• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Agustus 2026
di Sulselbar
Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

Tim Deputi Kementerian Koordinator Pangan (Kemenko Pangan) melakukan kunjungan ke salah satu lokasi pengembangan garam di Desa Ampekale, Kabupaten Maros, Kamis (6/8/2026)

MAROS, PIJARNEWS.COM-– Tim Deputi Kementerian Koordinator Pangan (Kemenko Pangan) melakukan kunjungan ke salah satu lokasi pengembangan garam di Desa Ampekale, Kabupaten Maros, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan ini dipimpin oleh Dr. Masrizal, S.E., M.Si yang hadir bersama 5 anggota staf dari Kemenkopangan, Dinas Perikanan Kabupaten Maros dan juga staf dan aparat dari kantor Desa Ampekale.
Dalam kunjungan ini, tim berdiskusi dengan tim Garam Unhas yang diwakili oleh Dr. Andi Muhammad Anshar. Dalam penjelasannya kepada tim Kemenko Pangan, Ashar menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah hilirisasi hasil riset teman-teman peneliti garam yang tergabung dalam Tim Garam Unhas yang diketuai oleh Prof. Indah Raya, Ph.D.

Penelitian mengenai bagaimana mengolah air laut menjadi garam yang layak dikonsumsi, garam industri atau garam farmasi yang sebelumnya telah lama dilakukan oleh Prof Indah Raya beserta tim yaitu mulai sekitar tahun 2012 di laboratorium Fakultas MIPA Unhas Departemen Kimia.

Dengan adanya kegiatan tahun 2023 yang dibuat oleh Kemendikti maka riset mengenai garam mulai dihilirisasi dan mendapatkan penghargaan sebagai Inovasi Terbaik Tahun 2023 kategori Ekonomi Biru pada Kegiatan Kedaireka yang dilaksanakan oleh Kemendikti Ristek.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Anshar menambahkan bahwa di tahun ini melalui skema Dorongan Teknologi pada Program Hiliriset yang bermitra dengan Pemda Maros melalui Dinas Perikanan maka dilakukan pembuatan garam krosok di Desa Ampekale. Pengolahan garam ini menggunakan teknologi sederhana namun efektif dalam meningkatkan kualitas garam.

Unhas hadir sebagai penggagas teknologi atau inventor teknologi dan masyarakat yang tergabung dalam KUGAR Pajje Ampekale sebagai masyarakat yang melaksanakan atau menerapkan teknologi t didampingi Mahasiswa KKNT yang ada di Desa Ampekale.

Setelah berkeliling melihat proses pembuatan garam, Dr. Masrizal, S.E., M.Si. sebagai ketua rombongan mengatakan bahwa ini adalah lokasi pembuatan garam menggunakan Greenhouse Salt Tunnel (GST) serta Geomembran yang paling rapi dan baik.

Masrizal lebih jauh mengatakan bahwa potensi pengembangan garam di Ampekale sangat besar melihat dari jumlah lahan tambak yang ada dan berpotensi digunakan sebagai lahan membuat garam.
Lebih lanjut Masrizal mengatakan bahwa untuk kebutuhan garam nasional masih kekurangan 3 juta ton. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto sangat peduli tentang swasembada garam dan Pemkab Maros mendukung upaya-upaya dalam memproduksi garam tersebut. (rls)

Terkait: Universitas Hasanuddin

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi