• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 1 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

5 Tradisi Etnis Tionghoa Saat Merayakan Imlek

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Januari 2023
di Sulselbar
Ilustrasi tradisi Imlek

Ilustrasi tradisi Imlek

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Perayaan Imlek selalu ditunggu oleh seluruh umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa. Disamping waktu berdoa, biasanya Imlek juga diisi dengan atraksi Barongsai yang meriah.
Nah, ternyata dalam setiap perayaan Imlek ada tradisi dan kepercayaan bagi sebagian etnis Tionghoa.

Dilansir dari detik.com, ada beberapa tradisi ataupun kepercayaan yang masih ada saat perayaan Imlek.

Ini dia 5 tradisi etnis Tionghoa saat perayaan Imlek:

  1. Bersujud Sambil Menyuguhkan Teh
    Dalam tradisi etnis Tionghoa, biasanya hari pertama Imlek dijadikan ajang untuk saling bermaaf-maafan.

    Umat Tionghoa akan melakukan ritual sujud kepada orang tua sambil menyuguhkan teh dan meminta maaf. Diartikan teh ini sebagai bentuk ketulusan.

    2. Tidak Boleh Keramas
    Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, ternyata pada hari pertama Imlek dilarang mencuci rambut atau keramas. Dipercaya, mencuci rambut dapat merontokkan rezeki.

    Berita Terkait

    Tak Ada Konten Tersedia

    Orang Tionghoa percaya bahwa hari pertama Imlek tidak boleh keramas karena bisa melunturkan rezeki. Rambut identik dengan rezeki, makanya kebanyakan mereka akan keramas pada malam sebelum perayaan Imlek.

    3. Dilarang Memecahkan Barang
    Ada kepercayaan etnis Tionghoa saat Imlek yang tidak boleh dilakukan, yaitu memecahkan barang saat hari pertama Imlek.

    Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, apabila ada barang pecah ditakutkan akan terjadi kesialan. Barang pecah ini dapat diartikan dengan kericuhan yang dinilai merusak suasana.

    Maka dari itu, pada H-1, etnis Tionghoa sudah melakukan bersih-bersih sehingga tidak ada barang yang mudah pecah terletak sembarangan saat perayaan Imlek.

    4. Sampah Disimpan ke Rumah
    Etnis Tionghoa biasanya akan melakukan bersih-bersih secara keseluruhan pada H-1 Imlek. Jika diperhatikan, jarang pemilik rumah menyapu pada saat Imlek.

    Diketahui, bersih-bersih rumah sebelum Imlek akan membuang energi negatif di dalam rumah dan arti kebersamaan.

    Berdasarkan kepercayaan, menyapu pada saat hari Imlek akan menyapu kebaikan dan keberuntungan keluar, makanya sampah akan disimpan dahulu di dalam rumah saat hari pertama.

    5. Pembagian Angpao
    Imlek biasanya lekat dengan pemberian angpao. Namun, pembagi angpao disarankan bagi yang sudah menikah, sehingga belum ada kewajiban memberi angpao jika belum menikah, walaupun sudah bekerja.

    Makna tersebut diketahui bagi pemberi angpao artinya sudah mapan dan di usia yang sudah menikah. Apabila sudah menikah, dianggap sudah mapan, begitupun sebaliknya. (*)

Sumber: detik.com

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Hari Raya Imlek

TerkaitBerita

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

...

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Berita Terkini

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

Permudah Masyarakat, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Appatuju

Permudah Masyarakat, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Appatuju

Editor: Muhammad Tohir
30 April 2026

ITH Dorong Siswa SMKN 1 Sidrap Kuasai Coding Berbantuan AI Melalui Github Copilot

ITH Dorong Siswa SMKN 1 Sidrap Kuasai Coding Berbantuan AI Melalui Github Copilot

Editor: Muhammad Tohir
30 April 2026

ICMI Parepare Matangkan Musda VI, Penjaringan Ketua Kini Libatkan Orsat

ICMI Parepare Matangkan Musda VI, Penjaringan Ketua Kini Libatkan Orsat

Editor: Muhammad Tohir
30 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan