• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Penguatan Hak Sipil, YLP2EM Gelar Diskusi Kampung di Lauleng Parepare

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
13 Agustus 2024
di Ajatappareng
Foto: Pijarnews.com/Ikbal 
Caption: Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) menggelar diskusi kampung untuk penguatan Hak Sipil dan politik kelompok rentan dan marginal, di Kelurahan Lauleng, Kecamatan Soreang, Kota Parepare,  Selasa (13/8/2024).

Foto: Pijarnews.com/Ikbal Caption: Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) menggelar diskusi kampung untuk penguatan Hak Sipil dan politik kelompok rentan dan marginal, di Kelurahan Lauleng, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (13/8/2024).

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) menggelar diskusi kampung dalam rangka penguatan Hak Sipil dan politik kelompok rentan dan marginal, Selasa (13/8/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga di kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang itu dihadiri Kepala Bidang Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kota Parepare Sri Meiriany, SH. MH sebagai narasumber dan dibuka Lurah Bukit Harapan.

Sri Meiriany dalam pemaparannya meminta masyarakat taat administrasi kependudukan mulai dari KTP, kartu keluarga, akte kelahiran hingga akte kematian.

Menurutnya Disdukcapil saat ini juga telah memberi kemudahan dengan adanya identitas kependudukan digital (IKD) sehingga memudahkan masyarakat membawa identitas mereka cukup dengan membawa handphone.

“Ini bagian perhatian kami, motivasi kami kepada masyarakat untuk mengajak bersama-sama kita mengangkat era digital ini dalam kemudahan dan tidak mempersulit masyarakat,” katanya.

Berita Terkait

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

“Kami memberi ruang kepada masyarakat bahwa mengurus administrasi tidak perlu lagi menggunakan biaya semua serba gratis, layanan Capil gratis alias zero buget,” pungkasnya.

Sementara itu, koordinator program inklusi Parepare Abd Samad Syam menyampaikan program ini adalah program kemitraan pemerintah Australia-Indonesia menuju masyarakat inklusi.

“Kita Yayasan LP2EM sebagai mitra dari BaKTI dan program ini sendiri berada di 7 kabupaten/kota, salah satunya di Kota Parepare, secara keseluruhan di Sulsel ada tiga yakni Toraja dan Maros,” katanya.

“Program ini memastikan kelompok masyarakat rentan terlibat dalam proses-proses pembangunan untuk mendapatkan manfaat sosial ekonomi termasuk hak politik mereka. Salah satunya memastikan hak sipil yakni punya administrasi kependudukan (Adminduk),” pungkasnya.

Karena adminduk kata Abd Samad itu dasar untuk mendapatkan hak dasar seperti bantuan atau perlindungan sosial.

“Ini kita diskusikan bagaimana masyarakat dipastikan bahwa masyarakat Lauleng itu sudah mendapatkan hak identitas baik anak termasuk akte kematian karena ini penting jika mereka berurusan dengan bank dan sebagainya,” pungkasnya.

“Kedepan kita ingin melahirkan kota Inklusi bahwa pemerintah daerah tidak lagi bersifat eksklusif dan memastikan warganya untuk mendapatkan hak-haknya,” pungkasnya. (A/Ink)

Terkait: Diskusi KampungPareparePolitikYLP2M

TerkaitBerita

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan