• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

5 Tradisi Etnis Tionghoa Saat Merayakan Imlek

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Januari 2023
di Sulselbar
Ilustrasi tradisi Imlek

Ilustrasi tradisi Imlek

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Perayaan Imlek selalu ditunggu oleh seluruh umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa. Disamping waktu berdoa, biasanya Imlek juga diisi dengan atraksi Barongsai yang meriah.
Nah, ternyata dalam setiap perayaan Imlek ada tradisi dan kepercayaan bagi sebagian etnis Tionghoa.

Dilansir dari detik.com, ada beberapa tradisi ataupun kepercayaan yang masih ada saat perayaan Imlek.

Ini dia 5 tradisi etnis Tionghoa saat perayaan Imlek:

  1. Bersujud Sambil Menyuguhkan Teh
    Dalam tradisi etnis Tionghoa, biasanya hari pertama Imlek dijadikan ajang untuk saling bermaaf-maafan.

    Umat Tionghoa akan melakukan ritual sujud kepada orang tua sambil menyuguhkan teh dan meminta maaf. Diartikan teh ini sebagai bentuk ketulusan.

    BeritaTerkait

    KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    26 September 2026
    Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

    Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

    20 September 2026
    Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

    Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

    16 September 2026
    Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

    Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

    1 September 2026

    2. Tidak Boleh Keramas
    Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, ternyata pada hari pertama Imlek dilarang mencuci rambut atau keramas. Dipercaya, mencuci rambut dapat merontokkan rezeki.

    Orang Tionghoa percaya bahwa hari pertama Imlek tidak boleh keramas karena bisa melunturkan rezeki. Rambut identik dengan rezeki, makanya kebanyakan mereka akan keramas pada malam sebelum perayaan Imlek.

    3. Dilarang Memecahkan Barang
    Ada kepercayaan etnis Tionghoa saat Imlek yang tidak boleh dilakukan, yaitu memecahkan barang saat hari pertama Imlek.

    Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, apabila ada barang pecah ditakutkan akan terjadi kesialan. Barang pecah ini dapat diartikan dengan kericuhan yang dinilai merusak suasana.

    Maka dari itu, pada H-1, etnis Tionghoa sudah melakukan bersih-bersih sehingga tidak ada barang yang mudah pecah terletak sembarangan saat perayaan Imlek.

    4. Sampah Disimpan ke Rumah
    Etnis Tionghoa biasanya akan melakukan bersih-bersih secara keseluruhan pada H-1 Imlek. Jika diperhatikan, jarang pemilik rumah menyapu pada saat Imlek.

    Diketahui, bersih-bersih rumah sebelum Imlek akan membuang energi negatif di dalam rumah dan arti kebersamaan.

    Berdasarkan kepercayaan, menyapu pada saat hari Imlek akan menyapu kebaikan dan keberuntungan keluar, makanya sampah akan disimpan dahulu di dalam rumah saat hari pertama.

    5. Pembagian Angpao
    Imlek biasanya lekat dengan pemberian angpao. Namun, pembagi angpao disarankan bagi yang sudah menikah, sehingga belum ada kewajiban memberi angpao jika belum menikah, walaupun sudah bekerja.

    Makna tersebut diketahui bagi pemberi angpao artinya sudah mapan dan di usia yang sudah menikah. Apabila sudah menikah, dianggap sudah mapan, begitupun sebaliknya. (*)

Sumber: detik.com

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Hari Raya Imlek

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi