi pasar saat ini tidak lagi seramai dahulu, terutama pada malam Minggu.

“Dulu ada banyak sekali, sekarang madodong (kurang) bahasa Ogi’nya,” ujar Bahar saat menceritakan kondisi pembelinya saat ini.

Menurut Bahar, dahulu pembeli popcorn cukup ramai. Bahkan, pendapatannya bisa mencapai ratusan ribu rupiah dalam sehari. Kini, kondisi tersebut jauh berbeda.

Ia mengaku kini sudah bersyukur apabila mendapatkan keuntungan sekitar Rp 10 ribu.

Sepinya pembeli membuat Bahar harus lebih berhati-hati mengatur modal. Salah satu bahan utama yang dibutuhkan adalah jagung.

Harga jagung saat ini sekitar Rp 25 ribu per kilogram. Sementara itu, satu karung jagung bisa mencapai sekitar Rp 500 ribu.

Ketika penjualan masih ramai, Bahar dapat membeli jagung dalam jumlah lebih banyak karena stok bisa terjual dalam waktu relatif singkat. Namun, kondisi tersebut kini berubah.

Ia memilih membeli jagung sedikit demi sedikit agar modal yang dikeluarkan dapat disesuaikan dengan pemasukan.

Bagi Bahar, cara tersebut menjadi salah satu upaya agar usahanya tetap berjalan meski jumlah pembeli tidak lagi sebanyak dahulu.

Perkembangan Kota Parepare turut mengubah pola keramaian masyarakat. Berbagai kegiatan dan event yang digelar di pusat kota menghadirkan banyak pilihan bagi warga untuk berkumpul.

Tenant makanan dan minuman juga semakin mudah ditemukan di sejumlah lokasi.

Namun, keramaian tersebut tidak selalu dirasakan pedagang yang berada di Pasar Senggol.

Bahar melihat jumlah pengunjung pasar semakin berkurang dibandingkan masa ketika ia pertama kali berjualan. Kondisi itu tentu berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang.

Ketika pembeli berkurang, dagangan berisiko tidak habis. Modal yang seharusnya kembali untuk membeli bahan juga menjadi lebih sulit diputar.

Meski begitu, Bahar memilih untuk tetap bertahan.

“Saya ini orang tua. Masjid saja tempatku. Pasrahkan sama Tuhan biar dilancarkan rezeki,” katanya.

Menurutnya, berjualan popcorn merupakan pekerjaan yang masih dapat dilakukan seorang diri. Ia tidak perlu merepotkan orang lain untuk menjalankan usaha tersebut.

Di tengah aktivitas berjualan, Bahar juga berusaha tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim. Ketika waktu salat tiba, ia meninggalkan dagangannya sejenak untuk melaksanakan salat.

Kisah Bahar menunjukkan bahwa mencari nafkah dan menjalankan ibadah dapat berjalan beriringan.

Setiap hari ia tetap datang berjualan meskipun tidak mengetahui berapa banyak popcorn yang akan terjual. Ia melakukan usaha semampunya, sementara hasil akhirnya diserahkan kepada tuhan.

Penulis: Luthfiyana Mansur

Terkait: PareparePasar senggolPopcorn

Berita Terkait

Cerita Ayu Bertahan di Bisnis Sarapan: Bangun Dini Hari, Masak Puluhan Porsi

Cerita Ayu Bertahan di Bisnis Sarapan: Bangun Dini Hari, Masak Puluhan Porsi

Editor: Tohir Muhammad
5 Oktober 2026

...

Dekatkan Layanan, Imigrasi Parepare dan Pemkab Tana Toraja Perkuat sinergi

Dekatkan Layanan, Imigrasi Parepare dan Pemkab Tana Toraja Perkuat sinergi

Editor: Tohir Muhammad
3 Oktober 2026

...

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Editor: Tohir Muhammad
27 September 2026

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama SEKSOS.COM 2026 SMA Negeri 5 Parepare, Ratusan Peserta dari Sulsel-Sulbar Ikuti Registrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani di Sidrap Bawa Dua Karung Gabah ke Rujab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Battle of Brain Jadi Cabang Baru di SEKSOS.COM 2026, Uji Logika hingga Memori Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi