PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mulai menyusun strategi pembangunan untuk tahun 2027. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Pemkot menekankan akselerasi pada sektor SDM, infrastruktur, hingga digitalisasi pelayanan publik.
Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Senin (30/3/2026) ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka. Menariknya, agenda ini juga dirangkaikan dengan Musrenbang Anak Tahun 2026 sebagai komitmen mewujudkan Kota Layak Anak.
Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun, mengungkapkan bahwa tahun 2027 merupakan periode krusial. Hal ini berkaitan dengan visi besar kepala daerah periode 2025–2029 untuk menjadikan Parepare sebagai kota terbaik, sejahtera, dan maju.
“Tahun 2027 menjadi tahun krusial untuk mengimplementasikan visi besar tersebut. Kita fokus pada penguatan ekonomi lokal melalui sektor perdagangan, jasa, hingga pertanian hortikultura,” ujar Zulkarnaen dalam laporannya.
Selain ekonomi, Pemkot juga menargetkan program yang menyentuh langsung masyarakat bawah. Mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga memastikan partisipasi kelompok inklusif seperti perempuan dan anak.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, yang membacakan sambutan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Ia memuji tren positif pembangunan di Sulawesi Selatan, termasuk penurunan angka kemiskinan.
“Tahun 2027 adalah fase penting dalam RPJMD 2025-2029. Dibutuhkan percepatan pembangunan yang terukur, fokus, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap pertumbuhan ekonomi ke depan tidak hanya sekadar angka, tapi mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi di daerah.
Sementara itu, Sekda Parepare Amarun Agung Hamka yang mewakili Wali Kota, mengingatkan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama.
“Kita ajak seluruh OPD tingkatkan sinergi. Perencanaan pembangunan harus berbasis data dan terarah agar mampu meningkatkan daya saing daerah,” kata Hamka.
Musrenbang ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Suyuti, perwakilan Bappelitbangda Sulsel, para kepala SKPD, hingga organisasi masyarakat. Lewat forum ini, aspirasi warga dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diselaraskan dengan kebijakan strategis pemerintah.
Reporter: Faizal Lupphy












