PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah, S.H., M.H., mengingatkan warga tentang bahaya narkoba dan kebakaran di tengah musim kemarau. Pesan itu disampaikan di hadapan ratusan jamaah Masjid Istiqlal, Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (16/10/2026).
Safari Jumat tersebut merupakan bagian dari kegiatan Jumat Keliling jajaran Kepolisian sesuai arahan Kapolri, Kapolda Sulawesi Selatan, dan Kapolres Parepare.
Sukri hadir bersama Kepala SDM Polres Parepare AKP Syukri Masse dan Kasat Intel Polres Parepare. Setelah mengikuti khutbah dan salat Jumat berjamaah, Sukri menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jamaah.
Ia menempatkan persoalan narkoba sebagai salah satu ancaman yang perlu dicegah bersama, terutama di kalangan generasi muda. Menurut Sukri, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat berujung pada kematian dan memicu persoalan sosial.
Sukri menyebut sejumlah jenis narkoba, antara lain sabu dan ekstasi. Ia juga menyinggung pengungkapan narkoba dalam bentuk cair yang pernah dilakukan aparat di wilayah Pelabuhan Parepare.
“Pencegahan harus dimulai dari rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat,” kata Sukri di hadapan jamaah.

Selain narkoba, Sukri meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Kondisi kering dan keterbatasan air dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
Ia mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk penggunaan kompor dan peralatan listrik di rumah. Menurut dia, kelalaian kecil dapat menimbulkan kerugian besar.
Sukri juga mengingatkan dampak sosial musim kemarau. Kekeringan dapat mengganggu aktivitas pertanian dan berpotensi menyebabkan gagal panen. Kondisi ekonomi masyarakat yang tertekan, kata dia, perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial dan gangguan kamtibmas.
Pesan itu disampaikan di tengah kondisi udara Kota Parepare yang dalam beberapa waktu terakhir diselimuti asap. Sukri mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjaga keselamatan bersama.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Menurut Sukri, informasi dari masyarakat sangat penting bagi polisi untuk melakukan pencegahan dan penanganan sejak dini.
“Kalau ada potensi gangguan kamtibmas, jangan segan-segan melaporkannya kepada polisi. Sampaikan informasi kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sukri menegaskan, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Semangat tersebut sejalan dengan tagline kepolisian, “Polisi Bersama Masyarakat.”
Usai kegiatan, Sukri yang juga Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Parepare berfoto bersama imam, khatib, pegawai syara, dan sejumlah tokoh masyarakat Masjid Istiqlal.
Safari Jumat tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus memperkuat kemitraan polisi dengan warga. (*)
Penulis : Alfiansyah Anwar












