PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Kopi darat TDA atau familiar dengan pertemuan untuk sharing bersama. Berbagi pengalaman dan menguatkan silaturrahim antar sesama pemilik-pemilik usaha untuk saling support. Kopdar dilaksanakan di Café Pettalolo, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, 27/8/2017.
Setiap peserta berbagi pengalaman dalam perjalanan wirausaha masing-masing. Pada pertemuan-pertemuan kopdar TDA, saling menginspirasi merupakan hal penting. Berbagi strategi wirausaha dan cross selling merupakan hal yang biasa terjadi. Tujuan dari kopdar TDA salah satunya untuk saling mengingatkan inti perjalanan usaha adalah memberi manfaat.
“Usaha bukan berapa banyak yang kita miliki tapi berapa banyak kita bermanfaat untuk sesama,” ungkap Rasyid Rezkail, Kepala Divisi Pelayanan Anggota TDA Parepare yang juga owner Apotek Rezkail yang berada di dekat kampus UMPAR.
“Dalam usaha tidak ada yang bisa memastikan sesuatu tapi dengan berbagi pengalaman seperti ini, paling tidak bisa mendekatkan pada kepastian-kepastian dan kita bisa saja tidak mengulangi kesalahan sama yang telah dilalui oleh orang lain,” tambah Ian owner Repeat, yang ada di Pojok UKM Kantor Pos Parepare.
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) sendiri merupakan komunitas bisnis terbesar di Indonesia. Di TDA bisnis owner tidak belajar untuk jadi Superman, tapi belajar untuk jadi diri sendiri dengan sistem usaha yang kuat, omzet miliyaran namun dengan sikap sederhana juga senang berbagi.
“Ber TDA bukan berarti kita terlepas dari berbagai macam masalah atau ujian, tapi di TDA kita belajar untuk menghadapi ujian dan naik kelas dengan cara pandang yang berbeda atas setiap hal yang dating,” tutup Andiz owner Pettalolo yang juga tuan rumah kopdar member TDA bersama simpatisan. (ibr)









