• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Jalan Amal Bakti, Nuansa Pasar Takjil Bagi Mahasiswa IAIN Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 April 2024
di Ajatappareng
Jalan Amal Bakti, Nuansa Pasar Takjil Bagi Mahasiswa IAIN Parepare

Suasana mahasiswa membeli takjil di Jl Amal Bakti, Pareparel, Jumat (22/3/2024)

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Bulan ramadan selalu menjadi waktu yang dinanti-nantikan oleh umat Islam, baik di Indonesia maupun bagian negara lain. Ramadan dinantikan sebagai bulan penuh keberkahan, hampir semua umat Islam akan lebih banyak beribadah karena pahala ibadah akan dilipatgandakan. Bulan ramadan ini bulan mulia dan spesial bagi umat Islam.

Setiap masyarakat di suatu negara memiliki caranya masing-masing untuk menikmati bulan ramadan, tidak terkecuali di Indonesia. Masyarakat Indonesia saat bulan ramadan memiliki kebiasaan untuk ngabuburit dan berburu takjil. Kebiasaan itu selalu menjadi kegiatan yang dirindukan.

Menjelang waktu berbuka puasa jumlah penjual makanan akan meningkat, hampir tidak sulit untuk menemukannya, tidak terkecuali di kota Parepare. Banyak tempat di kota ini yang menyediakan aneka takjil untuk berbuka puasa. Biasanya penjual takjil akan berjejer di pinggir jalan raya, namun berbeda dengan beberapa penjual takjil di Soreang yang memilih membuat pasarnya sendiri di jalan yang mayoritas penggunanya adalah mahasiswa.

Para penjual takjil itu dapat ditemukan di Jalan Amal Bakti, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Tepatnya, di jalan masuk Kampus IAIN Parepare. Seperti pada pantauan Pijarnews.com, Jumat (22/3/2024).

BeritaTerkait

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026
Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026
Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026
Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

17 Juni 2026

Di tempat itu ada belasan penjual berjejer menjajakan beraneka ragam takjil, mulai dari makanan yang digoreng seperti jalankote, risol, bakwan, pisang goreng dan donat. Sedangkan makanan berair ada es buah, pisang ijo, dan cendol. Selain takjil, ada juga yang menjual lauk pauk.

Mempersiapkan beragam makanan tersebut penjual akan memulainya di pagi hari.

“Biasanya kami mulai membuatnya pukul delapan pagi, mulai dari mengiris isian untuk jalankote,membuat adonan, dan memotong agar-agar, untuk menggoreng biasanya dilakukan setelah salat ashar,” kata Norma (30) salah satu penjual di Jalan Amal Bakti.

Pukul empat sore, jajanan akan disusun rapi di atas meja yang sebelumnya telah disiapkan. Setiap takjil disusun sesuai jenisnya. Kemudian ditutupi plastik bening agar tidak tertepel debu jalanan.

Jajananya yang dijajakan kadang tidak terjual habis, bergantung kondisi pembeli.

“Tidak semua yang dibuat terjual habis, kadang juga tinggal, tidak setiap hari habis, yang biasa tingga seperti lauk pauk,” kata Norma.

Karena tempatnya yang dekat dengan kampus, sehingga kebanyakan yang menjadi pembeli adalah mahasiswa. Pukul lima sore, jalan itu perlahan-lahan akan dipenuhi mahasiswa yang hendak berburu takjil untuk berbuka puasa.

Mahasiswa yang menjadikan tempat tersebut sebagai alternatif karena dekat dan mudah dijangkau.

“Tempat itu dekat dari kos dan memudahkan anak kos-an yang tidak memiliki kendaraan, akses ke sana ya mudah untuk membeli takjil. Terus, karena harga takjil yang cukup untuk kantong mahasiswa,” kata Ahmad Fauzi D salah satu mahasiswa yang menjadikan Jalan Amal Bakti sebagai tempat yang selalu dituju kala berburu takjil. (rm1)

Terkait: Ramadan 1445 H

BeritaTerkait

OPINI: Nilai Simbol dan Sapi Perahan Kapitalisme Perayaan Idul Fitri

OPINI: Nilai Simbol dan Sapi Perahan Kapitalisme Perayaan Idul Fitri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 April 2024

...

Malam Terakhir Ramadan, Remaja Masjid Nurul Huda Ujunge Menunggu Pengumuman Lomba Festival Anak Saleh

Malam Terakhir Ramadan, Remaja Masjid Nurul Huda Ujunge Menunggu Pengumuman Lomba Festival Anak Saleh

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 April 2024

...

Khutbah Idul Fitri : Puasa Harus Menjadi Sumber Kekuatan Spiritual Mempertahankan Akhlak Mulia

Khutbah Idul Fitri : Puasa Harus Menjadi Sumber Kekuatan Spiritual Mempertahankan Akhlak Mulia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 April 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi