• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Bangun Ekosistem Laut, Yayasan Bumi Budaya Lestari Ajak Masyarakat Tanam Mangrove

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 April 2024
di Ajatappareng
Sejumlah warga akan melakukan penanaman mangrove  di Dusun Labuangnge, Desa Kupa, Kabupaten Barru, pada hari Senin (22/4/2024)

Sejumlah warga akan melakukan penanaman mangrove di Dusun Labuangnge, Desa Kupa, Kabupaten Barru, pada hari Senin (22/4/2024)

BARRU, PIJARNEWS.COM-– Memperingati Hari Bumi, Yayasan Bumi Budaya Lestari mengajak masyarakat menanam mangrove. Penanaman dilakukan di Dusun Labuangnge, Desa Kupa, Kabupaten Barru, pada hari Senin (22/4/2024).

Sebelum berangkat menuju lokasi penanaman, partisipan berkumpul di Sekretariat Bumi Lestari, Jalan Sulawesi No. 28 Parepare. Dari titik kumpul menuju lokasi berjarak 16 km, membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit menggunakan kendaraan roda dua.

Mangrove menjadi pilihan jenis tanaman yang dipilih untuk ditanami karena pertimbangan isu utama yang dikawal Bumi Lestari yaitu ekosistem laut. Selain itu, pertimbangan sumber daya dan lokasi, seperti yang dijelaskan oleh Syahrani (31) yang merupakan ketua Yayasan Bumi Budaya Lestari.

“Pemilihan mangrove untuk ditanam karena ada sumber daya yang memadai yaitu bibit, terus lokasi juga yang tidak terlalu sulit dijangkau dan mangrove mrupakan syarat utama untuk membangun ekosistem laut kembali, selain itu ekosistem laut merupakan salah satu isu yang perlu dan dipertahankan,” ucap Syahrani (31) yang ditemui wartawan Pijar News di lokasi penanaman.

BeritaTerkait

Bupati Pinrang: Disiplin ASN Harus Berdampak pada Pelayanan Masyarakat

Bupati Pinrang: Disiplin ASN Harus Berdampak pada Pelayanan Masyarakat

13 Oktober 2026
Bupati Pinrang Tinjau Stira Paradise, Dorong Wisata Dongkrak Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Tinjau Stira Paradise, Dorong Wisata Dongkrak Ekonomi Warga

9 Oktober 2026
Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

8 Oktober 2026
Pemkab Pinrang Gandeng Jamkrida Sulsel Dukung Pembangunan dan UMKM

Pemkab Pinrang Gandeng Jamkrida Sulsel Dukung Pembangunan dan UMKM

7 Oktober 2026

Membangun kembali ekosistem laut memiliki syarat yang harus dilakukan, salah satunya  penanaman mangrove sebagai upaya konservasi perairan pesisir. Jenis mangrove yang ditanam adalah jenis mangrove rhizophora yang telah dibibit bersama warga.

“Pola yang kami bangun dengan warga merupakan pemberdayaan, seperti dari awal pembibitan. Warga mengumpulkan propagul dari pulau-pulau sekitar dan dari kami menyiapkan segala keperluan seperti tanah dan polybag. Kemudian bibit yang tumbuh kami beli kembali dari warga agar memiliki nilai pemberdayaan dan kami menanam di lahan pesisir warga sehingga dampaknya akan kembali lagi ke mereka,” jelas Syahrani (31).

Kegiatan penanaman mangrove ini disambut baik oleh warga, karena memberikan dampak baik untuk kehidupan dan alam.

“Sebagai warga lokal yang wilayahnya dijadikan sebagai lahan penanaman mangrove merasa sangat terbantu karena seperti yang kita ketahui mangrove memiliki banyak manfaat, seperti menahan abrasi agar gelombang pasang tidak langsung menghantam pemukiman, sebagai sarang ikan, udang, dan hewan-hewan laut yang dapat dimanfaatkan oleh warga. Sehingga, saya merasa bersyukur dan semoga kedepannya lebih banyak kegiatan seperti ini,” jelas Kurniawan (27) warga lokal Dusun Labuangnge.

Pada peringatan hari bumi ini Syahrani (31) mengajak dan berharap agar masyarakat bisa lebih menghargai hidupnya dengan berperilaku baik secara personal untuk memulai menjaga lingkungan.

“Harapan saya di hari bumi ini adalah harapan yang sudah berulang kali diucapkan yaitu agar masyarakat bisa lebih mengharga dirinya sendiri dengan berperilaku baik secara personal. Berperilaku dengan menjaga lingkungan dimulai dari diri hal-hal kecil dan sesederhana apapun seperti jangan membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik dan menggunakan peralatan yang dapat digunakan berulang kali—seperti tumbler dan tas belanja,” ucap Syahrani. (rm 1)

 

 

 

Terkait: tanam mangrove

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Berita Populer

  • Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penipuan Online Modus Janji Nikah, 11 Korban Tertipu Hingga Ratusan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi