PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Perjuangan Diana (48) untuk memenuhi kebutuhan hidup patut mendapat perhatian. Setiap hari, dia berkeliling bersama cucunya untuk mengumpulkan barang bekas yang kemudian dijual kepada pengepul. Dari pekerjaan tersebut, Diana memperoleh penghasilan sekitar Rp 30 ribu sehari.
Diana merupakan ibu rumah tangga asal Kabupaten Pangkep yang kini menetap di Kota Parepare setelah berkeluarga. Selama bertahun-tahun, dia menggantungkan penghasilan dari mengumpulkan barang bekas, seperti plastik dan berbagai barang lain yang masih memiliki nilai jual.
Dalam menjalani aktivitasnya, Diana tidak sendiri. Dia ditemani sang cucu yang setiap hari ikut mencari barang bekas. Diana mengaku telah merawat cucunya sejak masih berusia dua bulan lantaran ditinggalkan oleh ibunya.
Setiap pagi sekitar pukul 07.00 Wita, Diana bersama cucunya mulai menyusuri sejumlah tempat di Kota Parepare untuk mencari barang bekas. Aktivitas tersebut mereka lakukan hingga siang hari.
Barang-barang yang berhasil dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam karung. Setelah karung terisi penuh, Diana menjualnya kepada pengepul atau pembeli barang bekas untuk mendapatkan uang.
Dari hasil penjualan satu karung barang bekas, Diana mengaku hanya memperoleh sekitar Rp 30 ribu. Meski jumlahnya terbilang kecil, uang tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Ya, itu penghasilannya untuk keluarga,” ujar Diana.
Penghasilan tersebut digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan sehari-hari di rumah. Meski harus bekerja sejak pagi dengan hasil yang terbatas, Diana tetap menjalani pekerjaannya demi mempertahankan kehidupan bersama keluarga.
Bagi Diana, mengumpulkan barang bekas bukan sekadar mencari penghasilan. Pekerjaan itu menjadi salah satu cara untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Bersama sang cucu, dia terus menjalani rutinitas tersebut setiap hari.
Reporter: Akbar.B (Mahasiswa Magang PPL STAIN Majene)












