• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 4 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

31 Rumah Diterjang Puting Beliung, Kerugian hingga Ratusan Juta

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
7 Februari 2024
di Peristiwa, Sulselbar
Kalaksa BPBD Jeneponto, Andi Patappoi, S.Sos, meninjau lokasi korban bencana angin puting beliung, Selasa, (6/2/2024) sore kemarin.

Kalaksa BPBD Jeneponto, Andi Patappoi, S.Sos, meninjau lokasi korban bencana angin puting beliung, Selasa, (6/2/2024) sore kemarin.

JENEPONTO,PIJARNEWS.COM—Angin puting beliung memporak-porandakan 31 rumah di Jeneponto. Rumah tersebut tersebar di lima titik. Kerusakannya, mulai yang berat, sedang, hingga ringan.

Informasi yang dihimpun PIJARNEWS, keganasan angin merusak 22 rumah di Desa Jombe, Kecamatan Turatea, enam di Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, satu di Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, satu di Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, dan satu lagi di Kecamatan Arungkeke. Disinyalir atas kejadian tersebut, kerugian mencapai Rp300 juta. Demikian disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Andi Patappoi, S.Sos, Rabu, (7/2/2024).

Hingga saat ini, belum ada bantuan berarti bagi para korban. Pihak BPBD sendiri baru menyalurkan alakadarnya. Selebihnya, masih menunggu petunjuk dari BPBD Provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kami sudah lapor ke provinsi dan pusat, dan saat ini masih menunggu dua-tiga hari ke depan untuk tindaklanjutnya, “kata Kr Nyau, sapaannya.

Mantan Camat Bangkala ini juga menjelaskan bahwa BPBD Jeneponto saat ini belum bisa berbuat banyak untuk membantu korban  karena anggaran yang memang sangat sedikit. Untuk BPBD Jeneponto, anggaran bencana hanya Rp10 juta untuk satu tahun. Namun demikian, pihaknya tetap mengupayakan bantuan dalam bentuk sembako. “Kalau membantu banyak kami tidak bisa karena anggaran minim, jadi kami bantu paket sembako saja dulu sembari mengomunikasikan kondisi ini kepada pimpinan (Pj Bupati Jeneponto),” tuturnya.

Sementara itu, hari ini hingga beberapa hari ke depan hujan dan angin kencang diprediksi masih terjadi. “Kami masih terus siaga, apalagi kalau cuaca begini terus,” kuncinya.

Berita Terkait

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Sekda Sidrap Sidak Kantor BPBD, Tekankan Kedisiplinan

PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Punagaya Studi Tiru ke PAM Tirta Karajae

Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga 13 Februari, Ratusan Warga Makassar Kini Mengungsi Akibat Banjir

Dikutip dari laman BMKG Sulawesi Selatan, diimbau agar warga waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hari hingga sore hari. Khususnya bagi warga di wilayah bagian barat dan selatan Sulawesi Selatan.

Terpisah, salah seorang warga Tamaleta, Fitriani, menyebut jika cuaca kemarin memang terbilang mengerikan. Untungnya kondisi tersebut tidak berlangsung lama. “Untung tidak lama, karena seandainya lama-lama sedikit banyak mi rumah hancur,” bebernya. (*)

Terkait: #putingbeliungBencanaBPBDJeneponto

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan