MAKASSAR, PIJARNEWS.COM— Program Dakwah Qurban 1447 H yang dilaksanakan oleh Kolaborasi Dakwah Pelosok (KDP) berhasil menuntaskan rangkaian kegiatan Rabu-Jumat (27–29/5/ 2026), dengan menjangkau enam titik pelosok di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat qurban sekaligus memperkuat dakwah Islam di daerah-daerah yang masih minim akses pembinaan dan distribusi hewan qurban. Tahun ini, tim KDP menyalurkan kurban di tiga titik Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Lereng Merapi-Merbabu, Magelang, Jawa Tengah, serta dua lokasi yang dilakukan penyembelihan langsung oleh tim, yakni Kampung Muallaf Salukata, Kecamatan Mesakada, Kabupaten Pinrang dan Pakala Lembang, Kabupaten Tana Toraja.
Perjalanan menuju lokasi-lokasi tersebut tidaklah mudah. Sebagian wilayah harus ditempuh melalui jalur pegunungan, akses pedalaman, hingga daerah yang masih terbatas sarana transportasinya. Namun semangat para relawan dan dukungan para pengkurban menjadi kekuatan besar dalam menunaikan amanah tersebut.
Suasana haru dan syukur tampak dari masyarakat yang menerima manfaat kurban. Salah seorang tokoh masyarakat Pakala Lembang, Masra, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran teman-teman Kolaborasi Dakwah Pelosok yang membawa kurban ke kampung kami. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengkurban yang telah mempercayakan kurbannya untuk masyarakat di sini. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ungkapnya.
Tidak hanya menghadirkan daging kurban bagi masyarakat pelosok, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, menguatkan dakwah, dan menghadirkan perhatian bagi saudara-saudara Muslim yang berada di wilayah terpencil.
Ketua Kolaborasi Dakwah Pelosok, Ustadz Rimbawan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian program yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi para pengkurban, donatur, relawan, dan seluruh tim dakwah yang bekerja bersama untuk menjangkau masyarakat di pelosok negeri.
“Alhamdulillah, amanah para pequrban tahun ini telah tersalurkan dengan baik. Kami berharap pada tahun mendatang Kolaborasi Dakwah Pelosok dapat menjangkau lebih banyak hewan kurban dan memperluas distribusinya ke daerah-daerah pelosok lainnya yang masih sangat membutuhkan perhatian dan sentuhan dakwah,” ujarnya.
Program Dakwah Qurban KDP menjadi bukti bahwa semangat berbagi tidak mengenal batas geografis. Dari lereng gunung hingga kampung muallaf, dari pedalaman NTT hingga pelosok Sulawesi, kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan bersama melalui kepedulian umat.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada 29 Mei 2026, Kolaborasi Dakwah Pelosok berharap gerakan ini terus berkembang dan menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan para pengkurban dengan masyarakat pelosok di seluruh Indonesia. (rls)













