• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tren Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 2022 dan 2023 di Parepare

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
6 November 2023
di Peristiwa
Foto : Zulkifli Thalib, Kepala bidang DPPPA Parepare.

Foto : Zulkifli Thalib, Kepala bidang DPPPA Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Parepare, mengungkapkan pada 2023 ada 39 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak ini tidak tanggung-tanggung mulai dari kekerasan bentuk fisik maupun nonfisik, mulai dari usia (8 bulan) anak-anak, hingga usia (40 keatas) dewasa perempuan.

Zulkifli Thalib, Kepala bidang DPPPA mengatakan bahwa tren kasus kekerasan pada anak dan perempuan cenderung menurun dibanding pada 2022 lalu, meski begitu, untuk jumlah kasus 2023 tersebut untuk yang terjadi pada periode Januari-November, sebab kata dia kasus biasanya lebih meningkat ketika akhir tahun (malam tahun baru).

“Tapi kami berharap semoga tidak terjadi lagi ditahun ini,” ungkapnya saat ditemui tim pijarnews, pada senin (6/11/2023).

Dijelaskannya bentuk kekerasan yang terjadi bervariasi, mulai dari bentuk pelecehan seksual (pencabulan) sering terjadi di umur (14 tahun keatas), dan bullying, sedangkan untuk dewasa perempuan dalam bentuk Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), pencabulan dan (TPPO) tindak pidana perdagangan orang.

Berita Terkait

2021, Terjadi 41 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Parepare

Dua Kali Tampar Siswi SD, IRT Jadi Tersangka

Status Sekolah Ramah Anak SMPN 2 Parepare Minta Ditinjau Ulang

Polisi Jadwalkan Periksa Pelaku Dugaan Kekerasan Siswa SMP 2 Parepare

“Adapun kasus yang sama sekali tidak diadukanpun kemudian kami ketahui biasa kami konfirmasi kembali. Dan untuk tindak lanjut kasusnya tetap kami dampingi mulai dari pelaporannya, kepolisian, ke jaksa, kesehatannya, visumnya, psikologisnya, sampai ke penyelesaian kasusnya,” ungkapnya.

Baik status korban atau pelaku, pihaknya juga melakukan pendampingan, meski anak tersebut pelaku, namun hak-hak anak tetap harus dipenuhi, dan ketika anak tersebut nantinya bebas dari hukuman pihaknya juga akan bertanggung jawab melakukan penjemputan.

Zulkifli juga mengungkapkan perbandingan kasus pada 2022 dan 2023, dimana pada 2022 sebanyak (54) kasus, Mulai dari fisik (21 orang), psikis (18 orang), seksual (21 orang), penelantaran (5 orang), dan lainnya (5 orang).

Sedangkan pada 2023 turun sebanyak (39) kasus, mulai dari fisik (15 orang), psikis (10 orang), seksual (10 orang), trafficking (1 orang), penelantaran (2 orang), dan lainnya (2 orang).

Untuk meminimalisir terjadinya kasus, DPPPA Parepare juga telah melakukan sosialisasi, pelatihan, pembagian brosur, kepada anak-anak.

“Ada juga pelatihan terkait agen 2P (Pelopor dan Pelapor) digawangi dari anak-anak dari berbagai sekolah (forum anak) yang diadakannya setiap tahun. Sosialisasi ini bukan hanya kesekolah saja terkadang ke kelurahan, kecamatan, mengundang tokoh-tokoh masyarakat tentang bagaimana peran DPPPA dalam mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tutupnya.

Reporter : Purnama sari dan Indah Yunitasari

Terkait: DPPPA ParepareKekerasan AnakKekerasan Perempuan

TerkaitBerita

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

...

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

BeritaTerkini

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan